WAWASAN ASIS

Mencari Mitra Tempat PKL: Langkah Praktis untuk SMK

Panduan mencari mitra tempat PKL untuk SMK: memetakan kebutuhan, menyaring calon mitra, cara mendekati, isi perjanjian, dan merawat kerja sama.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Panduan

Mencari mitra tempat PKL paling efektif dilakukan secara sistematis: petakan dulu kompetensi yang harus dikuasai murid, susun daftar calon mitra yang relevan di sekitar sekolah, dekati dengan proposal yang menunjukkan manfaat bagi mereka, lalu ikat dengan perjanjian kerja sama yang jelas. Kesalahan yang paling sering adalah mencari tempat sebanyak-banyaknya menjelang keberangkatan, sehingga murid ditempatkan di lokasi yang tidak sesuai jurusan dan hanya mengerjakan tugas di luar kompetensinya.

Penyelenggaraan PKL diatur dalam Permendikbud Nomor 50 Tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik. Aturan ini menekankan bahwa PKL dilaksanakan berdasarkan kerja sama antara sekolah dan institusi pasangan, dengan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian yang disepakati bersama.

Mulai dari kebutuhan, bukan dari daftar perusahaan

Sebelum menghubungi siapa pun, tim hubungan industri bersama ketua program keahlian perlu menjawab:

  1. Kompetensi apa yang ditargetkan selama PKL untuk setiap program keahlian?
  2. Berapa murid yang akan berangkat dan berapa lama?
  3. Jenis tempat kerja seperti apa yang bisa memberi pengalaman tersebut?
  4. Berapa jarak maksimal yang masih aman dan terjangkau bagi murid?

Jawaban ini menjadi kriteria seleksi saat mencari mitra tempat PKL. Dengan kriteria yang jelas, sekolah tidak tergoda menerima tawaran tempat yang tidak relevan hanya karena mudah.

Sumber calon mitra yang sering terlupakan

Sumber Contoh Kelebihan
Alumni Alumni yang kini bekerja atau membuka usaha Sudah paham karakter sekolah
Orang tua murid Pemilik usaha atau pegawai di instansi Kedekatan dan kepercayaan
Mitra lama Tempat PKL tahun sebelumnya Sudah teruji
Asosiasi profesi dan usaha Himpunan pengusaha atau asosiasi bidang tertentu Jaringan luas
Instansi pemerintah dan BUMD Dinas, puskesmas, perusahaan daerah Stabil dan tertib administrasi
Usaha kecil dan menengah lokal Bengkel, usaha kuliner, studio desain Dekat dan fleksibel
Pameran dan forum industri Bursa kerja, temu usaha Bertemu banyak calon sekaligus

Saat mencari mitra tempat PKL, usaha kecil sering diremehkan, padahal murid bisa belajar lebih banyak karena terlibat langsung dalam proses kerja.

Menyaring calon mitra

Gunakan lembar penilaian sederhana sebelum mendekati:

Kriteria Pertanyaan Skor 1–3
Relevansi Apakah pekerjaan sehari-hari sesuai program keahlian?
Pembimbing Adakah orang yang bisa membimbing murid?
Keselamatan Apakah lingkungan kerja aman dan ada alat pelindung diri?
Jarak dan akses Terjangkau transportasi murid?
Kapasitas Berapa murid yang bisa diterima?
Reputasi Bagaimana perlakuan terhadap pekerja dan murid PKL sebelumnya?

Calon dengan skor tertinggi didahulukan. Calon dengan masalah keselamatan sebaiknya tidak dilanjutkan, berapa pun skor lainnya.

Cara mendekati calon mitra

Siapkan paket perkenalan

  • Profil singkat sekolah dan program keahlian.
  • Kompetensi yang sudah dikuasai murid sebelum berangkat.
  • Lama PKL, jumlah murid, dan jadwal.
  • Peran guru pembimbing dan cara sekolah memantau.
  • Manfaat bagi mitra.

Tawarkan manfaat yang nyata

Mitra lebih tertarik bila melihat keuntungan bagi mereka, misalnya:

  • Kesempatan menyeleksi calon pekerja sejak dini.
  • Tambahan tenaga terlatih untuk pekerjaan yang sesuai kompetensi, dengan bimbingan.
  • Kesempatan menyampaikan masukan kurikulum kepada sekolah.
  • Pengakuan publik, misalnya disebut sebagai mitra di situs dan kegiatan sekolah.
  • Peluang kerja sama lain seperti kelas industri atau magang guru.

