WAWASAN ASIS

Menyusun Program BK Tahunan, Semesteran, dan Bulanan

Cara menyusun program BK tahunan, semesteran, bulanan, dan mingguan: komponen layanan, contoh tabel tiap tingkatan, dan cara menurunkannya.

Tim Wawasan ASIS Ditinjau oleh Tim Konten ASIS Kesiswaan
Ilustrasi guru BK bersama siswa di ruang konseling hangat, kalender bertingkat, menyusun program BK tahunan dan bulanan

Menyusun program BK berarti menurunkan kebutuhan murid menjadi rencana layanan yang berjenjang: program tahunan sebagai peta besar, program semesteran sebagai pembagian waktu, program bulanan dan mingguan sebagai jadwal kerja nyata. Banyak guru BK sudah punya program tahunan yang rapi, tetapi kesulitan menurunkannya. Akibatnya, program tahunan hanya menjadi dokumen administrasi, sementara pekerjaan sehari-hari didorong oleh kasus yang datang.

Artikel ini fokus pada cara menurunkan program dari tahunan ke mingguan, lengkap dengan contoh tabel tiap tingkatan. Pembahasan tentang dasar program berbasis kebutuhan ada di "Program BK Sekolah: Cara Menyusun dan Mencatatnya".

Ilustrasi guru BK menyusun tabel program di papan tulis bertingkat, kartu kegiatan konseling ditempel berurutan

Dasar dan komponen program

Penyelenggaraan BK pada pendidikan dasar dan menengah diatur dalam Permendikbud 111/2014 tentang Bimbingan dan Konseling. Komponen layanannya terdiri atas:

Komponen Isi Contoh
Layanan dasar Layanan untuk semua murid Bimbingan klasikal, orientasi, informasi
Layanan peminatan dan perencanaan individual Membantu murid merencanakan pendidikan dan karier Tes minat, konsultasi pilihan mapel atau jurusan
Layanan responsif Menanggapi masalah yang muncul Konseling individu dan kelompok, konsultasi orang tua
Dukungan sistem Pengembangan profesi dan kerja sama Rapat koordinasi, kolaborasi dengan wali kelas, pelatihan

Bidang layanan meliputi pribadi, sosial, belajar, dan karier. Untuk beban kerja, Permendikdasmen 11/2025 menetapkan guru BK mengampu minimal 5 rombel per tahun.

Langkah awal: asesmen kebutuhan

Sebelum menyusun program, kumpulkan data kebutuhan murid lewat:

  • angket kebutuhan atau daftar cek masalah,
  • data kehadiran dan kedisiplinan semester lalu,
  • hasil belajar dan catatan wali kelas,
  • masukan dari orang tua dan guru mapel.

Dari data itu, tentukan tiga sampai lima prioritas. Contoh di SMP dengan 6 rombel binaan: kebiasaan belajar rendah di kelas VII, konflik pertemanan di kelas VIII, dan kebingungan memilih sekolah lanjutan di kelas IX.

Program tahunan

Program tahunan memuat tujuan, sasaran, komponen layanan, dan pembagian waktu secara garis besar.

Komponen Kegiatan Sasaran Semester
Layanan dasar Bimbingan klasikal cara belajar efektif Kelas VII Ganjil
Layanan dasar Bimbingan klasikal pertemanan sehat dan antiperundungan Kelas VIII Ganjil dan genap
Peminatan dan perencanaan individual Tes minat dan konsultasi sekolah lanjutan Kelas IX Ganjil
Layanan responsif Konseling individu dan kelompok Murid yang membutuhkan Sepanjang tahun
Layanan responsif Konsultasi orang tua Orang tua murid Sepanjang tahun
Dukungan sistem Koordinasi dengan wali kelas tiap bulan Wali kelas Sepanjang tahun

Program semesteran

Program semesteran membagi kegiatan tahunan ke dalam bulan-bulan dalam satu semester.

