SIM MA: Modul Penting dan Prioritas Penerapan di Aliyah
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Ujian akhir madrasah MI, MTs, MA: istilah resmi terbaru, mata pelajaran yang diujikan, bentuk ujian, langkah menyusun soal, dan jadwal kerja panitia.
Ujian akhir madrasah adalah ujian di kelas akhir MI, MTs, dan MA yang menjadi salah satu dasar madrasah menetapkan kelulusan. Istilah yang dipakai Kementerian Agama dalam beberapa tahun terakhir adalah Ujian Madrasah (UM), yang diselenggarakan oleh madrasah sendiri dengan berpedoman pada Prosedur Operasional Standar (POS) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Ujian berstandar nasional yang dulu dikenal sebagai UAMBN sudah ditiadakan sejak 2021. Mata pelajaran yang diujikan mengikuti struktur kurikulum madrasah (KMA Nomor 450 Tahun 2024 sebagaimana diubah KMA Nomor 1503 Tahun 2025), termasuk rumpun Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab, dengan bentuk tertulis dan praktik. Rincian teknis selalu mengacu pada POS tahun berjalan.
Banyak orang tua dan guru baru masih menyebut "UAMBN" atau "UAM". Agar tidak salah paham, berikut ringkasannya.
| Istilah | Keterangan |
|---|---|
| UAMBN | Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional, ditiadakan sejak 2021 |
| Ujian Madrasah (UM) | Ujian yang diselenggarakan madrasah untuk kelas akhir, mengacu pada POS dari Ditjen Pendis |
| Asesmen Madrasah | Istilah yang pernah dipakai pada periode tertentu untuk penilaian akhir di madrasah |
| Tes Kemampuan Akademik (TKA) | Tes terstandar yang juga diikuti madrasah pada 2025; fungsinya berbeda dari ujian kelulusan |
Karena istilah dan aturan bisa berubah, panitia sebaiknya selalu mengunduh POS dan kisi-kisi terbaru dari kanal resmi Kementerian Agama atau kantor Kemenag kabupaten/kota.
Secara umum, ujian akhir madrasah mencakup mata pelajaran dalam struktur kurikulum kelas akhir. Ciri khas madrasah ada pada rumpun PAI dan Bahasa Arab.
Mata pelajaran umum seperti Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA/IPAS, IPS, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran lain sesuai jenjang dan peminatan. Untuk MA, cakupannya mengikuti mata pelajaran pilihan yang diambil murid.
Madrasah dapat menambahkan ujian untuk muatan lokal atau program khas, misalnya tahfidz atau kitab tertentu, sesuai kebijakan madrasah dan yayasan.
Daftar pasti, termasuk mata pelajaran yang soalnya disiapkan bersama di tingkat provinsi atau kabupaten, ditentukan dalam POS tahun berjalan. Jangan berpatokan pada daftar tahun lalu.
| Bentuk | Contoh mapel | Catatan |
|---|---|---|
| Tertulis berbasis kertas | Semua mapel | Pilihan ganda, isian, uraian |
| Tertulis berbasis komputer | Mapel yang ditetapkan madrasah | Bergantung kesiapan perangkat |
| Praktik | Fikih (praktik ibadah), Al-Qur'an Hadis (bacaan), Bahasa Arab (percakapan), Seni, PJOK | Gunakan rubrik yang jelas |
| Portofolio atau produk | Prakarya, projek | Disesuaikan kebijakan madrasah |
Kepala Madrasah menetapkan panitia lewat SK: ketua, sekretaris, penyusun soal per mapel, penelaah, pengelola naskah, dan pengolah nilai.
Tandai hal teknis yang wajib: jadwal, jumlah soal, bentuk soal, kriteria kelulusan, dan tenggat pengiriman nilai.
Kisi-kisi memuat capaian atau tujuan pembelajaran, materi, indikator soal, level kognitif, bentuk soal, dan nomor soal. Seimbangkan soal pengetahuan, aplikasi, dan penalaran.
