Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Kartu inventaris ruangan KIR adalah daftar barang yang berada di satu ruangan, misalnya kelas, laboratorium, perpustakaan, atau ruang guru, yang ditempel di ruangan tersebut dan salinannya disimpan pengelola sarana prasarana. Fungsinya sederhana tetapi penting: siapa pun yang masuk ruangan bisa mencocokkan barang yang ada dengan catatan, dan sekolah tahu persis di mana setiap aset berada.
Panduan ini menjelaskan cara membuat KIR, kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, dan jadwal pemutakhiran. Bila Bapak/Ibu mencari cara mencetak KIB dan label barang, baca juga "KIB dan KIR Sekolah: Cara Mencetak dan Label Inventaris", dan untuk buku induk barangnya, lihat "Format Buku Inventaris Barang Sekolah dan Kode Barang".

| Dokumen | Isi | Disusun per |
|---|---|---|
| Buku inventaris (buku induk barang) | Semua barang sekolah | Sekolah |
| KIB (kartu inventaris barang) | Barang per golongan, misalnya tanah, gedung, peralatan | Golongan barang |
| KIR (kartu inventaris ruangan) | Barang yang ada di satu ruangan | Ruangan |
| Label barang | Kode barang pada fisik barang | Barang |
Ketiganya harus saling cocok. Kursi yang tercatat di KIR kelas 7A juga tercatat di buku inventaris dengan kode yang sama, dan label pada kursi itu menunjukkan kode tersebut.
Untuk sekolah negeri, pengelolaan barang mengikuti ketentuan barang milik daerah atau barang milik negara yang berlaku, termasuk format dari pemerintah daerah. Sekolah swasta biasanya mengikuti kebijakan yayasan. Format di artikel ini bersifat umum dan dapat disesuaikan.
| Kolom | Penjelasan |
|---|---|
| Nomor urut | Urutan barang di ruangan |
| Nama atau jenis barang | Misalnya meja murid, kursi guru, proyektor |
| Merek/model | Bila ada |
| Nomor seri pabrik | Untuk barang elektronik |
| Ukuran | Misalnya 120 × 60 cm |
| Bahan | Kayu, besi, plastik |
| Tahun pembuatan/pembelian | Tahun perolehan |
| Kode barang | Sesuai buku inventaris |
| Jumlah | Jumlah barang yang sama |
| Harga perolehan | Harga per unit atau total |
| Kondisi | Baik, kurang baik, rusak berat |
| Keterangan | Mutasi, catatan perbaikan |
Bagian kepala KIR memuat nama sekolah, nama ruangan, kode ruangan, dan penanggung jawab ruangan. Bagian bawah memuat tanggal, tanda tangan penanggung jawab ruangan, dan pengurus barang atau wakasek sarpras.
SMP Contoh Nusantara — Ruang Kelas 7A (kode R-07A) Penanggung jawab: Wali kelas 7A
| No | Nama barang | Merek | Tahun | Kode barang | Jumlah | Kondisi | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Meja murid | Lokal | 2022 | 02.06.01.03.001 | 32 | B | |
| 2 | Kursi murid | Lokal | 2022 | 02.06.01.03.002 | 32 | B | 2 kaki goyang, sudah diperbaiki |
| 3 | Meja guru | Lokal | 2019 | 02.06.01.03.003 | 1 | KB | Laci rusak |
| 4 | Papan tulis putih | — | 2021 | 02.06.01.04.001 | 1 | B | |
| 5 | Proyektor | Contoh | 2024 | 02.06.02.01.001 | 1 | B | No. seri tercatat |
| 6 | Kipas angin dinding | Contoh | 2020 | 02.06.02.02.001 | 2 | RB | Usul penghapusan |
Kode barang dalam contoh hanya ilustrasi. Gunakan sistem kode yang ditetapkan pemerintah daerah atau yayasan.
| Kode | Arti | Tindak lanjut |
|---|---|---|
| B | Baik, berfungsi normal | Perawatan rutin |
| KB | Kurang baik, berfungsi dengan kerusakan ringan | Perbaikan |
| RB | Rusak berat, tidak bisa dipakai | Usulan penghapusan sesuai prosedur |
Barang dengan kondisi RB tidak langsung dibuang. Ikuti prosedur penghapusan yang berlaku; langkahnya dibahas di "Prosedur Penghapusan Barang Inventaris Sekolah yang Rusak".
| Kejadian | Tindakan |
|---|---|
| Barang baru masuk ruangan | Tambahkan baris |
| Barang dipindah ke ruangan lain | Coret di KIR asal, tambah di KIR tujuan, catat di keterangan |
| Barang rusak | Ubah kode kondisi |
| Barang dihapus | Coret dan catat nomor berita acara penghapusan |
| Akhir semester atau tahun | Pemeriksaan fisik dan cetak ulang |
Pemindahan barang antarruangan adalah sumber selisih paling sering. Biasakan setiap pemindahan tercatat, sekecil apa pun. Saat pemeriksaan akhir tahun, cetak ulang kartu inventaris ruangan KIR yang sudah dicoret-coret agar tetap mudah dibaca.
Di sebuah SD negeri di Jawa Tengah, pemeriksaan aset menemukan selisih 14 kursi antara buku inventaris dan kondisi fisik. Ternyata kursi dipindahkan dari kelas ke aula untuk acara perpisahan dan tidak pernah dikembalikan ke kelas asal. Setelah itu, sekolah menetapkan aturan: setiap pemindahan barang dicatat di buku peminjaman, dan wali kelas memeriksa KIR ruangannya setiap akhir bulan.
KIB mengelompokkan barang per golongan, misalnya peralatan dan mesin, sedangkan KIR mengelompokkan barang per ruangan tempat barang berada.
Penanggung jawab ruangan, misalnya wali kelas atau kepala laboratorium, bersama pengurus barang atau wakasek sarpras.
Umumnya ya, agar mudah dicocokkan dengan barang yang ada. Salinan tetap disimpan di arsip sarpras.
Setiap ada perubahan barang, dan diperiksa menyeluruh setidaknya setiap akhir semester atau akhir tahun.
Tidak. KIR untuk barang inventaris yang dipakai berulang. Barang habis pakai seperti spidol dan kertas dicatat di buku persediaan.
Masalah utama KIR adalah ia hidup terpisah dari buku inventaris. Barang dipindah, KIR tidak berubah, dan selisih baru ketahuan saat pemeriksaan.
Di ASIS, modul sarana prasarana mencatat inventaris dan mutasi aset dalam satu data. Saat barang dipindah atau dipinjam, catatannya ikut berubah, dan KIB, KIR, serta label inventaris bisa dicetak dari data yang sama. Peminjaman aset tercatat dengan nama peminjam dan tanggal kembali, sehingga kasus kursi yang tertinggal di aula bisa dilacak.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Sistem administrasi MA per bidang: dokumen kurikulum, kesiswaan, asrama, kelulusan, kepegawaian, keuangan, dan EMIS, dengan penanggung jawab dan jadwalnya.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.