WAWASAN ASIS

Rombel Dapodik: Cara Mengatur Kelas dan Jam Mengajar

Panduan mengatur rombel Dapodik: membuat rombongan belajar, memasukkan anggota, membagi jam mengajar guru, dan mengecek beban kerja sebelum sinkron.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Administrasi Sekolah

Mengatur rombel Dapodik pada dasarnya terdiri atas tiga pekerjaan berurutan: membuat rombongan belajar sesuai kelas yang benar-benar berjalan, memasukkan murid sebagai anggota rombel, lalu mengisi data pembelajaran, yaitu mata pelajaran, guru pengampu, dan jumlah jam per minggu. Data pembelajaran inilah yang kemudian dibaca sebagai beban mengajar guru, sehingga kesalahan kecil di sini bisa berdampak pada validasi beban kerja dan tunjangan.

Panduan ini ditulis untuk operator sekolah. Nama menu dan tampilan bisa sedikit berbeda antarversi aplikasi Dapodik, jadi selalu cocokkan dengan petunjuk rilis versi yang Bapak/Ibu pakai.

Mengapa data rombel sangat menentukan

Rombel bukan hanya daftar kelas. Dari data rombel dan pembelajaran, sistem pendataan menghitung banyak hal, antara lain:

  • jumlah murid per kelas,
  • kebutuhan guru per mata pelajaran,
  • beban mengajar setiap guru per minggu,
  • kesesuaian guru dengan mata pelajaran yang diampu.

Karena itu, rombel Dapodik harus mencerminkan kondisi nyata di sekolah: kelas yang sungguh berjalan, murid yang sungguh belajar di kelas itu, dan guru yang sungguh mengajar.

Persiapan sebelum mengisi rombel

Sebelum membuka menu rombongan belajar, siapkan tiga dokumen:

  1. SK pembagian tugas mengajar dari Kepala Sekolah untuk semester berjalan.
  2. Jadwal pelajaran final, agar jumlah JP per mapel per kelas sesuai.
  3. Daftar murid per kelas yang sudah disepakati wali kelas.

Pastikan juga data PTK sudah lengkap dan penugasannya di sekolah sudah aktif. Guru yang belum tercatat sebagai PTK aktif tidak bisa dipilih sebagai pengampu.

Langkah membuat rombel di Dapodik

1. Tambah rombongan belajar

Buka menu rombongan belajar, lalu tambahkan rombel baru. Data yang biasanya diisi:

Isian Contoh Catatan
Jenis rombel Kelas Pilihan lain bisa berupa rombel mata pelajaran pilihan atau ekstrakurikuler, sesuai versi
Tingkat Kelas 7 Sesuai jenjang
Nama rombel 7A Konsisten dengan nama di jadwal
Kurikulum Kurikulum Merdeka Sesuai yang diterapkan
Wali kelas Nama guru Guru yang ditetapkan dalam SK
Ruang Ruang kelas 7A Diambil dari data sarana prasarana

2. Masukkan anggota rombel

Pilih murid yang menjadi anggota rombel. Murid kelas lanjutan biasanya dipindahkan dari rombel tahun sebelumnya melalui proses kenaikan kelas. Murid baru dimasukkan setelah data registrasinya lengkap.

Cek tiga hal: tidak ada murid ganda di dua rombel reguler, tidak ada murid yang tertinggal, dan jumlah anggota sesuai daftar wali kelas.

3. Isi data pembelajaran

Di bagian pembelajaran rombel, masukkan setiap mata pelajaran yang diajarkan di kelas tersebut, guru pengampunya, dan jumlah jam per minggu. Contoh untuk satu rombel SMP:

Mata pelajaran Guru JP per minggu
Bahasa Indonesia Ibu Sari (fiktif) 6
Matematika Bapak Dedi (fiktif) 5
IPA Ibu Lina (fiktif) 5
Bahasa Inggris Bapak Yoga (fiktif) 4

Jumlah JP mengikuti struktur kurikulum dan keputusan sekolah. Jangan mengisi JP lebih besar dari jadwal nyata demi memenuhi beban kerja.

4. Ulangi untuk semua rombel

Kerjakan per tingkat agar mudah dicek. Setelah satu tingkat selesai, bandingkan total JP per guru dengan SK pembagian tugas.

Memeriksa beban kerja guru

Setelah semua rombel terisi, rekap jam mengajar per guru. Ketentuan beban kerja guru saat ini diatur dalam Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025. Secara umum, guru melaksanakan paling sedikit 24 jam tatap muka per minggu, dengan beberapa pengecualian, dan tugas tambahan tertentu seperti wali kelas, pembina OSIS, atau pembina ekstrakurikuler dapat diekuivalensikan dengan jam tatap muka.

