WAWASAN ASIS

Contoh Surat Pernyataan Siswa Tidak Mengulangi Pelanggaran

Contoh surat pernyataan siswa tidak mengulangi pelanggaran untuk SD, SMP, dan SMA, lengkap dengan format, cara pengisian, dan prinsip pembinaan.

Tim Wawasan ASIS Ditinjau oleh Tim Konten ASIS Administrasi Sekolah
Ilustrasi siswa bersama guru BK dan orang tua di ruang konseling, surat pernyataan di atas meja, suasana tenang dan mendukung

Surat pernyataan siswa tidak mengulangi pelanggaran adalah dokumen tertulis berisi pengakuan murid atas suatu pelanggaran tata tertib dan komitmennya untuk memperbaiki diri, yang diketahui orang tua dan pihak sekolah. Surat ini bukan hukuman. Fungsinya adalah catatan pembinaan: ada kesepakatan yang jelas, ada saksi, dan ada tindak lanjut bila pelanggaran terulang.

Di bawah ini tersedia contoh untuk SMP/SMA, versi sederhana untuk SD, panduan pengisian, dan prinsip yang perlu dijaga agar surat ini mendidik, bukan mempermalukan.

Ilustrasi surat pernyataan siswa yang sudah ditandatangani dan berstempel, pulpen tergeletak di sampingnya

Kapan surat pernyataan dipakai

Surat pernyataan cocok untuk pelanggaran yang sudah melalui teguran lisan, misalnya:

  • terlambat berulang kali dalam sebulan,
  • membawa ponsel saat jam pelajaran padahal dilarang tata tertib,
  • membolos pada jam pelajaran tertentu,
  • merusak fasilitas sekolah karena kelalaian,
  • berkata kasar kepada teman.

Untuk kasus kekerasan, perundungan berat, atau dugaan tindak pidana, surat pernyataan bukan penyelesaian. Kasus seperti itu ditangani sesuai mekanisme penanganan kekerasan di satuan pendidikan, yang sejak Permendikdasmen 6/2026 dipimpin Kepala Sekolah bersama Pokja daerah.

Prinsip sebelum meminta murid menandatangani

  1. Dengarkan dulu. Murid diberi kesempatan menjelaskan kejadian dari sisinya.
  2. Tanpa tekanan. Surat ditulis atau diisi dalam suasana tenang, bukan di depan kelas.
  3. Libatkan orang tua. Orang tua mengetahui isi surat dan ikut menandatangani.
  4. Komitmen yang realistis. Tulis perilaku yang bisa diamati, bukan janji umum.
  5. Tidak ada denda uang. Konsekuensi bersifat edukatif, sesuai tata tertib yang sudah disosialisasikan.
  6. Rahasiakan. Surat disimpan di berkas BK atau kesiswaan, tidak ditempel atau difoto ke grup.

Contoh surat pernyataan siswa untuk SMP dan SMA

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Rizky Pratama
Kelas VIII B
NIS ............
Alamat ............

dengan ini menyatakan bahwa pada hari Selasa, 14 Oktober 2026, saya telah melanggar tata tertib sekolah, yaitu menggunakan ponsel saat jam pelajaran Matematika tanpa izin guru.

Saya menyadari bahwa perbuatan tersebut mengganggu proses belajar saya dan teman-teman. Oleh karena itu, saya berjanji:

  1. menitipkan ponsel di loker kelas sebelum jam pertama dimulai selama satu bulan ke depan,
  2. hanya memakai ponsel saat istirahat atau atas izin guru,
  3. menerima pembinaan lanjutan dari wali kelas dan guru BK bila mengulangi pelanggaran yang sama.

Surat pernyataan ini saya buat dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun.

Kota Contoh, 15 Oktober 2026

Yang membuat pernyataan Orang tua/wali
(tanda tangan) (tanda tangan)
Rizky Pratama Bapak/Ibu ............
Mengetahui, wali kelas Guru BK
(tanda tangan) (tanda tangan)
............ ............

Versi sederhana untuk SD

Untuk murid kelas rendah, surat sebaiknya ditulis dalam bahasa anak dan diisi bersama guru kelas. Contoh isi:

Saya, Nadia, kelas 3A, kemarin mendorong teman saat antre cuci tangan. Saya minta maaf kepada Salsa. Mulai besok saya akan antre dengan sabar dan meminta tolong guru bila ada yang menyerobot.

Lalu ditandatangani anak (boleh nama saja), orang tua, dan guru kelas. Untuk SD, fokusnya adalah belajar meminta maaf dan memperbaiki, bukan mencatat pelanggaran.

