WAWASAN ASIS

Sekolah di Google Maps: Cara Daftar di Profil Bisnis Google

Cara mendaftarkan sekolah di Google Maps lewat Profil Bisnis Google: langkah, verifikasi, isi profil yang baik, dan cara merawat ulasan wali murid.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Digitalisasi Sekolah

Mendaftarkan sekolah di Google Maps dilakukan lewat Profil Bisnis Google (Google Business Profile): buat atau klaim profil sekolah, isi nama resmi, kategori, alamat, dan titik lokasi, lalu selesaikan verifikasi kepemilikan. Setelah terverifikasi, sekolah bisa mengelola jam layanan, foto, tautan situs, dan membalas ulasan. Prosesnya gratis.

Bagi calon wali murid, peta sering menjadi pintu pertama mengenal sekolah. Profil yang lengkap dan akurat membantu mereka menemukan lokasi, menilai suasana lewat foto, dan menghubungi sekolah di jam yang tepat. Panduan ini ditulis untuk operator atau staf yang ditugasi mengelola kehadiran digital sekolah.

Mengapa profil sekolah di Google Maps penting

  • Calon wali murid mencari dengan kata "sekolah dekat saya". Sekolah yang tidak muncul atau titiknya salah bisa terlewat.
  • Tamu dan kurir tidak tersesat. Titik lokasi yang benar mengurangi telepon "sekolahnya di sebelah mana?"
  • Informasi resmi di satu tempat. Jam layanan TU, nomor kantor, dan situs sekolah mudah ditemukan.
  • Kesan pertama. Foto gedung, kelas, dan kegiatan memberi gambaran yang lebih jujur daripada brosur.

Sebelum mendaftar: cek apakah profil sudah ada

Sering kali sekolah sudah muncul di peta karena ditambahkan warga atau alumni. Cari nama sekolah di Google Maps lebih dulu.

Kondisi Tindakan
Profil belum ada Buat profil baru
Profil ada, belum dikelola siapa pun Klaim profil tersebut
Profil ada, dikelola orang lain (misalnya mantan staf) Ajukan permintaan akses kepemilikan melalui Google
Ada dua profil ganda Kelola satu, lalu laporkan duplikatnya

Jangan membuat profil baru bila sudah ada profil lama. Profil ganda membingungkan pencari dan menyulitkan verifikasi.

Langkah mendaftarkan sekolah

1. Siapkan akun Google milik sekolah

Gunakan akun surel lembaga, bukan akun pribadi staf. Bila staf pindah tugas, akses profil tetap berada di sekolah. Tambahkan Kepala Sekolah atau operator kedua sebagai pengelola cadangan.

2. Buat atau klaim profil

Buka laman Profil Bisnis Google, lalu pilih untuk menambahkan atau mengklaim bisnis. Masukkan nama sekolah persis seperti nama resmi, misalnya "SD Negeri 3 Sukamaju", tanpa tambahan kata promosi.

3. Pilih kategori yang tepat

Pilih kategori yang paling sesuai, misalnya sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, taman kanak-kanak, madrasah, atau pesantren bila tersedia. Kategori yang tepat membantu sekolah muncul di pencarian yang relevan.

4. Isi alamat dan tandai lokasi

Tulis alamat lengkap, lalu geser penanda ke gerbang utama sekolah. Bila sekolah memiliki beberapa gerbang, pilih gerbang yang dipakai tamu.

5. Tambahkan kontak dan situs

Cantumkan nomor kantor sekolah yang dijawab pada jam kerja, serta alamat situs resmi sekolah. Hindari nomor pribadi guru atau staf.

6. Selesaikan verifikasi

Google akan meminta verifikasi untuk memastikan Bapak/Ibu benar mewakili sekolah. Metodenya bisa berbeda-beda, misalnya lewat telepon, surel, atau rekaman video lokasi. Ikuti petunjuk yang muncul. Untuk verifikasi video, rekam papan nama sekolah, lingkungan sekitar, dan bukti bahwa Bapak/Ibu memiliki akses ke ruang kantor.

Isi profil yang membuat sekolah dipercaya

Setelah terverifikasi, lengkapi profil dengan informasi berikut.

Bagian Isi yang disarankan Hindari
Nama Nama resmi sesuai izin operasional Menambah kata "terbaik", "murah", "favorit"
Jam buka Jam layanan TU, bukan jam belajar murid Mengisi 24 jam
Deskripsi Jenjang, kurikulum, program unggulan, secara faktual Klaim yang tidak bisa dibuktikan
Foto Gerbang, papan nama, kelas, perpustakaan, kegiatan Foto murid yang wajahnya jelas tanpa izin orang tua
Situs Tautan ke situs resmi sekolah Tautan ke akun pribadi
Atribut Akses ramah kursi roda bila memang tersedia Atribut yang tidak sesuai kenyataan

Pedoman Google melarang penambahan kata kunci promosi pada nama. Profil yang melanggar bisa ditangguhkan, jadi tulis apa adanya.

