WAWASAN ASIS

Cara Menindaklanjuti Umpan Balik Guru di Portal Siswa

Cara membaca dan menindaklanjuti umpan balik guru pada tugas: memahami komentar, membuat rencana perbaikan, alur di portal siswa ASIS, dan peran orang tua.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Panduan

Menindaklanjuti umpan balik guru berarti tidak berhenti pada melihat nilai, tetapi membaca komentar guru, memahami maksudnya, lalu mengubahnya menjadi langkah perbaikan di tugas berikutnya. Banyak siswa langsung menutup aplikasi setelah melihat angka. Padahal komentar guru adalah petunjuk paling jelas tentang cara mendapatkan nilai lebih baik. Artikel ini ditujukan untuk siswa, sekaligus guru dan orang tua yang ingin membiasakannya. Isinya: cara membaca umpan balik di portal siswa ASIS, cara memahami jenis komentar, contoh rencana perbaikan, kesalahan umum, dan cara melakukannya tanpa aplikasi.

Masalahnya: nilai dilihat, komentar dilewati

Nadia (nama fiktif), siswi kelas X, mendapat nilai 72 untuk tugas esai Bahasa Indonesia. Ia kecewa, lalu menutup aplikasi. Padahal guru menulis: "Argumenmu kuat, tetapi belum ada data pendukung. Tambahkan minimal satu data atau contoh di setiap paragraf isi." Dua pekan kemudian, tugas esai berikutnya mendapat komentar yang sama.

Bagi guru, situasi seperti ini melelahkan. Waktu yang dipakai menulis komentar terasa sia-sia jika tidak dibaca.

Mengapa umpan balik perlu ditindaklanjuti

  • Nilai naik lebih cepat. Memperbaiki satu kesalahan yang terus berulang sering berdampak besar.
  • Belajar menjadi terarah. Siswa tahu persis apa yang harus dilatih.
  • Hubungan dengan guru membaik. Guru melihat bahwa sarannya dihargai.
  • Melatih kemandirian. Kemampuan menerima masukan dan memperbaiki diri berguna sampai dunia kerja.

Dari sisi guru, cara menulis umpan balik yang baik dibahas di artikel "Umpan Balik Tugas Murid: Cara Menulis yang Membantu".

Alur umum membaca umpan balik di portal siswa ASIS

Setelah guru menilai tugas, komentar perlu dibaca bersama rubrik dan batas waktu revisi, bukan hanya angkanya. Tampilan dapat sedikit berbeda sesuai versi.

Sebelum memulai

Masuk dengan akun sendiri, lalu pilih kelas serta tugas yang memang pernah kamu kumpulkan.

Langkah di ASIS

  1. Buka daftar tugas dan cari tugas yang berstatus sudah dinilai.
  2. Baca nilai, komentar, rubrik, dan lampiran pengembalian bila guru menyertakannya.
  3. Catat satu atau dua hal yang perlu diperbaiki. Bila komentar belum jelas, tanyakan kepada guru melalui kanal yang ditetapkan sekolah.
  4. Kirim revisi hanya bila guru membuka kesempatan, dan ikuti tenggatnya.

Periksa hasilnya

Kamu memahami langkah belajar berikutnya dan tidak mengubah jawaban di luar alur revisi. Inilah inti menindaklanjuti umpan balik guru: komentar berubah menjadi tindakan.

Jika hasil belum sesuai

Nilai belum terlihat? Cek apakah guru sudah menerbitkan hasilnya. Jangan mengirim ulang tugas tanpa instruksi dari guru.

Langkah lengkap: Cara Membaca Umpan Balik Tugas di Portal Siswa

Memahami jenis komentar guru

Jenis komentar Contoh Artinya Tindak lanjut
Penguatan "Pembukaanmu menarik." Bagian ini sudah baik Pertahankan di tugas berikutnya
Koreksi "Satuan belum diubah ke meter." Ada kesalahan spesifik Perbaiki dan ingat polanya
Saran "Tambahkan contoh di paragraf 2." Bisa lebih baik Terapkan di tugas berikutnya
Pertanyaan "Dari mana data ini?" Guru ingin kamu berpikir lebih dalam Cari jawaban, cantumkan sumber
Instruksi "Perbaiki dan kirim ulang." Ada tindakan wajib Kerjakan sesuai tenggat

Langkah menindaklanjuti umpan balik guru

1. Baca dengan tenang

Jangan membaca komentar saat sedang kesal karena nilai. Beri jeda sebentar, lalu baca ulang dengan kepala dingin. Komentar guru ditujukan pada pekerjaan, bukan pada dirimu.

2. Tandai poin utama

Dari beberapa komentar, pilih satu atau dua yang paling penting. Biasanya yang disebut paling awal atau berulang.

