WAWASAN ASIS

Kokurikuler SMA: Contoh Kegiatan Fase E–F dan Formatnya

Kokurikuler SMA fase E dan F: contoh kegiatan berbasis riset kecil, mitra komunitas, dan persiapan karier, format proposal murid, peran guru, dan checklist.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Kurikulum & Pembelajaran

Kokurikuler SMA adalah kegiatan pendamping intrakurikuler yang menguatkan delapan dimensi profil lulusan lewat pengalaman belajar lintas disiplin, pembiasaan, atau cara lain yang dipilih sekolah, sesuai Permendikdasmen 13/2025 yang menggantikan P5. Perbedaan utamanya dengan jenjang di bawahnya: murid SMA sudah mampu merancang kegiatan sendiri. Peran guru bergeser dari pemberi tugas menjadi pendamping, penanya, dan penghubung dengan dunia di luar sekolah.

Artikel ini memberi contoh kegiatan untuk fase E (kelas X) dan fase F (kelas XI–XII), format proposal murid, pembagian peran guru, cara menilai, dan checklist. Sebagai pembanding jenjang lain, lihat "Kokurikuler SMP: Contoh Kegiatan Fase D dan Pengaturannya", dan untuk pilihan bentuk kegiatan secara umum, lihat "Bentuk Kegiatan Kokurikuler yang Bisa Dipilih Sekolah".

Ciri kokurikuler yang cocok untuk SMA

  • Murid memilih masalah. Guru memberi payung tema, murid menentukan fokusnya.
  • Ada data dan bukti. Kegiatan memuat pengamatan, survei, wawancara, atau percobaan sederhana.
  • Ada audiens nyata. Hasil dipresentasikan kepada warga, pemerintah desa, mitra usaha, atau adik kelas.
  • Terkait arah masa depan. Kegiatan memberi gambaran bidang studi atau pekerjaan.
  • Menghargai mapel pilihan. Kelas XI–XII bisa memanfaatkan kombinasi mapel pilihan murid.

Contoh kegiatan fase E (kelas X)

"Air di Sekitar Kita"

  • Dimensi: penalaran kritis, kolaborasi, kewargaan.
  • Alur: kelompok memilih satu sumber air di sekitar sekolah (sumur, sungai, saluran), mengamati warna, bau, dan sampah selama tiga minggu, mewawancarai warga, lalu menyusun rekomendasi sederhana untuk RT atau kelurahan.
  • Mapel terkait: Biologi atau IPA, Geografi, Bahasa Indonesia.
  • Produk: laporan singkat, peta lokasi, dan surat rekomendasi.

"Wajah Kampung dalam Cerita"

  • Dimensi: kreativitas, komunikasi, kewargaan.
  • Alur: murid mewawancarai tokoh lokal, perajin, atau pedagang lama, lalu membuat cerita digital atau zine tentang sejarah lingkungannya.
  • Mapel terkait: Sejarah, Bahasa Indonesia, Seni.
  • Produk: kumpulan cerita yang dipamerkan saat gelar karya.

Contoh kegiatan fase F (kelas XI–XII)

"Riset Kecil untuk Sekolahku"

  • Dimensi: penalaran kritis, kemandirian, komunikasi.
  • Alur: kelompok merumuskan pertanyaan tentang sekolah, misalnya "Mengapa kantin sepi pada jam istirahat kedua?" atau "Berapa banyak plastik yang dibuang per minggu?", menyusun instrumen survei, mengolah data, dan mempresentasikan temuan kepada Kepala Sekolah dan OSIS.
  • Mapel terkait: Matematika (statistika), Informatika (pengolahan data), Sosiologi atau Ekonomi.
  • Produk: laporan riset, grafik, dan usulan kebijakan.

"Sehari Bersama Profesi"

  • Dimensi: kemandirian, komunikasi, kesehatan atau kewargaan sesuai bidang.
  • Alur: murid memilih profesi yang diminati, mewawancarai atau membayangi praktisi selama setengah hari (puskesmas, bengkel, kantor desa, studio desain), lalu menyusun refleksi tentang kecocokan minatnya.
  • Mapel terkait: sesuai mapel pilihan murid; guru BK sebagai pendamping utama.
  • Produk: portofolio refleksi karier dan presentasi singkat untuk adik kelas.

"Kampanye Sehat Remaja"

  • Dimensi: kesehatan, kreativitas, kolaborasi.
  • Alur: murid memilih isu seperti tidur, gizi, atau kesehatan mental, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, lalu membuat kampanye untuk SMP di sekitar sekolah.
  • Produk: materi kampanye dan catatan pelaksanaan.

Sesuaikan capaian dan materi dengan CP resmi terbaru serta panduan kokurikuler yang berlaku.

Format proposal murid

Untuk SMA, mintalah murid menulis proposal satu halaman sebelum mulai. Ini melatih perencanaan dan memudahkan guru mendampingi.