Contoh rekap sederhana:

Guru JP tatap muka Tugas tambahan Catatan
Ibu Sari 18 Wali kelas 7A Cek ekuivalensi tugas tambahan
Bapak Dedi 25 - Sesuai
Ibu Lina 20 Pembina ekstrakurikuler Cek ekuivalensi tugas tambahan

Besaran ekuivalensi setiap tugas tambahan dan pengecualiannya wajib dicek langsung pada teks peraturan dan juknis terbaru, karena detailnya menentukan validasi.

Kasus khusus dalam pengisian rombel Dapodik

Tidak semua sekolah punya kelas yang rapi satu tingkat satu rombel. Beberapa situasi yang sering membingungkan operator:

  • Sekolah kecil dengan kelas rangkap. Di SD kecil, satu guru bisa mengajar dua tingkat di ruang yang sama. Tetap buat rombel per tingkat, lalu catat pembelajarannya sesuai kondisi nyata dan petunjuk teknis yang berlaku.
  • Rombel paralel dengan jumlah murid timpang. Jika 7A berisi 36 murid dan 7B hanya 20, pertimbangkan pemerataan sebelum data dikunci. Ketimpangan ekstrem biasanya akan dipertanyakan.
  • Murid pindah di tengah semester. Keluarkan dari rombel asal melalui mutasi resmi, jangan dihapus begitu saja, lalu masukkan ke rombel baru di sekolah tujuan.
  • Kelas inklusi. Murid berkebutuhan khusus tetap menjadi anggota rombel reguler, dengan data kebutuhan khusus yang diisi pada profil murid.

Bila ragu, catat pertanyaannya dan konsultasikan ke operator dinas atau forum operator setempat sebelum sinkronisasi.

Kesalahan umum operator

Membuat rombel fiktif. Rombel yang tidak benar-benar berjalan demi menambah jam guru adalah pelanggaran dan berisiko saat verifikasi.

Nama rombel tidak konsisten. "7A" di Dapodik tetapi "VII-1" di jadwal membuat pengecekan silang menjadi sulit.

Lupa memperbarui rombel Dapodik saat ada perubahan. Guru cuti, mutasi, atau pergantian pengampu di tengah semester harus segera diperbarui.

Mengisi pembelajaran sebelum SK terbit. Tunggu SK pembagian tugas final agar tidak bolak-balik mengubah data.

Tidak mengecek hasil validasi. Selalu baca hasil validasi sebelum sinkronisasi dan selesaikan peringatan yang muncul.

Jadwal kerja yang disarankan setiap awal semester

Waktu Kegiatan
Minggu sebelum semester Finalisasi SK pembagian tugas dan jadwal
Minggu pertama Kenaikan kelas, buat rombel, masukkan anggota
Minggu kedua Isi pembelajaran, rekap beban kerja
Minggu ketiga Validasi, perbaikan, sinkronisasi

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan sebaiknya rombel Dapodik diisi?

Di awal semester, setelah SK pembagian tugas mengajar dan jadwal pelajaran final. Mengisi terlalu awal membuat data sering diubah.

Bolehkah satu murid masuk dua rombel?

Murid hanya masuk satu rombel reguler. Rombel jenis lain, misalnya mata pelajaran pilihan atau ekstrakurikuler, mengikuti ketentuan pada versi aplikasi yang berlaku.

Bagaimana jika jam mengajar guru kurang dari 24 JP?

Cek dulu ekuivalensi tugas tambahan dan pengecualian dalam Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025. Jika masih kurang, koordinasikan dengan Kepala Sekolah dan dinas pendidikan.

Apakah perubahan guru pengampu di tengah semester harus diubah di Dapodik?

Ya. Data pembelajaran harus sesuai kondisi nyata, jadi perbarui segera dan sinkronkan.

Apakah data rombel bisa dipakai untuk menyusun jadwal?

Bisa sebagai bahan, tetapi idealnya jadwal disusun lebih dulu agar JP di Dapodik mengikuti jadwal yang benar-benar berjalan.

ASIS: Jadwal Disusun Sekali, Data Rombel Tidak Diketik Berulang

Akar masalah pengisian rombel adalah data yang dibuat di banyak tempat: SK di dokumen, jadwal di lembar kerja, daftar murid di buku wali kelas, lalu semuanya dimasukkan lagi ke Dapodik. Setiap salinan membuka peluang selisih.

ASIS membantu sekolah menyusun data akademik di satu tempat. Sekolah bisa mengimpor file ekspor Dapodik yang sudah dimiliki sebagai data awal murid, PTK, dan rombel, lalu memakai generator jadwal pelajaran tanpa bentrok untuk membagi jam mengajar secara rapi. ASIS tidak terhubung langsung ke Dapodik dan tidak mengirim data balik, sehingga operator tetap mengisi Dapodik sesuai prosedur resmi, tetapi dengan rekap jadwal dan beban mengajar yang sudah tersusun.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

Sumber: JDIH BPK, Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025; Tirto, Aturan Beban Kerja Guru 2025

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.