WAWASAN ASIS

Tugas Wakil Kepala Sekolah: Kurikulum hingga Humas

Rincian tugas wakil kepala sekolah bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, dan humas, beserta kalender kerja, koordinasi antarbidang, dan kesalahan umum.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Kepemimpinan & Mutu

Tugas wakil kepala sekolah pada dasarnya membantu Kepala Sekolah mengelola satu bidang tertentu agar sekolah berjalan efektif. Di SMP, SMA, dan SMK, umumnya ada empat bidang: kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, dan hubungan masyarakat (humas). Sekolah kecil sering menggabungkan beberapa bidang dalam satu orang, sementara SD biasanya tidak memiliki wakasek resmi dan pembagian tugas dilakukan lewat koordinator. Jumlah dan nama bidang ditetapkan dalam SK Kepala Sekolah sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Artikel ini merinci tugas tiap bidang, kalender kerja tahunan, cara koordinasi antarbidang, dan kesalahan yang sering terjadi.

Posisi wakasek dalam struktur sekolah

Wakasek adalah guru yang diberi tugas tambahan. Ia tetap mengajar, meski biasanya dengan beban jam yang disesuaikan. Wakasek bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dan berkoordinasi dengan koordinator, wali kelas, guru BK, TU, dan Bendahara.

Bidang Mitra kerja utama
Kurikulum Guru mata pelajaran, koordinator MGMP sekolah, operator
Kesiswaan Wali kelas, guru BK, pembina OSIS dan ekstrakurikuler
Sarana prasarana TU, Bendahara, laboran, pustakawan, petugas kebersihan
Humas Komite sekolah, orang tua, dunia usaha, instansi sekitar

Tugas wakil kepala sekolah bidang kurikulum

  • Menyusun kalender pendidikan sekolah berdasarkan kalender dari dinas.
  • Mengoordinasikan penyusunan kurikulum satuan pendidikan dan dokumen pendukungnya.
  • Menyusun pembagian tugas mengajar dan jadwal pelajaran.
  • Memastikan guru menyiapkan perangkat ajar, misalnya modul ajar dan asesmen.
  • Mengoordinasikan pelaksanaan asesmen sumatif, ujian sekolah, dan pengolahan nilai rapor.
  • Mengoordinasikan kegiatan kokurikuler sesuai ketentuan terbaru.
  • Membantu Kepala Sekolah dalam supervisi akademik dan pengembangan kompetensi guru.
  • Menganalisis hasil belajar dan rapor pendidikan sebagai bahan perencanaan.

Tugas wakil kepala sekolah bidang kesiswaan

  • Mengoordinasikan penerimaan murid baru dan masa pengenalan lingkungan sekolah.
  • Menyusun dan menegakkan tata tertib bersama wali kelas dan guru BK.
  • Membina OSIS dan mengoordinasikan ekstrakurikuler.
  • Mengoordinasikan pembinaan karakter, kedisiplinan, dan budaya sekolah yang aman.
  • Mengelola data prestasi dan mendampingi murid dalam lomba.
  • Mengoordinasikan program beasiswa dan bantuan pendidikan bagi murid.
  • Menangani kasus murid bersama guru BK sesuai prosedur sekolah dan ketentuan budaya sekolah aman yang berlaku.
  • Mengoordinasikan kegiatan kelulusan dan penelusuran alumni.

Tugas wakil kepala sekolah bidang sarana prasarana

  • Menginventarisasi sarana dan prasarana, termasuk kondisi dan lokasinya.
  • Menyusun usulan kebutuhan pengadaan dan perbaikan untuk RKAS.
  • Mengatur penggunaan dan peminjaman ruang serta alat.
  • Mengoordinasikan pemeliharaan rutin gedung, listrik, air, dan kebersihan.
  • Mengusulkan penghapusan barang yang rusak berat sesuai prosedur.
  • Memastikan keselamatan lingkungan sekolah, misalnya jalur evakuasi dan alat pemadam.
  • Memperbarui data sarpras untuk keperluan pendataan.

Tugas wakil kepala sekolah bidang humas

  • Membangun komunikasi dengan orang tua dan komite sekolah.
  • Mengelola informasi publik sekolah, termasuk situs dan media sosial resmi.
  • Menjalin kemitraan dengan dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, dan instansi.
  • Untuk SMK, mengoordinasikan kerja sama tempat PKL dan penyerapan lulusan, sering bersama bidang hubungan industri.
  • Menyiapkan kunjungan tamu dan kegiatan yang melibatkan masyarakat.
  • Menangani pengaduan dan informasi yang beredar tentang sekolah.

