Aplikasi sekolah ASIS hari ini membawa kabar baik untuk kampus dan sekolah: pembayaran tagihan kini bisa lewat QRIS dan virtual account, dokumen resmi bisa dibubuhi tanda tangan elektronik tersertifikasi lengkap dengan e-meterai, dan impor data murid makin praktis dengan mode perbarui data lama. Sistem informasi sekolah ini juga menuntaskan gelombang perbaikan kualitas 16 Oktober — dari perpustakaan, kantin, dan presensi, hingga 1.110 pesan galat yang kini berbahasa Indonesia.
ASIS — Sistem Informasi Sekolah
Impor data murid kini bisa "perbarui yang sudah ada". Daftar murid yang diimpor tidak harus selalu data baru — sekolah kini bisa memilih mode pembaruan sehingga data murid yang sudah tercatat ikut diperbarui, cocok untuk sinkronisasi berkala tanpa duplikat.
Bantuan impor agen: data bersih langsung diterapkan. Berkas impor yang disiapkan asisten dan sudah dinyatakan bersih kini otomatis diterapkan begitu sekolah memerintahkannya — tanpa langkah tambahan.
Gelombang perbaikan kualitas 16 Oktober. Puluhan temuan uji kualitas ditindaklanjuti sekaligus: perpustakaan, pelanggaran dan piket, kantin, pengumuman untuk wali murid, sesi ujian, saringan tahun ajaran, hingga Modul Ajar, Kisi-kisi, Rencana dan Strategi pembelajaran, Papan Poin kelas, serta perancang halaman.
Cetak-mencetak makin rapi. Angka tampil dengan format Indonesia di seluruh aplikasi; surat dan kuitansi kini tercetak dengan benar; mengubah versi surat tidak lagi ditolak; dan tajuk kolom ekspor Excel memakai bahasa yang manusiawi.
1.110 pesan galat kini berbahasa Indonesia. Pesan kesalahan validasi di seluruh formulir kini memakai bahasa Indonesia yang jelas, sehingga guru dan operator langsung paham apa yang perlu diperbaiki.
Aksesibilitas makin inklusif. Presensi lokasi murid diperbaiki; kontras warna memenuhi standar aksesibilitas WCAG AA; wadah gulir bisa dijangkau papan ketik; tautan dalam teks kini bergaris bawah; dan formulir murid memakai label yang terhubung dengan baik.
Validasi nomor HP Indonesia. Nomor berawalan 0 atau 1 yang bukan nomor Indonesia sah kini ditolak saat normalisasi data, menjaga kebersihan data kontak murid dan wali.
Tampilan lebih rapi di tablet dan menu besar. Panel samping tampil pas di tablet 7–10 inci, ikon tampil seragam, mega menu lebih tertata, dan footer terpusat.
ASIS KAMPUS — Sistem Informasi Perguruan Tinggi
Bayar tagihan kampus via VA & QRIS; dokumen resmi ber-TTE dan e-meterai. Kampus kini bisa menerima pembayaran melalui virtual account dan QRIS lewat konektor Midtrans; surat dan dokumen resmi juga bisa diproses dengan tanda tangan elektronik tersertifikasi (PSrE) lengkap dengan e-meterai.
PUSTAKA — Perpustakaan Digital Sekolah
Strip koleksi menampilkan jumlah ISBN terindeks. Pengunjung perpustakaan kini bisa melihat langsung berapa banyak buku ber-ISBN yang sudah terindeks di tiap koleksi.
Pencarian perangkat ajar dari ASIS kembali normal. Perangkat ajar yang dicari lewat aplikasi sekolah kini tampil lagi tanpa galat.
Katalog ISBN bisa dikirim ke Pustaka lewat impor resmi. Koleksi buku ber-ISBN kini bisa dimasukkan ke perpustakaan digital melalui jalur impor resmi yang aman.