SIM MA: Modul Penting dan Prioritas Penerapan di Aliyah
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Alternatif APPSO untuk sekolah yang ingin biaya flat lebih ringan: perbandingan paket Nyala, Merdeka, add-on, dan pembayaran dengan ASIS per Oktober 2026.
APPSO adalah aplikasi sekolah dengan harga flat per sekolah yang terbuka di situsnya, dan melayani jenjang dari PAUD sampai pondok pesantren. Sekolah yang mencari alternatif APPSO biasanya sudah cocok dengan model flat, tetapi ingin menekan biaya add-on seperti WhatsApp dan payment gateway. Artikel ini merangkum APPSO secara adil dari situs resminya per Oktober 2026, lalu membandingkannya dengan ASIS yang juga memakai harga flat per lembaga.
APPSO dikembangkan oleh PT Pengembang Aplikasi Anak Negeri di Pekalongan. Sasarannya PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, pondok pesantren, dan yayasan. Situsnya mengklaim lebih dari 178 sekolah pengguna.
Fitur yang ditampilkan:
Platformnya web, dengan aplikasi parental monitoring untuk Android; iOS tidak disebut.
Harga APPSO flat per sekolah dan terbuka, sehingga mudah dimasukkan ke RKAS. Rapornya mendukung K13 dan Kurikulum Merdeka, berguna bagi sekolah yang masih menjalankan keduanya. APPSO juga menawarkan pilihan WhatsApp resmi (official) dan payment gateway bagi sekolah yang membutuhkan. Ada trial gratis dan garansi 14 hari.
| Lini | Starter | Growth | Enterprise |
|---|---|---|---|
| Nyala | Rp1,5 juta | Rp2,5 juta | Rp4 juta |
| Merdeka (dengan website dan PPDB) | Rp4 juta | Rp5 juta | Rp6 juta |
Harga di atas per tahun. Add-on yang tercantum:
Penarikan dana lewat payment gateway dikenai 0,7% ditambah tarif provider.
Paket dasarnya terjangkau, tetapi total biaya naik cepat bila sekolah butuh pengumuman lewat WhatsApp dan pembayaran daring. Sebagai ilustrasi hitungan, paket Merdeka Starter Rp4 juta ditambah WhatsApp unofficial Rp2 juta menjadi Rp6 juta per tahun. Bila ditambah payment gateway Rp3,5 juta, totalnya Rp9,5 juta, belum termasuk potongan penarikan dana.
Website dan PPDB hanya ada di lini Merdeka. Sekolah yang memakai lini Nyala dan kemudian butuh PPDB online harus naik ke lini yang lebih mahal.
Absensi wajah tercantum sebagai add-on Rp19 juta. Bagi sekolah yang ingin presensi tanpa kartu, angka ini signifikan.
ASIS memakai harga flat per lembaga per tahun, mulai dari Rp0. Berikut padanan di ASIS untuk kebutuhan yang di APPSO menjadi add-on atau lini terpisah:
| Kebutuhan | Di ASIS |
|---|---|
| Notifikasi | Notifikasi aplikasi gratis tanpa batas, dengan jam tenang |
| Pengumuman dan pesan massal WhatsApp | |
| Presensi wajah | Termasuk; juga pindai QR |
| Website dan SPMB | Situs subdomain dan SPMB online di paket Rp0 |
| Rapor | e-Rapor Kurikulum Merdeka |
| Ujian | CBT, bank soal bantuan AI yang wajib ditinjau guru, bank soal komunitas |
| Yayasan | Ruang Yayasan multi-sekolah |
| Pembayaran | Transfer langsung ke rekening sekolah, tanpa potongan dari ASIS |
Ada perbedaan yang perlu dipahami: ASIS tidak memakai payment gateway. Orang tua transfer ke rekening sekolah, mengunggah bukti bayar, dan Bendahara memverifikasi. Rapor ASIS berfokus pada Kurikulum Merdeka.
Per tahun per lembaga: ASIS Rp0 (semua aplikasi), Plus Rp300 ribu (domain sendiri dan SEO), Pro Rp500 ribu (pembuat situs, hosting RDM madrasah, dukungan prioritas), Max Rp1 juta (jasa desain), dan Ultra (hubungi tim).
Data per Oktober 2026 dari situs resmi masing-masing.
| Aspek | APPSO | ASIS |
|---|---|---|
| Model harga | Flat per sekolah per tahun | Flat per lembaga per tahun |
| Paket | Rp1,5–6 juta | Rp0; berbayar Rp300 ribu–Rp1 juta (Ultra: hubungi tim) |
| Website dan PPDB | Lini Merdeka (Rp4–6 juta) | Termasuk paket Rp0 |
| Notifikasi WhatsApp | Add-on Rp2 juta / Rp9,4 juta | Tersedia fitur pengumuman dan pesan massal WhatsApp |
| Presensi wajah | Add-on Rp19 juta | Termasuk |
| Payment gateway | Add-on Rp3,5–5 juta; penarikan 0,7% + tarif provider | Tidak ada; transfer langsung tanpa potongan |
| Rapor | K13 dan Kurikulum Merdeka | Kurikulum Merdeka |
| Platform | Web; Android untuk wali | Web; ASIS Mobile Android |
| Uji coba | Trial gratis, garansi 14 hari | Paket Rp0 tanpa masa trial |
Data dapat berubah; hubungi kami bila ada koreksi.
APPSO bisa menjadi pilihan yang lebih tepat bila:
Sekolah juga perlu menimbang kenyamanan tim. Bila operator dan guru sudah lancar, perpindahan sebaiknya direncanakan matang.
Per Oktober 2026, lini Nyala Rp1,5–4 juta dan lini Merdeka Rp4–6 juta per tahun, belum termasuk add-on.
Bisa. ASIS punya fitur pengumuman dan pesan massal lewat WhatsApp, selain notifikasi aplikasi yang gratis tanpa batas dengan jam tenang.
e-Rapor ASIS dirancang untuk Kurikulum Merdeka. Sekolah yang masih membutuhkan K13 perlu mempertimbangkan hal ini.
Di ASIS tidak ada, karena orang tua transfer langsung ke rekening sekolah.
Ya. Ada modul asrama dan tahfidz, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ.
Sekolah mencari alternatif APPSO ketika paket yang awalnya ringan menjadi besar setelah ditambah WhatsApp, payment gateway, dan presensi wajah. Setiap kebutuhan baru berarti tagihan baru.
ASIS menyediakan notifikasi aplikasi, presensi wajah, situs, dan SPMB dalam paket per lembaga yang dimulai dari Rp0. Data dicatat sekali lalu dipakai berkali-kali, dan dana SPP masuk langsung ke rekening sekolah tanpa potongan dari ASIS.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Sumber: APPSO; Harga APPSO (dicek 18 Oktober 2026).
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.