SIM MA: Modul Penting dan Prioritas Penerapan di Aliyah
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Panduan Basmalah wali santri: pasang aplikasi, pindai QR dari pesantren, masuk dengan nomor HP atau surel terdaftar, lalu data anak tersambung.
Basmalah wali santri adalah cara orang tua atau wali memantau kabar anak di pesantren, madrasah diniyah, atau TPQ melalui aplikasi Basmalah yang gratis di Google Play. Langkahnya hanya tiga: pindai kode QR dari pesantren, masuk dengan nomor HP atau surel yang didaftarkan, lalu data anak tersambung. Panduan ini ditulis untuk dua pembaca sekaligus: wali santri yang baru pertama kali memakai Basmalah, dan pengurus pesantren yang perlu membantu ratusan wali di hari peluncuran. Kami bahas langkahnya, apa yang bisa dilihat setelah masuk, kendala yang paling sering muncul, dan adab bermedia yang perlu dijaga.
| Yang disiapkan | Mengapa penting |
|---|---|
| Ponsel Android dengan koneksi internet | Basmalah tersedia di Google Play |
| Nomor HP atau surel yang didaftarkan ke pesantren | Dipakai untuk masuk dan mencocokkan data anak |
| Kode QR dari pesantren | Penghubung ke lembaga yang tepat |
| Sedikit waktu, sekitar 5–10 menit | Agar tidak terburu-buru saat pertama kali |
Bila wali tidak yakin nomor mana yang terdaftar, tanyakan dulu kepada pengurus. Nomor yang berbeda adalah penyebab utama data anak tidak muncul.
Pasang aplikasi Basmalah dari Google Play, lalu pindai kode QR yang dibagikan pesantren. QR biasanya dibagikan saat pertemuan wali, saat penjemputan santri, lewat surat edaran, atau ditempel di ruang tunggu pondok. QR ini memastikan wali terhubung ke lembaga yang benar.
Masukkan nomor HP atau surel yang sama dengan yang didaftarkan ke pesantren. Ikuti petunjuk di layar. Jangan memakai nomor lain, misalnya nomor anak atau nomor kerabat, karena data tidak akan cocok.
Setelah berhasil masuk, data anak muncul. Periksa nama, kelas atau kamar, dan lembaga. Bila ada yang tidak sesuai, segera laporkan ke pengurus.
Langkah rinci di layar bisa berubah mengikuti pembaruan aplikasi. Bila ragu, minta pengurus menunjukkan langsung.
Tergantung kabar yang dicatat pesantren, wali dapat melihat:
Tidak semua pesantren memakai semua kategori. Bila satu kategori kosong, mungkin lembaga belum mengaktifkannya.
Bu Aminah (fiktif) tinggal di Cirebon. Putranya mondok di pesantren di Kediri, sedangkan putrinya mengaji di TPQ dekat rumah. Keduanya memakai Basmalah.
Saat penjemputan libur semester, pengurus pondok membagikan QR. Bu Aminah memindainya, masuk dengan nomor HP yang dulu ia tulis di formulir pendaftaran, dan data putranya langsung muncul. Malamnya ia melihat catatan hafalan dan saldo uang jajan. Ia tidak perlu lagi menelepon pengurus hanya untuk menanyakan apakah kiriman sudah diterima.
Beberapa pekan kemudian, TPQ putrinya juga membagikan QR. Bu Aminah memindainya dengan cara yang sama.
Basmalah wali santri paling bermanfaat bila dibuka dengan kebiasaan yang tenang, bukan setiap jam. Beberapa saran dari pengalaman pesantren:
Kebiasaan ini membuat wali tetap mengikuti perkembangan anak tanpa merasa cemas berlebihan.
| Kendala | Kemungkinan penyebab | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| Data anak tidak muncul | Nomor HP atau surel berbeda dari yang terdaftar | Tanyakan nomor terdaftar ke pengurus |
| Kode tidak diterima | Sinyal lemah atau nomor tidak aktif | Coba lagi di tempat dengan sinyal baik; perbarui nomor lewat pengurus |
| Muncul anak yang salah | Data wali tertukar di lembaga | Laporkan ke pengurus segera |
| QR tidak terbaca | Gambar buram atau terpotong | Minta QR yang lebih jelas atau pindai langsung dari kertas aslinya |
| Kategori kabar kosong | Lembaga belum mencatat atau belum mengaktifkan | Tanyakan jadwal pencatatan ke pengurus |
Hari peluncuran sering ramai. Agar lancar:
Bila pengurus ingin mengulang panduan Basmalah wali santri ini di grup wali, cukup bagikan tiga langkah di atas. Untuk gambaran Basmalah secara menyeluruh dari sisi lembaga, baca "Aplikasi Basmalah: Gratis untuk Pesantren, Madin, dan TPQ".
Basmalah tidak menampilkan iklan, dan data santri tidak dijual.
Tidak. Basmalah gratis untuk wali santri maupun untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ.
Bisa memindai QR dari masing-masing lembaga dengan nomor HP atau surel yang terdaftar. Bila ada kendala, tanyakan ke pengurus lembaga terkait.
Tergantung data wali yang didaftarkan di pesantren. Tanyakan ke pengurus apakah kedua nomor dapat didaftarkan.
Basmalah tersedia di Google Play untuk ponsel Android.
Wali mentransfer langsung ke rekening pesantren, lalu mengunggah bukti bayar di aplikasi. Bendahara memverifikasi, tanpa potongan dari ASIS.
Wali santri sering merasa jauh: kabar anak baru datang saat libur, atau lewat telepon pengurus yang sudah kewalahan. Kecemasan kecil, seperti apakah anak sehat atau kiriman sudah sampai, menumpuk tanpa jawaban.
Basmalah dari ekosistem ASIS menjawabnya dengan alur yang sederhana untuk wali: pindai QR dari pesantren, masuk dengan nomor HP atau surel terdaftar, dan data anak tersambung. Setelah itu, presensi salat, hafalan, kesehatan, izin, tabungan, dan tagihan bisa dilihat dari ponsel, sementara pembayaran tetap langsung ke rekening pesantren.
Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, dan ASIS gratis untuk semua sekolah. Pelajari selengkapnya di asis.id.
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.