WAWASAN ASIS

Cara Mengisi Jurnal Mengajar Harian di ASIS

Cara mengisi jurnal mengajar harian yang rapi dan cepat: isi wajib, contoh catatan, kesalahan umum, alur di ASIS, dan format manual untuk guru.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Panduan

Cara mengisi jurnal mengajar yang paling efektif adalah mencatatnya segera setelah jam pelajaran selesai, dengan isi yang ringkas: kelas, jam ke berapa, materi atau tujuan pembelajaran, murid yang tidak hadir, dan catatan singkat tentang jalannya kelas. Jurnal yang diisi hari itu juga jauh lebih akurat daripada jurnal yang "dikebut" di akhir bulan sebelum supervisi. Artikel ini membahas isi jurnal yang benar, alur umum mengisinya di ASIS, contoh catatan, kesalahan yang sering terjadi, serta format manual bagi sekolah yang belum memakai aplikasi.

Masalah jurnal mengajar di banyak sekolah

Hampir setiap guru pernah mengalaminya. Buku jurnal tertinggal di rumah, lalu catatan ditunda. Seminggu kemudian, guru harus mengingat-ingat apa yang diajarkan di kelas VIII-C hari Selasa jam ketiga. Hasilnya, jurnal berisi kalimat yang sama berulang-ulang: "Pembelajaran berjalan lancar."

Bagi Wakasek Kurikulum, jurnal seperti ini tidak bisa dipakai untuk apa pun. Ia tidak tahu kelas mana yang tertinggal materi, guru mana yang sering kosong, dan murid mana yang sering tidak hadir di mapel tertentu.

Mengapa jurnal mengajar penting

Jurnal mengajar bukan sekadar berkas untuk supervisi. Jika diisi dengan benar, jurnal menjadi:

  • Bukti pelaksanaan pembelajaran yang dibutuhkan saat supervisi, akreditasi, atau pemeriksaan beban kerja.
  • Alat serah terima ketika guru izin atau digantikan guru lain, sehingga pengganti tahu materi terakhir.
  • Bahan refleksi untuk melihat bagian materi yang perlu diulang.
  • Data pendukung presensi, karena murid yang tidak hadir di jam pelajaran tertentu tercatat.

Untuk perbedaan jurnal dengan catatan lain, Bapak/Ibu bisa membaca artikel "Beda Jurnal Mengajar dan Agenda Kelas" di blog ASIS.

Isi wajib jurnal mengajar harian

Kolom Contoh isi Catatan
Tanggal dan jam ke- Selasa, jam 3–4 Sesuai jadwal pelajaran
Kelas/rombel VIII-C Satu baris per pertemuan
Mata pelajaran IPA Penting bagi guru yang mengajar lebih dari satu mapel
Materi/tujuan pembelajaran Sistem pernapasan: organ dan fungsinya Tulis spesifik, bukan judul bab saja
Kegiatan Diskusi kelompok, presentasi singkat Cukup satu kalimat
Murid tidak hadir 2 orang (1 sakit, 1 izin) Selaraskan dengan presensi
Catatan/tindak lanjut 3 kelompok belum selesai, lanjut pekan depan Bagian paling berguna

Kolom terakhir sering dikosongkan, padahal di sinilah jurnal menjadi bermanfaat. Satu kalimat seperti "konsep pertukaran gas belum dipahami, ulang dengan gambar" sudah cukup.

Alur umum mengisi jurnal mengajar di ASIS

Di ASIS, jurnal mengajar dicatat per sesi sesuai penugasan mengajar, sehingga yang tersimpan adalah pelaksanaan nyata di kelas, bukan salinan rencana yang tidak berubah. Tampilan dapat sedikit berbeda sesuai versi dan modul yang diaktifkan sekolah.

Sebelum memulai

Pastikan dulu konteksnya benar: sekolah dan tahun ajaran aktif, jadwal pelajaran, rombel, mata pelajaran, serta tanggal sesi yang akan dicatat. Bila salah satunya keliru, jurnal bisa tersimpan di kelas atau periode yang salah.

Langkah di ASIS

  1. Buka menu Jurnal Mengajar dengan akun guru, lalu pilih sesi yang sesuai dengan penugasan mengajar Bapak/Ibu hari itu.
  2. Isi pelaksanaan pembelajaran: materi, metode, kegiatan, kendala yang muncul, dan tindak lanjut yang diperlukan.
  3. Cocokkan jumlah peserta dengan presensi sesi. Bila jadwal berubah, misalnya jam ditukar atau pelajaran dipadatkan karena kegiatan sekolah, tulis penjelasannya.
  4. Simpan, lalu buka kembali jurnal untuk memastikan tanggal dan kelasnya sudah benar.

Periksa hasilnya

Jurnal yang benar dapat ditelusuri ke guru, kelas, mapel, dan tanggalnya. Uji sederhananya: jika besok Bapak/Ibu berhalangan, apakah guru pengganti langsung paham materi terakhir dan tindak lanjutnya hanya dari catatan itu?

Jika hasil belum sesuai

Kelas yang Bapak/Ibu ajar tidak muncul di daftar sesi? Periksa penugasan mengajar dan periodenya bersama operator atau Wakasek Kurikulum. Jangan menitipkan catatan ke jurnal kelas lain hanya agar tersimpan.

