WAWASAN ASIS

Modul Ajar Bahasa Inggris SD Greetings: Contoh Lengkap

Contoh modul ajar bahasa inggris SD greetings Fase A–B: tujuan, langkah 2 pertemuan, dialog, permainan, asesmen, dan rubrik yang bisa langsung disesuaikan.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Kurikulum & Pembelajaran

Modul ajar bahasa inggris SD greetings berisi rencana pembelajaran untuk mengenalkan ungkapan salam dan perkenalan sederhana, seperti hello, good morning, how are you, dan goodbye. Contoh di bawah dirancang untuk murid kelas 1–3 (Fase A sampai awal Fase B) dengan dua pertemuan masing-masing 2 x 35 menit. Isinya mengikuti komponen umum modul ajar Kurikulum Merdeka: informasi umum, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, asesmen, dan lampiran. Bapak/Ibu bisa menyalin, lalu menyesuaikan dengan kondisi kelas.

Informasi umum

Komponen Isi
Satuan pendidikan SD Negeri Sukamaju (fiktif)
Mata pelajaran Bahasa Inggris
Fase / kelas Fase A / kelas 2 (dapat dipakai kelas 1–3)
Topik Greetings and Introductions
Alokasi waktu 2 pertemuan x (2 x 35 menit)
Moda Tatap muka
Sarana Kartu gambar waktu (pagi, siang, malam), boneka tangan, speaker kecil, kertas name tag

Kompetensi awal

Murid sudah mengenal nama diri dan teman, serta terbiasa mengucapkan salam dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah.

Profil lulusan yang dikuatkan

Komunikasi dan kolaborasi: murid berani menyapa teman dan guru, mendengarkan, serta merespons dengan sopan.

Tujuan pembelajaran

Setelah dua pertemuan, murid dapat:

  1. mengucapkan salam sesuai waktu (good morning, good afternoon, good evening) dengan tepat,
  2. merespons pertanyaan "How are you?" dengan jawaban sederhana (I am fine, thank you),
  3. memperkenalkan nama diri dengan ungkapan "My name is ...",
  4. mengucapkan salam perpisahan (goodbye, see you).

Rumusan ini bisa disesuaikan dengan capaian pembelajaran yang berlaku di sekolah Bapak/Ibu.

Pemahaman bermakna dan pertanyaan pemantik

Pemahaman bermakna: menyapa orang lain adalah cara sederhana menunjukkan rasa hormat dan memulai pertemanan, dalam bahasa apa pun.

Pertanyaan pemantik:

  • Apa yang kamu ucapkan ketika bertemu guru di gerbang sekolah?
  • Bagaimana cara orang di negara lain menyapa?

Langkah pembelajaran pertemuan 1: Good morning!

Pembukaan (10 menit)

  • Guru masuk kelas dengan boneka tangan bernama "Teddy" yang menyapa, "Good morning, class!"
  • Murid diajak menjawab, "Good morning, Teddy!"
  • Guru menanyakan pertanyaan pemantik dalam bahasa Indonesia.

Kegiatan inti (50 menit)

  1. Mengenal waktu (10 menit). Guru menunjukkan kartu gambar matahari terbit, matahari di atas, dan bulan. Murid menebak waktu dalam bahasa Indonesia, lalu guru mengenalkan ungkapannya.
  2. Menyanyi (10 menit). Murid menyanyikan lagu sederhana bertema greetings dengan nada lagu anak yang sudah dikenal. Gerakan tangan menyertai setiap kata.
  3. Permainan "Tebak Waktu" (15 menit). Guru mengangkat kartu acak, murid berdiri dan mengucapkan salam yang sesuai. Murid yang salah tidak dihukum, cukup mencoba lagi bersama teman.
  4. Berpasangan (15 menit). Murid berdiri berhadapan, bergantian menyapa dan menjawab: "Good morning, Rina." "Good morning, Bayu."

Penutup (10 menit)

  • Refleksi singkat: "Salam apa yang kamu pakai besok pagi untuk menyapa ibu di rumah?"
  • Murid melambaikan tangan sambil berkata "Goodbye, Teddy!"

Langkah pembelajaran pertemuan 2: How are you? My name is ...

Pembukaan (10 menit)

Guru menyapa setiap murid di pintu kelas dengan "Good morning, how are you?" dan memodelkan jawaban "I am fine, thank you."

