SIM MA: Modul Penting dan Prioritas Penerapan di Aliyah
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Panduan pencegahan DBD sekolah bagi Kepala Sekolah: 3M Plus, jumantik murid, jadwal pemeriksaan jentik, peran UKS, dan langkah bila ada kasus.
Pencegahan DBD sekolah bertumpu pada satu hal sederhana: tidak memberi tempat bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak di lingkungan sekolah. Caranya dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang, ditambah langkah pendukung lainnya, yang dilakukan rutin dan tercatat. Sekolah punya posisi istimewa karena bisa menjadikan kegiatan ini sebagai pembiasaan murid yang terbawa sampai ke rumah.
Demam berdarah dengue bukan hanya urusan dinas kesehatan. Sekolah adalah tempat ratusan anak berkumpul setiap hari, dengan banyak titik air yang mudah terlupa: bak toilet, talang, pot tanaman, hingga botol bekas di sudut kelas. Panduan ini ditujukan bagi Kepala Sekolah untuk menyusun program yang berjalan sepanjang tahun, bukan hanya saat kasus meningkat.
Kementerian Kesehatan menjabarkan 3M Plus sebagai berikut:
| Langkah | Penjelasan | Contoh di sekolah |
|---|---|---|
| Menguras | Membersihkan tempat yang sering menampung air | Bak toilet, ember, tempat wudu, dispenser, penampung air pendingin |
| Menutup | Menutup rapat tempat penampungan air | Tandon, drum, gentong |
| Mendaur ulang | Memanfaatkan kembali barang bekas yang bisa menampung air | Botol plastik, kaleng, ban bekas |
Bagian Plus mencakup antara lain memberi larvasida pada penampungan yang sulit dibersihkan, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi, menghindari menggantung pakaian di dalam ruangan, serta memakai obat antinyamuk.
Langkah pertama pencegahan DBD sekolah adalah mengenali lokasi yang berpotensi menjadi sarang. Lakukan pemetaan lingkungan bersama petugas UKS dan penjaga sekolah. Titik yang sering terlewat:
Buat denah sederhana dan tandai setiap titik. Denah ini menjadi panduan pemeriksaan rutin. Perbarui denah setiap ada perubahan bangunan, misalnya renovasi kamar mandi atau pemasangan AC baru.
Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dari Kementerian Kesehatan mengajak setiap rumah memiliki juru pemantau jentik. Semangat yang sama bisa diterapkan di sekolah dengan membentuk jumantik murid atau jumantik kelas.
| Tanggal | Lokasi | Wadah | Jentik (ada/tidak) | Tindakan | Pemeriksa |
|---|---|---|---|---|---|
| 6 Oktober | Toilet lantai 1 | Bak mandi | Tidak | - | Jumantik kelas 5A |
| 6 Oktober | Depan kelas 4B | Tatakan pot | Ada | Dibuang dan dibersihkan | Jumantik kelas 4B |
| 6 Oktober | Belakang kantin | Ember bekas | Ada | Dibalik dan dipindahkan ke gudang | Petugas kebersihan |
Jentik bisa berkembang menjadi nyamuk dalam waktu sekitar satu minggu, sehingga banyak puskesmas menganjurkan PSN dilakukan setidaknya seminggu sekali. Contoh jadwal:
| Frekuensi | Kegiatan | Penanggung jawab |
|---|---|---|
| Setiap minggu | Pemeriksaan jentik dan 3M Plus | Jumantik murid, petugas kebersihan |
| Setiap minggu | Rekap hasil pemeriksaan | Petugas UKS |
| Setiap bulan | Laporan ke Kepala Sekolah, rotasi jumantik | Pembina UKS |
| Awal musim hujan | Kerja bakti dan pembersihan talang | Seluruh warga sekolah |
| Sesuai kebutuhan | Koordinasi dengan puskesmas | Kepala Sekolah |
Hitung angka bebas jentik sederhana: jumlah wadah tanpa jentik dibagi jumlah wadah yang diperiksa. Pantau perkembangannya setiap bulan.
Pengasapan atau fogging adalah keputusan petugas kesehatan berdasarkan hasil penyelidikan, bukan langkah utama pencegahan. PSN tetap menjadi kunci.
Agar pencegahan DBD sekolah berjalan sepanjang tahun, tuangkan dalam keputusan Kepala Sekolah yang menetapkan penanggung jawab, jadwal, dan anggaran kecil untuk kebutuhan seperti senter, sikat, larvasida dari puskesmas, dan cetak lembar pemeriksaan. Masukkan juga indikator sederhana, misalnya angka bebas jentik bulanan, ke dalam evaluasi program UKS.
Libatkan komite sekolah dan pengelola kantin. Kantin sering memiliki ember, drum, dan barang bekas yang luput dari pemeriksaan.
Hanya bergerak saat ada kasus. Pencegahan harus berjalan rutin, terutama sebelum dan selama musim hujan.
Mengandalkan fogging. Pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik tetap berkembang.
Tidak ada pencatatan. Tanpa catatan, sekolah tidak tahu apakah program berjalan.
Melupakan area tersembunyi. Talang, gudang, dan penampung air AC sering menjadi sarang.
Pemberantasan Sarang Nyamuk melalui 3M Plus secara rutin, didukung jumantik murid, pencatatan hasil pemeriksaan, dan edukasi kepada murid serta wali murid.
Setidaknya seminggu sekali, karena jentik dapat berkembang menjadi nyamuk dalam waktu sekitar satu minggu.
Aman bila tugasnya disesuaikan, misalnya memeriksa pot dan bak mandi, dengan pendampingan guru. Area tinggi seperti talang ditangani orang dewasa.
Laporkan ke puskesmas, lakukan PSN menyeluruh, pantau warga sekolah yang demam, dan jaga kerahasiaan identitas murid.
Keputusan fogging ada pada petugas kesehatan setelah penyelidikan. Sekolah fokus pada PSN 3M Plus.
Akar masalah program kesehatan sekolah adalah catatan yang tidak berlanjut. Hasil pemeriksaan jentik ditulis di kertas, keluhan murid di buku UKS, dan informasi ke wali murid terlambat sampai. Ketika ada kasus, sekolah kesulitan melihat pola dan menyusun laporan.
ASIS menyediakan modul UKS untuk mencatat kunjungan dan kondisi kesehatan murid, terhubung ke profil murid yang utuh dan presensi harian, sehingga murid yang tidak hadir karena sakit lebih mudah dipantau. Pengumuman kepada wali murid bisa disampaikan lewat notifikasi aplikasi tanpa batas, kotak masuk aplikasi, atau surel. Modul sarana prasarana membantu mencatat titik-titik yang perlu perbaikan, seperti talang bocor atau tandon tanpa tutup.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Sumber: Kementerian Kesehatan, Surat Edaran PSN 3M Plus dan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik; Kementerian Kesehatan, Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.