Langkah lengkap: Cara Mengisi Jurnal Mengajar Harian di ASIS

Contoh catatan jurnal yang baik dan kurang baik

Kurang baik: "Bab 3. Lancar."

Lebih baik: "Bab 3 sistem pernapasan, subbab organ pernapasan. Diskusi kelompok dengan gambar torso. 30 dari 32 murid hadir. Kelompok 4 dan 5 belum selesai mengisi LKPD, dilanjutkan Kamis. Raka dan Salsa (nama fiktif) perlu penjelasan ulang tentang alveolus."

Contoh ini menunjukkan bahwa cara mengisi jurnal mengajar yang baik tidak harus panjang. Catatan kedua hanya butuh satu menit lebih lama, tetapi sangat membantu guru sendiri saat menyiapkan pertemuan berikutnya.

Tips agar jurnal tidak menumpuk

  • Isi di kelas, lima menit sebelum bel. Biasakan menutup pelajaran dengan murid merangkum, sementara guru mengisi jurnal.
  • Gunakan ponsel. Mengisi dari ASIS Mobile lebih cepat daripada menunggu sampai di ruang guru.
  • Pakai kalimat pendek. Jurnal bukan RPP. Tulis yang terjadi, bukan rencana panjang.
  • Tulis tindak lanjut yang bisa dikerjakan. "Ulang dengan contoh soal" lebih berguna daripada "perlu perbaikan".
  • Cek jurnal pekan lalu sebelum mengajar. Catatan tindak lanjut baru bermanfaat kalau dibaca.

Kesalahan umum saat mengisi jurnal mengajar

Menyalin isi yang sama untuk semua kelas. Kelas VIII-A dan VIII-C bisa diajar materi yang sama, tetapi jalannya berbeda. Bedakan catatannya.

Tidak mencatat jam kosong. Jika pelajaran tidak terlaksana karena rapat atau kegiatan sekolah, catat alasannya. Ini penting untuk perhitungan ketuntasan materi.

Jumlah murid tidak hadir berbeda dengan presensi. Pastikan angka di jurnal sama dengan data presensi agar tidak menimbulkan pertanyaan saat pemeriksaan.

Mengisi di akhir bulan. Selain tidak akurat, cara ini membuat jurnal kehilangan fungsi sebagai alat refleksi.

Untuk sekolah yang belum memakai aplikasi

Jika sekolah masih memakai buku atau lembar kerja, cara mengisi jurnal mengajar tetap bisa dirapikan:

  1. Buat satu tabel per bulan dengan kolom seperti tabel di atas.
  2. Simpan di satu folder bersama per guru (lembar kerja daring), bukan di laptop pribadi.
  3. Sepakati format yang sama untuk semua guru agar Wakasek Kurikulum mudah merekap.
  4. Tetapkan tenggat: jurnal pekan ini lengkap paling lambat Sabtu.
  5. Rekap presensi tetap dicocokkan dengan buku presensi kelas.

Kelemahannya, data jurnal dan presensi tetap terpisah, sehingga rekap tetap perlu dikerjakan manual.

Daftar periksa cara mengisi jurnal mengajar harian

  • Tanggal, jam ke-, dan kelas sesuai jadwal
  • Materi atau tujuan pembelajaran ditulis spesifik
  • Kegiatan pembelajaran tercatat singkat
  • Jumlah murid tidak hadir cocok dengan presensi
  • Ada catatan tindak lanjut
  • Diisi pada hari yang sama

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja yang wajib ada di jurnal mengajar?

Minimal tanggal, jam ke-, kelas, mata pelajaran, materi atau tujuan pembelajaran, kehadiran murid, dan catatan tindak lanjut. Format detail dapat mengikuti kebijakan sekolah.

Kapan waktu terbaik mengisi jurnal mengajar?

Pada hari yang sama, idealnya di akhir jam pelajaran. Semakin lama ditunda, semakin banyak detail yang terlupa.

Apakah jurnal mengajar bisa diisi lewat HP?

Bisa. Di ASIS, guru dapat mengisi jurnal dari ASIS Mobile untuk Android maupun dari peramban di asis.id.

Siapa yang bisa melihat jurnal mengajar guru?

Guru yang bersangkutan dan pimpinan yang diberi hak akses, misalnya Kepala Sekolah atau Wakasek Kurikulum. Akses mengikuti pengaturan peran di sekolah.

Bagaimana jika pelajaran tidak terlaksana?

Tetap catat pertemuan tersebut beserta alasannya, misalnya rapat atau kegiatan sekolah, agar riwayat pembelajaran tetap utuh.

ASIS: Jurnal Mengajar yang Terisi Sekali dan Langsung Terpakai

Jurnal sering menumpuk karena terasa sebagai pekerjaan tambahan yang terpisah dari mengajar: jadwal ditulis di satu tempat, presensi di tempat lain, jurnal di buku sendiri. Guru akhirnya mengetik ulang hal yang sama dan pimpinan sulit memakai datanya.

ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Jadwal dari generator jadwal pelajaran menjadi dasar jurnal mengajar, presensi per mapel tercatat di pertemuan yang sama, dan pimpinan dapat membaca rekapnya tanpa meminta guru mengirim berkas. Akademi ASIS juga menyediakan kursus daring bagi guru yang ingin belajar memakainya.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.