Kegiatan inti (50 menit)

  1. Dialog model (10 menit). Guru dan boneka memperagakan dialog pendek:
    • A: Hello! My name is Teddy. What is your name?
    • B: Hello, Teddy. My name is Sari.
    • A: How are you, Sari?
    • B: I am fine, thank you. And you?
    • A: I am fine too. Goodbye!
    • B: See you!
  2. Membuat name tag (10 menit). Murid menulis nama dan menghias name tag.
  3. Permainan "Lingkaran Sapa" (20 menit). Murid membentuk dua lingkaran berlawanan arah. Saat musik berhenti, pasangan yang berhadapan berdialog. Ulangi empat sampai lima putaran.
  4. Tampil berpasangan (10 menit). Beberapa pasangan sukarela memperagakan dialog di depan kelas.

Penutup (10 menit)

  • Murid memilih stiker wajah (senang, biasa, bingung) untuk menunjukkan perasaan mereka terhadap pelajaran hari ini.
  • Guru memberi tugas ringan: menyapa satu anggota keluarga dalam bahasa Inggris.

Asesmen

Jenis Bentuk Kapan
Diagnostik Tanya jawab: salam apa yang sudah diketahui murid Awal pertemuan 1
Formatif Observasi saat permainan dan berpasangan Selama kegiatan
Sumatif lingkup materi Praktik dialog berpasangan Akhir pertemuan 2

Rubrik praktik dialog

Aspek Mulai berkembang (1) Berkembang (2) Cakap (3)
Ketepatan salam Belum sesuai waktu Sesuai dengan bantuan Sesuai tanpa bantuan
Perkenalan diri Hanya menyebut nama "My name is" dengan bantuan Lengkap dan lancar
Respons "How are you?" Belum merespons Merespons dengan bantuan Merespons spontan
Sikap Malu dan diam Mau mencoba Percaya diri dan sopan

Diferensiasi

  • Murid yang butuh dukungan: diberi kartu bergambar berisi kalimat model, boleh berdialog bersama guru dulu.
  • Murid yang sudah lancar: ditantang menambah ungkapan, misalnya "Nice to meet you" atau "Good night".
  • Murid pemalu: boleh berdialog memakai boneka tangan.

Kesalahan yang perlu dihindari

  • Mengajarkan terlalu banyak ungkapan sekaligus. Untuk kelas rendah, empat sampai enam ungkapan sudah cukup.
  • Langsung meminta murid menulis kalimat. Di Fase A, fokus pada menyimak dan berbicara.
  • Mengoreksi pelafalan di depan teman-temannya. Cukup modelkan ulang dengan benar.

Lampiran yang bisa disiapkan

  • Kartu gambar waktu dan kartu dialog.
  • Lirik lagu greetings.
  • Lembar observasi berisi nama murid dan kolom rubrik.
  • Buku teks bahasa Inggris SD dari pemerintah yang bisa dibaca gratis di Pustaka ASIS.

Modul ajar bahasa inggris SD greetings ini bisa dikembangkan menjadi topik lanjutan seperti "Introducing my family" atau "Classroom instructions".

Pertanyaan yang sering diajukan

Untuk kelas berapa modul ajar bahasa inggris SD greetings ini cocok?

Paling cocok untuk kelas 1–3. Untuk kelas 4–6, tambahkan kegiatan membaca dan menulis dialog pendek.

Berapa pertemuan yang ideal untuk topik greetings?

Dua pertemuan biasanya cukup untuk kelas rendah. Bila murid baru pertama kali belajar bahasa Inggris, tambahkan satu pertemuan pengulangan.

Bagaimana menilai murid yang sangat pemalu?

Gunakan observasi saat ia berbicara dengan teman dekat atau memakai boneka. Penilaian tidak harus selalu di depan kelas.

Apakah boleh mencampur bahasa Indonesia saat mengajar?

Boleh, terutama untuk instruksi. Ungkapan target tetap diucapkan dalam bahasa Inggris dan diulang sesering mungkin.

Di mana mencari buku pendamping?

Buku teks bahasa Inggris dari pemerintah dapat dibaca di Pustaka ASIS tanpa biaya.

ASIS: Modul Ajar Tersimpan Rapi dan Siap Dipakai Ulang

Guru bahasa Inggris SD sering menyusun modul di laptop pribadi, mencetaknya, lalu kehilangan berkas saat laptop rusak atau saat pindah tugas. Lembar observasi juga menumpuk di map dan nilainya harus diketik ulang ke rapor.

ASIS dibangun dengan prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Guru dapat menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka di ASIS, membaca buku teks pemerintah di Pustaka, dan memberi latihan interaktif lewat Studio yang menyediakan 9 jenis aktivitas. Hasil asesmen yang dicatat guru tersambung ke e-Rapor Kurikulum Merdeka, sehingga tidak perlu disalin ulang di akhir semester.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai dengan satu akun di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.