WAWASAN ASIS

SIAKAD PTKIS: Kebutuhan Khusus Kampus Islam dan STAI

SIAKAD PTKIS harus menjawab kebutuhan khas kampus Islam: pelaporan PDDikti, data EMIS, ma'had, tahfidz, dan yayasan. Simak daftar kebutuhannya.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Panduan

SIAKAD PTKIS adalah sistem informasi akademik untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta, seperti sekolah tinggi agama Islam (STAI), institut agama Islam, dan universitas Islam swasta di bawah pembinaan Kementerian Agama. Selain fungsi akademik umum seperti data mahasiswa, KRS, jadwal, nilai, dan pelaporan ke PDDikti melalui Neo Feeder, SIAKAD PTKIS perlu menampung kebutuhan khas kampus Islam: pendataan yang juga diminta Kementerian Agama, program ma'had atau asrama mahasiswa, syarat keagamaan seperti baca tulis Al-Qur'an atau hafalan, serta hubungan erat dengan yayasan yang sering juga menaungi pesantren dan madrasah.

Panduan ini merangkum kebutuhan tersebut agar pengelola kampus bisa menilai sistem dengan lebih tepat sebelum memutuskan.

Mengapa PTKIS punya kebutuhan berbeda

Secara akademik, PTKIS mengikuti standar pendidikan tinggi yang sama dengan kampus lain. Namun ada beberapa ciri yang membuat kebutuhannya khas:

  • Pembinaan dari Kementerian Agama. Koordinasi dan pendataan kelembagaan melibatkan unit di Kementerian Agama, termasuk koordinatorat wilayah untuk kampus swasta.
  • Kurikulum dengan muatan keislaman. Mata kuliah studi Islam, bahasa Arab, dan praktik ibadah menjadi bagian kurikulum.
  • Program ma'had al-jami'ah atau asrama. Banyak kampus mewajibkan mahasiswa baru tinggal di asrama dengan program pembinaan.
  • Syarat kelulusan tambahan. Misalnya sertifikat baca tulis Al-Qur'an, setoran hafalan tertentu, atau sertifikat bahasa.
  • Ekosistem yayasan. Satu yayasan sering mengelola pesantren, madrasah, dan kampus sekaligus.

Daftar kebutuhan SIAKAD PTKIS

1. Pelaporan PDDikti yang rapi

Data mahasiswa, kelas kuliah, nilai, aktivitas perkuliahan, dosen, dan kelulusan harus dilaporkan ke PDDikti melalui Neo Feeder. SIAKAD yang tersambung ke Neo Feeder mengurangi pekerjaan operator mengetik ulang dan menekan risiko data tidak sinkron, yang berdampak pada status mahasiswa dan akreditasi.

2. Kesiapan data untuk pendataan Kementerian Agama

PTKIS juga menghadapi permintaan data dari Kementerian Agama melalui sistem pendataannya. Pastikan SIAKAD bisa mengekspor data yang dibutuhkan dalam format yang mudah diolah operator. Tanyakan kepada penyedia secara jujur apakah sistemnya terhubung langsung atau hanya menyediakan ekspor.

3. Kurikulum dan mata kuliah keislaman

Sistem harus fleksibel menampung struktur kurikulum program studi keislaman, misalnya Pendidikan Agama Islam, Hukum Keluarga Islam, Ekonomi Syariah, atau Komunikasi dan Penyiaran Islam, termasuk mata kuliah praktik seperti praktik ibadah dan micro teaching.

4. Program ma'had dan asrama

Bila kampus memiliki ma'had, sistem perlu mencatat penempatan kamar, kehadiran kegiatan ma'had, pembinaan, izin keluar, dan pelanggaran tata tertib. Idealnya, catatan ini bisa dilihat oleh pembina ma'had dan bagian kemahasiswaan sesuai kewenangan.

5. Syarat keagamaan dan kelulusan

Syarat (contoh) Data yang perlu dicatat
Baca tulis Al-Qur'an Hasil tes awal, pembinaan, sertifikat
Hafalan juz tertentu Setoran per pertemuan, penguji, kelulusan
Bahasa Arab dan Inggris Nilai tes, sertifikat
Praktik ibadah Penilaian praktik
KKN dan PPL Lokasi, pembimbing, nilai

Syarat-syarat ini sebaiknya terhubung dengan proses yudisium, sehingga mahasiswa yang belum memenuhi syarat terdeteksi jauh sebelum wisuda.

6. Keuangan kampus yang transparan

Biaya kuliah, biaya ma'had, beasiswa, dan keringanan perlu tercatat rapi. Mahasiswa atau wali mentransfer ke rekening kampus dan bukti bayar diverifikasi bagian keuangan. Status pembayaran bisa menjadi salah satu syarat KRS sesuai kebijakan kampus, dengan jalur keringanan yang jelas.

7. Beasiswa dan bantuan

Data penerima beasiswa, termasuk program pemerintah dan beasiswa yayasan, perlu dicatat lengkap dengan syarat keberlanjutannya, misalnya batas IP minimal.