Panduan pengisian per bagian

Bagian Yang ditulis Yang dihindari
Identitas Nama, kelas, nomor induk NIK, nomor HP murid
Uraian kejadian Hari, tanggal, perilaku yang spesifik Label seperti "anak nakal"
Komitmen Perilaku yang bisa diamati, jangka waktu Janji umum "tidak akan nakal lagi"
Konsekuensi Pembinaan bertahap sesuai tata tertib Denda, hukuman fisik, mempermalukan
Tanda tangan Murid, orang tua, wali kelas, guru BK Saksi teman sekelas

Tindak lanjut setelah surat ditandatangani

  • Catat di riwayat kedisiplinan murid, lengkap dengan tanggal dan jenis pelanggaran.
  • Tentukan tanggal evaluasi, misalnya dua atau empat pekan kemudian.
  • Beri umpan balik positif bila murid menepati komitmennya. Ini sama pentingnya dengan mencatat pelanggaran.
  • Naikkan tahap pembinaan bila pelanggaran terulang: konseling individu, pertemuan dengan orang tua, lalu rujukan bila perlu.

Alur rujukan ke pihak lain dibahas di "Alih Tangan Kasus BK: Cara Mencatat Rujukan Murid".

Kesalahan yang sering terjadi

  • Surat pernyataan dipakai untuk setiap pelanggaran kecil, sehingga kehilangan makna.
  • Murid dipaksa menandatangani tanpa didengar penjelasannya.
  • Surat difoto dan dibagikan ke grup wali murid.
  • Tidak ada evaluasi, sehingga surat hanya menumpuk di map.

Alur penanganan sebelum surat dibuat

Surat pernyataan siswa sebaiknya menjadi tahap ketiga atau keempat, bukan langkah pertama. Contoh alur bertahap yang lazim di sekolah:

Tahap Tindakan Pelaksana
1 Teguran lisan dan nasihat Guru mapel atau guru piket
2 Pencatatan pelanggaran dan pembicaraan pribadi Wali kelas
3 Konseling individu Guru BK
4 Surat pernyataan diketahui orang tua Wali kelas, guru BK, orang tua
5 Pertemuan dengan orang tua dan Kepala Sekolah Kesiswaan, Kepala Sekolah

Dengan alur ini, murid tahu bahwa setiap tahap punya kesempatan untuk berubah. Orang tua juga tidak kaget karena sudah dihubungi sebelum surat dibuat.

Variasi isi komitmen sesuai pelanggaran

Pelanggaran Contoh komitmen yang bisa diamati
Terlambat berulang Tiba di sekolah sebelum pukul 06.55 selama empat pekan
Membolos jam pelajaran Hadir penuh dan menandatangani daftar hadir pada mapel tersebut
Merusak fasilitas Membantu memperbaiki atau merawat fasilitas bersama petugas
Berkata kasar Meminta maaf langsung dan mengikuti sesi konseling

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah surat pernyataan siswa wajib ditandatangani orang tua?

Sebaiknya ya. Tanda tangan orang tua memastikan mereka tahu kejadian dan ikut mendukung komitmen anak di rumah.

Apakah surat pernyataan siswa perlu bermeterai?

Tidak perlu. Surat ini dokumen pembinaan internal sekolah, bukan perjanjian hukum.

Siapa yang menyimpan surat pernyataan?

Guru BK atau bagian kesiswaan, dalam berkas yang aksesnya terbatas. Salinan boleh diberikan kepada orang tua.

Bagaimana jika murid menolak menandatangani?

Jangan dipaksa. Catat penolakannya, ajak bicara kembali bersama orang tua, dan cari tahu alasannya. Penolakan bisa menjadi tanda ada masalah yang belum terungkap.

Berapa lama surat pernyataan berlaku?

Sesuai jangka waktu komitmen yang ditulis, misalnya satu bulan atau satu semester. Setelah itu dievaluasi dan dicatat hasilnya.

ASIS: Catatan Pembinaan yang Tidak Tercecer di Map

Masalah utama surat pernyataan di banyak sekolah adalah jejaknya. Surat disimpan di map, wali kelas berganti, dan saat murid mengulang pelanggaran, tidak ada yang ingat bahwa ia sudah pernah berkomitmen.

ASIS menyimpan riwayat kedisiplinan dan prestasi dalam profil murid yang utuh, sehingga wali kelas, kesiswaan, dan guru BK melihat catatan yang sama sesuai perannya. Layanan BK mencatat konseling dan tindak lanjut, dan modul surat membantu menyusun dokumen dengan format seragam. Undangan ke orang tua bisa dikirim lewat notifikasi aplikasi atau pesan WhatsApp, tanpa membagikan surat ke grup.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.