3. Tanya bila belum jelas

Komentar seperti "kurang runtut" bisa membingungkan. Tanyakan contoh kepada guru, misalnya: "Bu, bagian mana yang kurang runtut, dan seperti apa yang lebih baik?"

4. Tulis rencana perbaikan

Gunakan kalimat sederhana: "Di tugas berikutnya, saya akan menambahkan satu data di setiap paragraf isi."

5. Cek di tugas berikutnya

Sebelum mengirim tugas baru, baca lagi rencana perbaikanmu. Pastikan saran sebelumnya sudah diterapkan.

Contoh lembar rencana perbaikan

Tugas Komentar utama Rencana perbaikan Sudah diterapkan?
Esai 1 Kurang data pendukung Tambah satu data per paragraf Ya, di esai 2
Matematika bab 3 Langkah tidak ditulis Tulis semua langkah Sebagian
Laporan IPA Kesimpulan belum menjawab tujuan Baca tujuan sebelum menulis kesimpulan Belum

Lembar sederhana seperti ini bisa disimpan di buku catatan atau ponsel.

Contoh nyata dalam satu semester

Kembali ke Nadia. Setelah wali kelasnya memperkenalkan lembar rencana perbaikan, Nadia mulai menindaklanjuti umpan balik guru setiap kali tugas dinilai. Pada esai kedua, ia menambahkan data dari berita dan buku pelajaran di setiap paragraf isi. Guru menulis: "Data pendukungmu sudah ada. Berikutnya, jelaskan hubungan data dengan argumenmu." Pada esai ketiga, komentar itu pun ia terapkan.

Nilainya memang naik, tetapi yang lebih penting, Nadia tahu persis apa yang sudah ia kuasai dan apa yang masih perlu dilatih. Itulah tujuan umpan balik.

Peran orang tua

Orang tua dapat bertanya, "Apa komentar guru di tugas terakhir?" daripada hanya "Berapa nilaimu?" Pertanyaan ini mendorong anak membaca umpan balik. Orang tua juga dapat memantau perkembangan anak lewat portal wali sesuai pengaturan sekolah.

Tips untuk guru

  • Sediakan waktu membaca umpan balik di awal pertemuan, lima menit sudah cukup.
  • Minta siswa menulis satu rencana perbaikan sebagai bagian dari tugas berikutnya.
  • Gunakan bahasa yang mudah dipahami sesuai jenjang.
  • Apresiasi siswa yang menerapkan saran agar kebiasaan ini menular.

Kesalahan umum saat menindaklanjuti umpan balik guru

Hanya melihat nilai. Angka tidak memberi tahu cara memperbaiki.

Defensif. Menganggap komentar sebagai serangan pribadi membuat siswa enggan belajar dari kesalahan.

Mencoba memperbaiki semuanya sekaligus. Fokus pada satu atau dua hal lebih efektif.

Tidak bertanya. Menebak maksud komentar sering berujung salah arah.

Tanpa aplikasi: cara manual

Jika tugas dikembalikan dalam bentuk kertas, siswa tetap bisa menerapkan langkah yang sama:

  1. Simpan semua tugas yang sudah dinilai dalam satu map per mapel.
  2. Tempel lembar rencana perbaikan di bagian depan map.
  3. Sebelum mengerjakan tugas baru, buka map dan baca komentar terakhir.

Kelemahannya, tugas kertas mudah tercecer dan orang tua sulit ikut memantau.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana jika saya tidak setuju dengan komentar guru?

Sampaikan dengan sopan dan berikan alasanmu. Diskusi yang baik membantu kedua pihak memahami maksud masing-masing.

Apakah tugas bisa diperbaiki setelah dinilai?

Hanya bila guru membuka kesempatan revisi, dan kirimkan sesuai tenggatnya. Sebagian guru memberi kesempatan perbaikan, terutama pada asesmen formatif.

Di mana melihat komentar guru di ASIS?

Pada detail tugas yang sudah dinilai di portal siswa, bersama nilai dan jawabanmu.

Bagaimana jika guru tidak memberi komentar?

Kamu bisa bertanya langsung bagian mana yang perlu diperbaiki. Guru biasanya menghargai siswa yang aktif bertanya.

Berapa lama sebaiknya rencana perbaikan disimpan?

Selama satu semester atau lebih. Catatan ini berguna untuk melihat kemajuanmu dari waktu ke waktu.

ASIS: Umpan Balik yang Tidak Hilang

Umpan balik sering tidak ditindaklanjuti karena tercecer: tertulis di kertas yang hilang atau di pesan yang tenggelam. Siswa tidak bisa membaca ulang, dan guru tidak tahu apakah sarannya sampai.

Di ASIS, komentar guru tersimpan di setiap tugas online dan bisa dibaca kembali kapan saja dari portal siswa. Orang tua memantau lewat portal wali, dan guru dapat melihat riwayat tugas untuk menilai kemajuan. Semua tercatat di profil murid yang utuh.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.