Contoh deskripsi profil

"SD Negeri 3 Sukamaju adalah sekolah dasar negeri yang menerapkan Kurikulum Merdeka, dengan 12 rombel, perpustakaan, dan UKS. Kegiatan ekstrakurikuler meliputi pramuka, tari daerah, dan tahfidz. Layanan TU buka Senin–Jumat pukul 07.00–14.00."

Deskripsi seperti ini singkat, faktual, dan menjawab pertanyaan yang paling sering diajukan calon wali murid. Sesuaikan dengan kondisi nyata sekolah Bapak/Ibu.

Soal foto murid

Utamakan foto kegiatan dari jauh atau dari belakang. Bila ingin menampilkan wajah murid, pastikan sekolah memiliki izin tertulis dari orang tua. Ini sejalan dengan kewajiban sekolah melindungi data pribadi anak.

Mengelola ulasan dengan bijak

Ulasan dari wali murid dan alumni akan muncul di profil. Beberapa prinsip:

  • Balas dengan sopan dan singkat. Ucapkan terima kasih untuk ulasan positif.
  • Tanggapi kritik secara profesional. Akui, jelaskan langkah perbaikan, dan undang untuk bicara langsung ke sekolah.
  • Jangan membuka data pribadi di balasan. Jangan menyebut nama murid atau detail kasus.
  • Jangan membeli atau memalsukan ulasan. Selain melanggar pedoman, ini merusak kepercayaan.
  • Laporkan ulasan yang melanggar, misalnya berisi ujaran kebencian atau tidak terkait sekolah.

Contoh balasan kritik: "Terima kasih atas masukan Bapak. Kami sedang menata ulang alur antar-jemput di gerbang depan. Silakan hubungi TU pada jam kerja agar kami bisa mendengar lebih rinci."

Merawat profil sepanjang tahun

  • Perbarui jam layanan saat libur semester dan Ramadan.
  • Unggah foto baru setiap ada kegiatan besar, misalnya masa pengenalan sekolah atau pentas akhir tahun.
  • Gunakan fitur unggahan kabar untuk pengumuman penerimaan murid baru.
  • Periksa profil setiap bulan, karena publik bisa menyarankan perubahan yang perlu ditinjau. Perubahan yang keliru, misalnya jam buka atau nomor telepon, sebaiknya segera dikoreksi.

Kesalahan umum

  • Mendaftar dengan akun pribadi staf yang kemudian pindah.
  • Titik lokasi di tengah jalan atau di rumah kepala sekolah.
  • Nomor telepon yang tidak pernah diangkat.
  • Profil ganda karena tidak mengecek lebih dulu.
  • Membiarkan ulasan negatif tanpa tanggapan berbulan-bulan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah mendaftarkan sekolah di Google Maps berbayar?

Tidak. Profil Bisnis Google dapat dibuat dan dikelola tanpa biaya.

Berapa lama verifikasi profil sekolah?

Bergantung pada metode verifikasi yang tersedia untuk lokasi Bapak/Ibu. Ada yang selesai cepat, ada yang memerlukan beberapa hari peninjauan.

Bagaimana jika profil sekolah dikuasai mantan staf?

Ajukan permintaan akses melalui Profil Bisnis Google. Pemilik saat ini akan dihubungi, dan bila tidak merespons dalam jangka waktu tertentu, sekolah dapat mengikuti langkah lanjutan yang disediakan Google.

Bolehkah menghapus ulasan negatif?

Sekolah tidak dapat menghapus ulasan sendiri. Ulasan yang melanggar pedoman bisa dilaporkan. Untuk kritik yang sah, tanggapi dengan profesional.

Apa hubungan profil peta dengan situs sekolah?

Keduanya saling menguatkan. Profil peta membantu orang menemukan sekolah, sedangkan situs sekolah memberi informasi lengkap seperti program, biaya, dan pendaftaran.

ASIS: Profil Peta yang Terhubung ke Situs Sekolah Sendiri

Banyak sekolah sudah muncul di peta, tetapi saat calon wali murid menekan tautan situs, yang muncul adalah halaman kosong, akun pribadi, atau tidak ada tautan sama sekali. Informasi penerimaan murid baru tercecer di brosur dan pesan berantai.

ASIS menyediakan situs sekolah dengan subdomain gratis, sehingga tautan di profil peta bisa mengarah ke halaman resmi yang dikelola sekolah sendiri. Bagi sekolah yang ingin memakai domain sendiri dengan pengaturan SEO, tersedia ASIS Plus seharga Rp300 ribu per tahun per lembaga, dan ASIS Pro Rp500 ribu per tahun dengan pembuat situs. Situs itu dikelola dari akun ASIS yang sama dengan administrasi sekolah, dan data sekolah tidak dijual serta tanpa iklan.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Buat situs sekolah Bapak/Ibu di asis.id.

Sumber: Pedoman representasi bisnis di Google; Pedoman kelayakan dan kepemilikan bisnis

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.