SIM MA: Modul Penting dan Prioritas Penerapan di Aliyah
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Daftar bentuk kegiatan kokurikuler pengganti P5: lintas disiplin, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan cara lain, plus cara memilihnya.
Bentuk kegiatan kokurikuler kini bisa dipilih sekolah dengan lebih leluasa. Sejak Permendikdasmen 13/2025 berlaku, P5 diganti kegiatan kokurikuler yang dapat dilaksanakan melalui tiga jalur: pembelajaran kolaboratif lintas disiplin, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, atau cara lain yang ditetapkan sekolah. Artinya, tidak ada satu format yang wajib untuk semua. Artikel ini menyajikan menu bentuk kegiatan yang realistis untuk SD, SMP, SMA/SMK, dan madrasah, lalu memberi kriteria memilih agar kegiatan sesuai jumlah guru, jadwal, dan potensi lingkungan sekolah.
Kegiatan kokurikuler adalah kegiatan yang memperkuat dan memperdalam capaian pembelajaran intrakurikuler sekaligus melatih dimensi profil lulusan. Ia berbeda dari ekstrakurikuler yang bersifat pilihan dan berbasis minat. Kokurikuler dirancang sekolah untuk seluruh murid, terhubung dengan mata pelajaran, dan hasilnya dicatat sebagai bagian dari perkembangan murid.
Bedanya dengan P5 terutama pada keleluasaan. Sekolah tidak lagi terikat pada daftar tema tertentu dan alokasi jam projek yang terpisah. Yang penting, kegiatan memiliki tujuan jelas, terkait dengan pembelajaran, dan memberi pengalaman bermakna.
Jalur ini menggabungkan dua mata pelajaran atau lebih untuk menyelesaikan satu persoalan nyata.
| Bentuk | Mapel yang terlibat | Contoh jenjang |
|---|---|---|
| Survei dan grafik kebiasaan jajan | Matematika, IPAS, Bahasa Indonesia | SD kelas V |
| Kampanye hemat air sekolah | IPA, Seni, Bahasa Indonesia | SMP |
| Peta sejarah kampung | IPS, Informatika, Bahasa Daerah | SMP/MTs |
| Uji kualitas air sungai dekat sekolah | Kimia, Biologi, Geografi | SMA |
| Perbaikan alat rumah tangga warga | Produktif kejuruan, Bahasa Indonesia | SMK |
Kelebihan jalur ini adalah kedalaman. Kekurangannya, perlu koordinasi antarguru yang kuat. Panduan detail menyusunnya sudah kami bahas di artikel kokurikuler lintas mata pelajaran.
Jalur ini menekankan pembiasaan. Tujuh kebiasaan itu adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
Jalur ini cocok untuk sekolah dengan guru terbatas karena tidak memerlukan rancangan lintas mapel yang rumit. Namun, agar tidak sekadar seremonial, pembiasaan perlu dipantau dan direfleksikan.
Permendikdasmen 13/2025 memberi ruang bagi sekolah untuk merancang bentuk sendiri. Ini kesempatan untuk mengangkat kekhasan sekolah.
| Kekhasan sekolah | Bentuk kegiatan |
|---|---|
| Madrasah atau sekolah Islam | Program kepedulian sosial berbasis zakat dan sedekah, dikaitkan dengan Matematika dan Fikih |
| Sekolah di daerah pertanian | Kebun sekolah: menanam, mencatat pertumbuhan, menjual hasil |
| Sekolah pesisir | Pengamatan ekosistem pantai dan pengolahan hasil laut |
| Sekolah di kota | Literasi media dan keamanan digital bersama komunitas |
| SMK | Layanan jasa ke masyarakat sesuai konsentrasi keahlian |
| Sekolah dengan tradisi seni | Pementasan budaya lokal dengan riset sejarahnya |
Pastikan bentuk yang dipilih tetap memiliki tujuan pembelajaran, keterkaitan dengan mata pelajaran, dan cara mengamati perkembangan murid.
Tidak ada bentuk yang paling benar. Gunakan pertanyaan berikut dalam rapat tim kurikulum:
| Kondisi | SD kecil, 6 guru | SMP, 30 guru |
|---|---|---|
| Masalah utama | Murid sering terlambat dan kurang sarapan | Kemampuan menulis argumen rendah |
| Bentuk dipilih | 7 Kebiasaan: bangun pagi dan makan sehat | Lintas disiplin: kampanye isu lingkungan |
| Pelaksana | Wali kelas | Tim guru Bahasa Indonesia, IPA, Seni |
| Bukti perkembangan | Jurnal kebiasaan, catatan keterlambatan | Poster, esai, presentasi |
Banyak sekolah memadukan beberapa bentuk. Misalnya, pembiasaan 7 Kebiasaan berjalan sepanjang tahun, ditambah satu kegiatan lintas disiplin per semester. Pola ini menjaga keseimbangan antara pembiasaan harian dan pengalaman mendalam.
Contoh rencana tahunan SMP:
Bentuk apa pun yang dipilih, pantau dengan tiga alat sederhana. Pertama, lembar pengamatan guru yang memuat dua atau tiga perilaku kunci dari dimensi yang dituju. Kedua, jurnal atau refleksi murid, misalnya tiga pertanyaan: apa yang saya lakukan, apa yang saya pelajari, apa yang akan saya ubah. Ketiga, produk atau bukti kegiatan, seperti poster, laporan, foto proses, atau catatan kebiasaan.
Ketiga alat ini cukup untuk menyusun deskripsi perkembangan murid di akhir semester tanpa membuat instrumen yang rumit. Lakukan juga evaluasi singkat bersama tim guru: bentuk mana yang berhasil, mana yang perlu disederhanakan tahun depan.
Pembelajaran kolaboratif lintas disiplin, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, atau cara lain yang ditetapkan sekolah, sesuai Permendikdasmen 13/2025.
Boleh. Banyak sekolah memadukan pembiasaan harian dengan kegiatan lintas disiplin per semester.
Tidak. Kokurikuler dirancang untuk semua murid dan terkait pembelajaran, sedangkan ekstrakurikuler bersifat pilihan berdasarkan minat.
Bisa dijadikan bahan, tetapi perlu ditinjau ulang agar sesuai tujuan kokurikuler dan dimensi profil lulusan yang baru.
Gunakan pengamatan, portofolio, jurnal murid, dan refleksi. Catatan ini menjadi bahan deskripsi perkembangan murid, sesuai ketentuan pelaporan yang berlaku.
Apa pun bentuk kegiatan kokurikuler yang dipilih, masalah yang sering muncul sama: rancangan tersimpan di laptop masing-masing guru, dokumentasi tersebar di galeri ponsel, dan catatan perkembangan murid tidak sampai ke wali kelas.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Guru dapat menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka di satu sistem dan mencatat perkembangan murid di profil murid yang utuh, sehingga tim guru membaca catatan yang sama sesuai perannya. Untuk kegiatan yang membutuhkan eksplorasi, Studio menyediakan 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif, dan Pustaka menyediakan buku pelajaran pemerintah sebagai bahan rujukan.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.