Bagian Pertanyaan panduan
Judul kegiatan Apa nama kegiatan kami?
Masalah Apa yang kami lihat dan mengapa penting?
Pertanyaan utama Apa yang ingin kami ketahui atau ubah?
Dimensi yang dilatih Dua atau tiga dimensi apa yang paling relevan?
Rencana kerja Apa yang dilakukan tiap minggu dan siapa penanggung jawabnya?
Data atau bukti Bagaimana kami mengumpulkan informasi?
Mitra Siapa di luar sekolah yang perlu dihubungi?
Hasil dan audiens Apa produknya dan kepada siapa kami berbagi?
Risiko Apa yang mungkin menghambat dan bagaimana mengatasinya?

Peran guru dalam kokurikuler SMA

Peran Yang dilakukan Yang dihindari
Fasilitator Mengajukan pertanyaan, memeriksa rencana mingguan Menentukan semua langkah
Guru mapel Memberi konsep dan alat bantu sesuai kebutuhan kelompok Menganggap kegiatan di luar tugasnya
Guru BK Mendampingi refleksi karier dan dinamika kelompok Hanya hadir saat ada masalah
Koordinator Menghubungkan mitra, menyusun kalender, memastikan izin Menumpuk semua urusan sendiri

Untuk kegiatan di luar sekolah, siapkan surat izin orang tua dan pemberitahuan kepada mitra.

Cara menilai yang adil

  1. Rubrik per dimensi dengan tiga atau empat tingkat, dibagikan sejak awal.
  2. Jurnal individu mingguan agar kontribusi tiap murid terlihat.
  3. Penilaian antarteman sederhana di akhir kegiatan.
  4. Catatan observasi guru saat diskusi dan kerja lapangan.
  5. Presentasi sebagai salah satu bukti, bukan satu-satunya.

Contoh rubrik tersedia di "Rubrik Penilaian Projek Profil untuk 8 Dimensi" dan langkah penilaian di "Penilaian Kokurikuler: Menyiapkan dan Menilai Projek".

Kesalahan umum

  • Guru menentukan semua topik sehingga murid kehilangan rasa memiliki.
  • Kegiatan berhenti di poster, tanpa data dan tanpa audiens nyata.
  • Kelas XII diliburkan dari kokurikuler sepenuhnya karena persiapan ujian, padahal kegiatan pendek tetap bisa berjalan.
  • Mitra luar dihubungi mendadak tanpa surat resmi.

Checklist sebelum memulai

  • Payung tema dan jadwal sudah masuk kalender akademik.
  • Murid menulis proposal dan disetujui fasilitator.
  • Rubrik dibagikan sejak awal.
  • Izin orang tua untuk kegiatan luar sekolah terkumpul.
  • Mitra luar menerima surat pemberitahuan.
  • Tempat menyimpan jurnal, foto, dan produk sudah disepakati.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah kokurikuler SMA bisa dikaitkan dengan mata pelajaran pilihan?

Bisa dan dianjurkan. Kelompok bisa dibentuk berdasarkan minat, sehingga murid memakai pengetahuan mapel pilihannya dalam kegiatan.

Bagaimana kokurikuler untuk kelas XII yang sibuk persiapan ujian?

Pilih kegiatan pendek dan reflektif, misalnya eksplorasi profesi atau berbagi pengalaman dengan adik kelas, dengan durasi yang tidak mengganggu persiapan.

Apakah kokurikuler SMA harus melibatkan mitra luar sekolah?

Tidak wajib, tetapi audiens dan mitra nyata membuat kegiatan lebih bermakna. Mulailah dari lingkungan terdekat seperti RT, puskesmas, atau UMKM sekitar.

Bagaimana mencegah satu murid mengerjakan semua tugas kelompok?

Gunakan pembagian peran tertulis, jurnal individu, dan penilaian antarteman.

Apakah hasil kokurikuler masuk rapor?

Umumnya dalam bentuk deskripsi perkembangan dimensi profil lulusan. Ikuti ketentuan rapor yang berlaku di sekolah dan panduan terbaru kementerian.

ASIS: Jejak Kokurikuler yang Tersimpan Rapi

Kokurikuler SMA menghasilkan banyak jejak: proposal, jurnal, data survei, foto lapangan, dan refleksi karier. Sering kali jejak itu tersebar di HP murid dan guru, lalu hilang begitu kegiatan selesai.

ASIS membantu menyimpan jejak itu sebagai bagian dari perjalanan murid. Portofolio menyimpan produk dan refleksi, catatan perkembangan masuk ke profil murid yang utuh, guru BK mencatat layanan konseling karier, dan perangkat ajar bisa dibagikan antarguru. Saat menyusun rapor atau surat rekomendasi studi lanjut, wali kelas dan guru BK membaca jejak yang sudah ada. Kabar gelar karya dikirim ke orang tua lewat pengumuman aplikasi atau WhatsApp.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS, tersedia untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.