8. Akses untuk yayasan

Pengurus yayasan membutuhkan ringkasan kampus: jumlah mahasiswa aktif, tren pendaftaran, kondisi keuangan, dan capaian akademik, tanpa harus mengakses data pribadi mahasiswa satu per satu.

9. Komunikasi dengan mahasiswa dan wali

Mahasiswa PTKIS banyak yang berasal dari pesantren dengan orang tua yang ingin tetap mengikuti perkembangan. Pengumuman akademik dan informasi penting perlu sampai melalui kanal resmi.

Masalah umum di lapangan

Masalah Penyebab Dampak
Data PDDikti tidak sinkron Input ganda di SIAKAD dan Neo Feeder Status mahasiswa keliru, mengganggu akreditasi
Operator kewalahan musim pelaporan Pendataan berbeda diisi manual Tenggat terlewat
Syarat hafalan tercatat di buku Ma'had memakai catatan terpisah Mahasiswa baru ketahuan belum lulus syarat saat yudisium
Laporan ke yayasan terlambat Data keuangan dan akademik terpisah Keputusan yayasan tertunda
Biaya sistem membengkak Lisensi dihitung per mahasiswa Beban naik saat kampus tumbuh

Daftar pertanyaan untuk penyedia SIAKAD PTKIS

  1. Apakah sistem terhubung ke Neo Feeder PDDikti? Data apa saja yang tersinkron?
  2. Bagaimana dukungan untuk pendataan Kementerian Agama: terhubung langsung atau ekspor?
  3. Bisakah mencatat program ma'had, hafalan, dan syarat keagamaan lain?
  4. Apakah syarat kelulusan tambahan bisa dikaitkan dengan yudisium?
  5. Bagaimana skema biaya: per mahasiswa atau per lembaga?
  6. Apakah yayasan bisa melihat ringkasan tanpa mengakses data pribadi?
  7. Siapa pemilik data dan bagaimana bila kontrak berakhir?
  8. Apakah data kampus dipakai untuk iklan atau dijual?

Langkah implementasi yang realistis

  1. Audit data awal. Cocokkan data mahasiswa di arsip kampus dengan data PDDikti.
  2. Tetapkan pemilik proses. Siapa bertanggung jawab atas kurikulum, jadwal, nilai, keuangan, dan ma'had.
  3. Mulai dari inti. Data mahasiswa, kurikulum, KRS, dan nilai lebih dulu.
  4. Tambahkan modul khas. Ma'had, hafalan, dan syarat keagamaan setelah inti stabil.
  5. Latih operator dan dosen. Jadwalkan pelatihan sebelum semester berjalan.
  6. Evaluasi setiap semester. Catat masalah dan perbaikan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu SIAKAD PTKIS?

Sistem informasi akademik untuk perguruan tinggi keagamaan Islam swasta yang mengelola data akademik dan pelaporan, sekaligus menampung kebutuhan khas seperti ma'had dan syarat keagamaan.

Apakah PTKIS wajib melapor ke PDDikti?

Perguruan tinggi wajib melaporkan data ke PDDikti sesuai ketentuan. Rujuk pedoman pelaporan terbaru untuk rincian dan jadwalnya.

Apakah SIAKAD PTKIS harus terhubung ke sistem Kementerian Agama?

Tidak semua sistem terhubung langsung. Yang penting, data bisa diekspor dengan rapi sehingga operator tidak mengetik ulang. Tanyakan hal ini secara spesifik kepada penyedia.

Bagaimana mencatat hafalan mahasiswa?

Catat setoran per pertemuan, penguji, dan status kelulusan di sistem yang terhubung dengan data akademik agar terpantau sampai yudisium.

Apakah STAI kecil perlu SIAKAD lengkap?

Mulailah dari modul inti yang paling memengaruhi pelaporan dan layanan mahasiswa, lalu tambah modul lain sesuai kebutuhan dan kemampuan.

ASIS Kampus: Sistem Akademik Kampus Islam yang Tersambung ke Neo Feeder

Kampus Islam swasta sering menanggung beban ganda: pelaporan PDDikti yang menuntut ketelitian, pendataan Kementerian Agama, catatan ma'had dan hafalan yang terpisah, serta laporan untuk yayasan. Akar masalahnya sama, yaitu data yang dicatat berulang di banyak tempat.

ASIS Kampus adalah sistem akademik kampus yang terhubung ke Neo Feeder PDDikti, mulai paket ASIS Max, dengan ASIS Kampus lengkap tersedia di paket ASIS Ultra melalui tim ASIS. Perlu dicatat dengan jujur, ASIS tidak terhubung langsung ke EMIS Kementerian Agama. Bagi yayasan yang juga menaungi madrasah atau sekolah, ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, sehingga seluruh unit yayasan bisa memakai ekosistem yang sama dan dipantau melalui Ruang Yayasan.

Untuk melihat kecocokan ASIS Kampus dengan kebutuhan PTKIS atau STAI Bapak/Ibu, silakan minta demo di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.