Kalender kerja tahunan wakasek

Bulan Kurikulum Kesiswaan Sarpras Humas
Juni–Juli Kalender pendidikan, pembagian tugas, jadwal SPMB, MPLS Persiapan ruang kelas baru Rapat orang tua awal tahun
Agustus–Oktober Supervisi, perangkat ajar Pemilihan OSIS, ekstrakurikuler Pemeliharaan rutin Kemitraan program
November–Desember Asesmen semester, rapor Evaluasi kedisiplinan Inventarisasi semester Pembagian rapor
Januari–Maret Analisis hasil, kokurikuler Lomba dan prestasi Usulan RKAS Promosi sekolah, open house
April–Juni Asesmen akhir, ujian sekolah Kelulusan, alumni Penghapusan barang Acara pelepasan

Koordinasi antarbidang

Banyak kegiatan sekolah melibatkan lebih dari satu bidang. Contoh:

  • Gelar karya kokurikuler: kurikulum merancang tujuan, kesiswaan mengatur murid, sarpras menyiapkan tempat, humas mengundang orang tua.
  • Akreditasi: semua bidang menyiapkan bukti kinerja sesuai lingkupnya.
  • SPMB: kesiswaan memimpin, humas menyebarkan informasi, sarpras menyiapkan ruang, kurikulum menyiapkan rombel dan jadwal.

Rapat pimpinan pekanan yang singkat, misalnya 30 menit setiap Senin, membantu menyelaraskan agenda dan mencegah kegiatan bentrok.

Serah terima saat pergantian wakasek

Pergantian wakasek biasanya terjadi di awal tahun pelajaran. Agar program tidak terputus, siapkan berkas serah terima yang berisi:

  • daftar program yang sedang berjalan dan tenggatnya,
  • dokumen penting bidang, misalnya kalender pendidikan, data inventaris, atau daftar mitra,
  • akun dan akses aplikasi yang dipegang beserta cara memindahkannya,
  • catatan masalah yang belum selesai dan pihak yang terlibat,
  • kontak penting di dinas, komite, dan mitra.

Wakasek lama sebaiknya mendampingi penggantinya selama beberapa pekan pertama. Kepala Sekolah memastikan proses ini berjalan dan dicatat dalam berita acara.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Tugas tidak tertulis di SK sehingga terjadi saling lempar tanggung jawab.
  • Satu wakasek menangani semua hal karena bidang lain tidak aktif.
  • Wakasek sibuk administrasi dan kehilangan waktu mendampingi guru atau murid.
  • Data tiap bidang disimpan sendiri-sendiri sehingga laporan untuk Kepala Sekolah harus disusun ulang.
  • Tidak ada serah terima saat pergantian wakasek.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah setiap sekolah wajib memiliki empat wakasek?

Tidak selalu. Jumlah wakasek bergantung pada jenjang, jumlah rombel, dan kebijakan sekolah. Sekolah kecil bisa menggabungkan bidang, misalnya kurikulum dan kesiswaan dipegang satu orang.

Siapa yang mengangkat wakil kepala sekolah?

Umumnya ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. Di sekolah swasta, penetapan bisa melibatkan yayasan sesuai peraturan kepegawaian yayasan.

Berapa jam mengajar seorang wakasek?

Wakasek tetap mengajar dengan beban yang disesuaikan karena tugas tambahan. Ketentuan ekuivalensi jam mengikuti aturan yang berlaku dan kebijakan sekolah.

Apakah tugas wakil kepala sekolah di SMK berbeda?

SMK sering memiliki bidang tambahan atau penekanan khusus, misalnya hubungan industri, yang mengurus PKL, kerja sama industri, dan penyerapan lulusan.

Bagaimana menilai kinerja wakasek?

Gunakan indikator sesuai bidang, misalnya jadwal tersusun tepat waktu untuk kurikulum, data kasus dan prestasi tercatat untuk kesiswaan, atau inventaris terbarui untuk sarpras.

ASIS: Setiap Wakasek Melihat Data Bidangnya dari Sumber yang Sama

Kesulitan terbesar dalam menjalankan tugas wakil kepala sekolah adalah data yang terpisah. Wakasek Kurikulum memegang jadwal dan nilai, Wakasek Kesiswaan memegang data kasus dan prestasi, Wakasek Sarpras memegang inventaris, dan Wakasek Humas memegang kontak mitra. Saat Kepala Sekolah meminta laporan gabungan, semuanya disusun ulang.

ASIS menyediakan 45 peran pengguna, dan satu orang bisa memiliki beberapa peran dalam satu akun. Wakasek Kurikulum memakai generator jadwal pelajaran tanpa bentrok dan e-Rapor, Wakasek Kesiswaan memakai profil murid dan layanan BK, Wakasek Sarpras memakai modul sarana prasarana dan peminjaman aset, sedangkan Wakasek Humas mengelola situs sekolah dengan subdomain gratis dan pengumuman lewat notifikasi aplikasi. Kepala Sekolah memantau semuanya lewat Dashboard Goal dengan target per peran.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.