Contoh butir Fikih MTs (fiktif):
Pak Hasan bepergian 120 km untuk urusan kerja dan tiba di kota tujuan saat waktu Zuhur. Ia berencana pulang sore hari. Salat apa yang boleh ia lakukan dengan jamak dan qasar, serta bagaimana tata caranya? Jelaskan alasannya.
Butir ini menuntut penerapan hukum, bukan sekadar hafalan definisi. Perlu dicatat, ketentuan jarak safar dan rinciannya sebaiknya mengacu pada pendapat yang diajarkan di buku pegangan madrasah.
Penelaah memeriksa kesesuaian dengan kisi-kisi, kebenaran isi, bahasa, dan kunci jawaban. Untuk soal PAI dan Bahasa Arab, telaah juga penulisan teks Arab dan harakat.
Gandakan sesuai jumlah peserta ditambah cadangan. Simpan di ruang terkunci dengan berita acara serah terima.
Gunakan daftar hadir, berita acara, dan tata tertib. Setelah koreksi, nilai diolah sesuai kriteria kelulusan yang ditetapkan madrasah.
| Waktu sebelum ujian | Kegiatan |
|---|---|
| 10–12 minggu | SK panitia, unduh POS terbaru |
| 8–10 minggu | Kisi-kisi per mapel |
| 5–8 minggu | Penulisan soal dan kunci |
| 4–5 minggu | Telaah dan revisi |
| 2–3 minggu | Penggandaan dan pengamanan naskah |
| 1 minggu | Sosialisasi tata tertib ke murid dan orang tua |
| Setelah ujian | Koreksi, olah nilai, rapat kelulusan |
Memakai POS tahun lalu. Jadwal, cakupan mapel, atau ketentuan teknis bisa berubah setiap tahun.
Soal disalin dari internet tanpa telaah. Risiko soal bocor dan isi yang tidak sesuai buku pegangan madrasah.
Ujian praktik tanpa rubrik. Penilaian praktik ibadah atau bacaan Al-Qur'an menjadi subjektif.
Nilai diolah manual di banyak berkas. Rawan salah ketik saat dipindahkan ke rapor dan ijazah.
Ujian berstandar nasional (UAMBN) ditiadakan sejak 2021. Ujian akhir kini diselenggarakan madrasah dengan berpedoman pada POS dari Ditjen Pendis.
Rujuk ketentuan resmi terbaru. Secara umum TKA berfungsi sebagai informasi capaian akademik, sedangkan kelulusan ditetapkan satuan pendidikan sesuai aturan yang berlaku.
Guru mata pelajaran di madrasah, dengan telaah sejawat. Untuk mapel tertentu, POS bisa mengatur penyusunan bersama di tingkat kelompok kerja atau wilayah.
Boleh bila madrasah siap secara perangkat dan sesuai POS. Bila tidak, ujian berbasis kertas tetap sah.
Jadwal ditetapkan dalam POS dan surat edaran tahun berjalan, biasanya pada semester genap. Cek ke kantor Kemenag setempat.
Masalah terbesar panitia ujian madrasah jarang soal menulis soal. Masalahnya, soal tersimpan di banyak berkas pribadi guru, nilai diketik ulang dari lembar koreksi ke lembar rekap, lalu diketik lagi ke rapor. Setiap pemindahan membuka peluang salah.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Guru menyimpan butir soal di bank soal, dengan bantuan AI untuk draf yang wajib ditinjau guru sebelum dipakai. Ujian bisa dijalankan lewat CBT ASIS dengan paket soal, token, dan proktor, atau panitia dapat mencetak lembar jawaban ber-QR untuk ujian kertas, dan nilai mengalir ke e-Rapor Kurikulum Merdeka tanpa ketik ulang. Untuk madrasah yang memakai RDM, paket ASIS Pro Rp500 ribu per tahun per lembaga menyediakan hosting RDM. Data murid bisa diimpor dari file ekspor EMIS yang sudah dimiliki madrasah.
ASIS gratis untuk semua sekolah dan madrasah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai rapikan ujian madrasah di asis.id.
Sumber: NU Online, Kemenag Tiadakan UAMBN 2021; NU Online, Kemenag Gelar TKA 2025; NU Online, KMA 450 Tahun 2024
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.