SIM MA: Modul Penting dan Prioritas Penerapan di Aliyah
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Akademi ASIS adalah ruang kursus daring untuk guru dan pengguna ASIS. Siapa yang cocok ikut, cara memakainya untuk pelatihan sekolah, dan rencana per peran.
Akademi ASIS adalah ruang kursus daring dari ASIS untuk guru dan pengguna ASIS. Kursusnya disusun dekat dengan pekerjaan sehari-hari di sekolah, sehingga yang dipelajari bisa langsung dipraktikkan: dari memakai fitur ASIS sesuai peran, sampai praktik pengelolaan kelas dan sekolah yang lebih baik. Bagi Kepala Sekolah, Akademi menjadi alat untuk melatih guru dan staf tanpa harus selalu mendatangkan narasumber atau mengumpulkan semua orang di aula. Artikel ini menjelaskan apa itu Akademi, siapa yang paling diuntungkan, cara memakainya untuk program pelatihan sekolah, dan rencana belajar per peran.
Pelatihan aplikasi di sekolah biasanya berlangsung sekali di awal: semua guru dikumpulkan, narasumber menjelaskan banyak menu dalam dua jam, lalu selesai. Dua pekan kemudian, sebagian besar guru lupa. Guru baru yang masuk di tengah tahun tidak pernah ikut pelatihan sama sekali.
Masalah lain yang sering muncul:
Kursus daring yang bisa diulang kapan saja menjawab banyak masalah ini.
| Aspek | Penjelasan |
|---|---|
| Bentuk | Kursus daring |
| Peserta | Guru dan pengguna ASIS |
| Fokus materi | Pekerjaan nyata di sekolah dan pemakaian ASIS sesuai peran |
| Waktu belajar | Fleksibel, bisa di sela jadwal mengajar |
| Akses | Bersama akun dan ekosistem ASIS |
Daftar kursus dapat bertambah. Silakan lihat koleksi terbaru di Akademi melalui asis.id.
Guru bisa mempelajari cara mengisi presensi, jurnal mengajar, tugas online, nilai, dan e-Rapor sesuai kecepatan masing-masing. Guru yang lebih cepat bisa melanjutkan ke materi lanjutan, sementara yang perlu waktu bisa mengulang.
Operator memegang fondasi data: impor file ekspor Dapodik/EMIS, pengaturan rombel, peran, dan modul. Kursus membantu operator baru cepat mandiri saat terjadi mutasi.
Alur tagihan, verifikasi bukti bayar, kas, RKAS, dan SPJ perlu dipahami dengan teliti karena menyangkut uang dan pertanggungjawaban.
Pimpinan perlu memahami cara membaca Dashboard Goal dan memanfaatkan data untuk keputusan, bukan hanya melihat angka.
Kepala Sekolah bisa menjadikan Akademi sebagai tulang punggung pelatihan internal. Contoh pola di SMA swasta fiktif di Semarang:
Hasilnya, pelatihan tidak berhenti di satu hari, dan guru baru di semester berikutnya cukup diarahkan ke kursus yang sama.
| Pekan | Guru | Operator | Bendahara | Pimpinan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Masuk akun, mengenal menu peran | Data sekolah dan impor | Mengenal menu keuangan | Mengenal Dashboard Goal |
| 2 | Presensi dan jurnal mengajar | Peran dan modul | Tagihan dan verifikasi bukti bayar | Membaca rekap per peran |
| 3 | Tugas online dan nilai | Pemeliharaan data dan mutasi | Kas, RKAS, SPJ | Menetapkan target |
| 4 | Berbagi praktik di forum | Membantu guru | Laporan untuk pimpinan | Rapat berbasis data |
Rencana ini bisa disesuaikan dengan kursus yang tersedia dan modul yang diaktifkan sekolah.
Kursus memberi struktur, forum memberi percakapan. Di Akademi, guru belajar langkah dan konsep. Di forum ASIS, guru bertanya hal yang spesifik, misalnya pengalaman sekolah lain menerapkan presensi pengenalan wajah atau mengatur jadwal kelas rangkap. Keduanya saling melengkapi.
Untuk pembahasan pelatihan guru secara lebih umum, baca "Pelatihan Guru Online Gratis: Belajar di Akademi ASIS" dan "Aplikasi Forum Guru: Tempat Berbagi Praktik yang Bermanfaat".
Di SD negeri fiktif di Klaten, separuh guru sudah mengajar lebih dari dua puluh tahun dan jarang memakai aplikasi. Kepala Sekolah tidak memaksa semua guru belajar sekaligus. Ia memulai dengan satu kursus tentang presensi, lalu meminta guru muda mendampingi guru senior duduk berdampingan di ruang guru setiap Rabu siang.
Dalam sebulan, semua wali kelas mencatat presensi dari ponsel. Kunci keberhasilannya bukan kecanggihan materi, tetapi suasana belajar yang aman: guru boleh bertanya berulang kali, dan kesalahan dianggap bagian dari belajar.
Mewajibkan semua kursus untuk semua orang. Guru mapel tidak perlu kursus keuangan. Tugaskan sesuai peran.
Kursus tanpa praktik. Tanpa praktik dengan data sendiri, materi cepat terlupa.
Hanya operator yang belajar. Operator akan menjadi tempat bertanya semua orang dan cepat kelelahan.
Akademi diperuntukkan bagi guru dan pengguna ASIS.
Materinya dekat dengan pekerjaan di sekolah, termasuk pemakaian ASIS sesuai peran. Lihat daftar kursus terbaru untuk cakupan lengkapnya.
Sekolah bisa menetapkan rencana belajar per peran dan mengevaluasinya di rapat bulanan, lalu melihat dampaknya pada pemakaian fitur di sekolah.
Bisa. Kursus daring dapat diikuti kapan saja, sehingga guru baru tidak perlu menunggu pelatihan berikutnya.
Ajukan di forum ASIS, baca Panduan ASIS di asis.id, atau hubungi tim dukungan.
Banyak aplikasi sekolah gagal bukan karena fiturnya kurang, melainkan karena penggunanya tidak pernah benar-benar belajar memakainya. Pelatihan sekali jalan cepat terlupa, operator kewalahan, dan guru kembali ke cara lama.
ASIS memegang tagline "Teknologinya gratis, kemajuannya kita bangun bersama." Akademi ASIS menyediakan kursus daring untuk guru dan pengguna, forum ASIS menjadi tempat berbagi praktik, dan Panduan ASIS memberi langkah rinci. Dengan 45 peran yang jelas, setiap orang bisa belajar tepat sesuai tugasnya.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai belajar bersama di asis.id.
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.