Lakukan kunjungan, bukan hanya mengirim surat

Surat permohonan kerja sama tetap diperlukan sebagai dokumen resmi, tetapi pertemuan langsung jauh lebih efektif. Bawa ketua program keahlian agar pembicaraan teknis bisa langsung dijawab.

Isi perjanjian kerja sama yang perlu ada

Setelah calon mitra bersedia, tuangkan kesepakatan secara tertulis. Poin yang umumnya dimuat:

  1. Para pihak dan penanggung jawab.
  2. Tujuan dan ruang lingkup kegiatan PKL.
  3. Jumlah murid, program keahlian, dan periode.
  4. Kompetensi atau tugas yang akan dilatihkan.
  5. Hak dan kewajiban sekolah, mitra, dan murid.
  6. Pembimbing dari sekolah dan dari mitra.
  7. Jam kerja, keselamatan kerja, dan tata tertib.
  8. Mekanisme penilaian dan pelaporan.
  9. Ketentuan bila terjadi masalah atau pembatalan.
  10. Masa berlaku dan cara perpanjangan.

Perjanjian ini melindungi murid dan memperjelas harapan kedua pihak.

Merawat kemitraan agar berlanjut

Mencari mitra tempat PKL baru setiap tahun melelahkan. Merawat mitra lama jauh lebih efisien.

  • Kunjungan pemantauan rutin. Guru pembimbing datang sesuai jadwal, bukan hanya saat ada masalah.
  • Murid yang siap. Pastikan murid memahami etika kerja, disiplin, dan keselamatan sebelum berangkat.
  • Tanggapi keluhan cepat. Bila ada murid bermasalah, sekolah segera hadir.
  • Ucapan terima kasih. Kirim surat terima kasih dan sertifikat penghargaan setelah PKL selesai.
  • Libatkan dalam evaluasi. Undang mitra menilai program dan memberi masukan kurikulum.

Kalender kerja tim hubungan industri

Waktu sebelum keberangkatan Kegiatan
6 bulan Petakan kebutuhan dan evaluasi mitra lama
5 bulan Susun daftar calon mitra baru dan saring
4 bulan Kunjungan dan presentasi
3 bulan Penandatanganan perjanjian kerja sama
2 bulan Penempatan murid dan pembekalan
1 bulan Konfirmasi akhir, jadwal pemantauan

Kesalahan umum

Penempatan tidak sesuai jurusan. Murid hanya membantu fotokopi atau bersih-bersih, sehingga tujuan PKL tidak tercapai.

Tidak ada perjanjian tertulis. Ketika terjadi masalah, tidak ada rujukan yang jelas.

Pemantauan formalitas. Guru pembimbing hanya datang mengambil tanda tangan.

Mengabaikan keselamatan. Lingkungan kerja berbahaya tanpa alat pelindung diri bukan tempat PKL yang layak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan sebaiknya mulai mencari mitra tempat PKL?

Idealnya sekitar enam bulan sebelum keberangkatan, agar ada waktu memetakan, menyaring, dan menandatangani perjanjian.

Apakah usaha kecil boleh menjadi tempat PKL?

Boleh, selama pekerjaannya relevan dengan program keahlian, ada pembimbing, dan lingkungannya aman.

Apa dasar hukum penyelenggaraan PKL?

Permendikbud Nomor 50 Tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik, beserta pedoman teknis yang berlaku.

Bagaimana bila mitra menolak di tengah jalan?

Siapkan daftar cadangan sejak awal dan cantumkan ketentuan pembatalan dalam perjanjian.

Siapa yang menilai murid selama PKL?

Penilaian dilakukan bersama oleh pembimbing dari mitra dan guru pembimbing sekolah sesuai kesepakatan.

ASIS: Data PKL dan Mitra Tertata dalam Satu Tempat

Pekerjaan tim hubungan industri sering tersebar: daftar mitra di lembar kerja, perjanjian di map, jurnal murid di buku, dan nilai dari pembimbing industri dikirim terpisah. Ketika musim PKL berikutnya tiba, data tahun lalu sulit ditemukan.

ASIS menyediakan modul PKL untuk membantu sekolah mengelola penempatan dan pemantauan murid selama praktik, sementara modul surat dan SK memudahkan pembuatan surat permohonan kerja sama dan surat tugas pembimbing. Karena data murid dan kelas sudah ada di ASIS, sekolah tidak perlu mengetik ulang daftar peserta. Kabar kepada orang tua dikirim lewat notifikasi aplikasi yang gratis tanpa batas.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

Sumber: Permendikbud Nomor 50 Tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik; Hukumonline, Aturan Penyelenggaraan PKL

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.