Kegiatan Jul Agu Sep Okt Nov Des
Orientasi layanan BK kelas VII X
Asesmen kebutuhan X X
Bimbingan klasikal cara belajar (VII) X X X
Bimbingan klasikal pertemanan sehat (VIII) X X X
Tes minat dan konsultasi (IX) X X X
Konseling individu dan kelompok X X X X X X
Kunjungan rumah bila diperlukan X X
Evaluasi dan laporan semester X

Program bulanan

Program bulanan merinci kegiatan per pekan. Contoh bulan Oktober:

Pekan Kegiatan Sasaran Keterangan
1 Bimbingan klasikal: membuat jadwal belajar VII A–B Lanjutan topik September
1 Konseling kelompok konflik pertemanan 6 murid VIII Rujukan wali kelas
2 Bimbingan klasikal: menghadapi ejekan VIII A–B
2 Konsultasi pilihan sekolah lanjutan IX A–B Per kelompok kecil
3 Rapat koordinasi dengan wali kelas Wali kelas Data kehadiran bulan September
3 Konsultasi orang tua 4 orang tua Undangan dari BK
4 Evaluasi bulanan dan rencana November Guru BK

Program mingguan dan harian

Program mingguan adalah jadwal konkret: jam bimbingan klasikal di tiap kelas, jam konseling, dan jam administrasi. Program harian berisi agenda hari itu, termasuk waktu longgar untuk layanan responsif yang tidak terjadwal.

Sisakan sekitar seperempat waktu pekanan untuk kasus yang datang mendadak. Program yang terlalu padat akan selalu berantakan, karena layanan responsif memang tidak bisa dijadwalkan sepenuhnya.

Evaluasi program

Jenis evaluasi Kapan Pertanyaan
Evaluasi proses Setiap bulan Apakah kegiatan terlaksana sesuai rencana?
Evaluasi hasil Akhir semester Apakah ada perubahan pada murid sasaran?
Evaluasi program Akhir tahun Apakah prioritas tahun depan perlu diubah?

Ukuran hasil sebaiknya sederhana dan bisa dihitung, misalnya penurunan keterlambatan di kelas VII atau jumlah murid kelas IX yang sudah punya rencana sekolah lanjutan.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Program tahunan disalin dari tahun lalu tanpa asesmen kebutuhan baru.
  • Program semesteran dan bulanan tidak dibuat, sehingga program tahunan tidak pernah turun ke jadwal.
  • Seluruh waktu diisi kegiatan terjadwal tanpa ruang untuk layanan responsif.
  • Tidak ada catatan pelaksanaan, sehingga evaluasi hanya berdasarkan ingatan.

Variasi per jenjang

Prinsip menyusun program BK sama di semua jenjang, tetapi prioritasnya berbeda:

  • SD: fokus kebiasaan belajar, kemandirian, dan pertemanan; banyak dilakukan bersama guru kelas.
  • SMP: fokus masa pubertas, pertemanan, dan pilihan sekolah lanjutan.
  • SMA/MA: fokus pilihan mata pelajaran, rencana kuliah, dan beasiswa.
  • SMK: fokus kesiapan kerja, PKL, dan keselamatan di tempat praktik.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja tingkatan program BK?

Program tahunan, semesteran, bulanan, mingguan, dan harian. Tiap tingkatan diturunkan dari tingkatan di atasnya.

Kapan waktu yang tepat untuk menyusun program BK?

Program tahunan disusun di awal tahun ajaran setelah asesmen kebutuhan. Program bulanan disusun di akhir bulan sebelumnya.

Apa saja komponen layanan BK?

Layanan dasar, layanan peminatan dan perencanaan individual, layanan responsif, dan dukungan sistem.

Apakah program BK perlu disetujui Kepala Sekolah?

Ya. Program tahunan sebaiknya disahkan Kepala Sekolah agar jam bimbingan klasikal dan anggaran kegiatan mendapat dukungan.

Bagaimana bila sekolah tidak menyediakan jam BK di jadwal?

Koordinasikan dengan wakasek kurikulum untuk memakai jam tertentu secara bergilir, atau integrasikan dengan kegiatan kokurikuler dan perwalian.

ASIS: Menyusun Program BK dari Data, Bukan dari Ingatan

Kesulitan utama dalam menyusun program BK adalah datanya tersebar. Data kehadiran ada di wali kelas, catatan kedisiplinan di kesiswaan, nilai di guru mapel. Guru BK harus mengumpulkan semuanya sebelum bisa menentukan prioritas.

ASIS mengumpulkan data itu dalam profil murid yang utuh: presensi, prestasi dan kedisiplinan, nilai, dan catatan perkembangan. Modul layanan BK membantu menyusun program, mencatat konseling dan tindak lanjut dengan akses terbatas sesuai peran, serta menyimpan riwayat rujukan ke psikolog atau mitra profesional. Undangan konsultasi ke orang tua bisa dikirim lewat notifikasi aplikasi.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.

Sumber: Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.