SIM MA: Modul Penting dan Prioritas Penerapan di Aliyah
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Memilih website sekolah SEO yang mudah ditemukan calon wali murid: masalah situs tak muncul di Google, kriteria platform, rencana konten, dan daftar cek.
Website sekolah SEO adalah situs sekolah yang dibangun dan dikelola agar mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google, terutama saat calon wali murid mencari sekolah di daerahnya. Banyak sekolah sudah punya situs, tetapi tidak muncul ketika orang mengetik "SD Islam di Sleman" atau "SMK jurusan TKJ di Bekasi". Masalahnya jarang ada pada desain. Biasanya ada pada fondasi teknis dan konten. Artikel ini membahas mengapa situs sekolah sulit ditemukan, kriteria memilih platform website sekolah SEO, rencana konten sederhana, dan daftar cek untuk kepala sekolah dan pengelola situs.
Orang tua sekarang mencari sekolah lewat ponsel. Mereka membandingkan beberapa sekolah, membaca berita kegiatan, dan mencari informasi pendaftaran. Bila situs sekolah tidak muncul, sekolah kehilangan kesempatan diperkenalkan.
Penyebab yang sering ditemukan:
Mesin pencari menilai apakah sebuah situs berguna, dapat dipercaya, dan nyaman dibuka. Situs yang jarang diperbarui dan lambat sulit bersaing.
Sebelum memikirkan teknik, pahami dulu kata kunci yang diketik orang tua. Biasanya kombinasi dari jenjang, ciri khas, dan lokasi.
| Pola pencarian | Contoh | Halaman yang perlu ada |
|---|---|---|
| Jenjang + lokasi | SD swasta di Depok | Beranda dengan alamat jelas |
| Ciri khas + lokasi | SMP tahfidz di Bogor | Halaman program unggulan |
| Jurusan + lokasi | SMK jurusan akuntansi Semarang | Halaman per konsentrasi keahlian |
| Biaya | biaya masuk SD Islam Bandung | Halaman informasi pendaftaran |
| Pendaftaran | pendaftaran murid baru SMA X | Halaman SPMB dengan jadwal |
| Nama sekolah | nama sekolah + alamat | Halaman kontak dan peta |
Setiap pola pencarian perlu dijawab oleh halaman tertentu. Bila halamannya tidak ada, sekolah tidak akan muncul untuk pencarian tersebut.
Alamat situs adalah identitas. Subdomain gratis cukup untuk memulai, sedangkan domain sendiri, misalnya berakhiran sch.id atau nama sekolah, memberi kesan lebih resmi dan mudah diingat.
Mayoritas orang tua membuka situs dari ponsel. Platform harus menampilkan halaman dengan cepat dan rapi di layar kecil.
Setiap halaman perlu judul dan deskripsi singkat yang muncul di hasil pencarian. Pengelola harus bisa mengisinya tanpa bantuan teknisi.
Situs yang sulit diperbarui akan ditinggalkan. Pilih platform yang memungkinkan TU atau guru menulis berita kegiatan semudah mengetik dokumen.
Informasi seperti jumlah rombel, program, atau kalender kegiatan sebaiknya bisa diambil dari sistem sekolah agar tidak diketik ulang dan selalu mutakhir.
Bila situs hanya dikuasai satu teknisi luar, sekolah kesulitan saat kontrak berakhir. Pilih platform yang bisa dikelola beberapa orang sesuai peran.
Situs sekolah tidak boleh menampilkan iklan pihak lain. Pastikan juga platform rutin diperbarui agar aman dari peretasan.
Konten adalah bahan bakar SEO. Tidak perlu banyak, yang penting rutin dan berguna.
| Waktu | Konten | Tujuan |
|---|---|---|
| Juli–Agustus | Berita MPLS, profil guru baru | Menunjukkan sekolah aktif |
| September–November | Kegiatan pembelajaran, prestasi lomba | Membangun kepercayaan |
| Desember–Januari | Informasi SPMB, biaya, jadwal open house | Menjaring calon wali murid |
| Februari–April | Testimoni alumni, program unggulan | Memperkuat pilihan orang tua |
| Mei–Juni | Wisuda, hasil kelulusan, rekap tahun ajaran | Menutup tahun dengan cerita |
Satu tulisan per dua pekan sudah cukup untuk menjaga situs tetap hidup.
SD fiktif Al-Falah di pinggiran kota memiliki situs yang dibuat tiga tahun lalu. Situs itu jarang diperbarui, judul halamannya hanya "Home", dan informasi pendaftaran berupa gambar brosur.
Langkah perbaikan yang dilakukan:
Beberapa bulan kemudian, situs mulai muncul untuk pencarian nama sekolah dan program tahfidz di daerahnya.
Informasi penting hanya berupa gambar. Mesin pencari sulit membaca teks di dalam gambar. Tulis informasi utama sebagai teks.
Berita kegiatan tanpa isi. Judul "Kegiatan Hari Ini" dengan lima foto tidak membantu. Tulis apa, kapan, dan mengapa kegiatan itu penting.
Mengejar desain mewah. Desain berat memperlambat situs. Kesederhanaan sering lebih efektif.
Tidak menautkan situs dari profil Google Maps dan media sosial. Tautan ini membantu orang tua dan mesin pencari menemukan situs.
| Pertanyaan | Ya/Tidak |
|---|---|
| Alamat situs jelas dan dikuasai sekolah? | |
| Halaman cepat dibuka di ponsel? | |
| Judul dan deskripsi per halaman bisa diatur? | |
| Ada halaman program, pendaftaran, dan kontak? | |
| Konten diperbarui minimal dua pekan sekali? | |
| Lebih dari satu orang bisa mengelola situs? | |
| Tanpa iklan pihak lain? | |
| Situs ditautkan dari Google Maps dan media sosial? |
Tidak ada waktu pasti. Situs yang rutin diperbarui dan berisi informasi jelas biasanya mulai muncul untuk pencarian nama sekolah lebih dulu, lalu untuk pencarian yang lebih umum.
Tidak wajib. Subdomain gratis cukup untuk memulai. Domain sendiri membantu identitas dan kesan resmi.
Tim kecil berisi TU, guru penulis, dan satu penanggung jawab dari pimpinan. Hindari bergantung pada satu orang.
Tidak perlu panjang, tetapi harus berisi. Tiga sampai lima paragraf yang menjelaskan kegiatan sudah cukup.
Tidak harus. Fondasi SEO dan konten rutin bisa membawa situs muncul secara alami, meski butuh waktu.
Akar masalah situs sekolah yang tak ditemukan adalah situs yang terpisah dari kehidupan sekolah: dibuat sekali oleh pihak luar, jarang diperbarui, dan informasinya harus diketik ulang setiap kali ada perubahan.
ASIS menyediakan situs sekolah dengan subdomain gratis yang dikelola dari akun yang sama dengan sistem sekolah, sehingga TU dan guru bisa memperbaruinya sesuai peran masing-masing. Untuk sekolah yang ingin lebih serius soal pencarian, paket ASIS Plus seharga Rp300 ribu per tahun menyediakan domain sendiri dan pengaturan SEO, sedangkan ASIS Pro seharga Rp500 ribu per tahun menambahkan pembuat situs dan dukungan prioritas. Semua paket dihitung per tahun per lembaga, bukan per murid, dan situs bebas iklan.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
SIM MA adalah sistem informasi manajemen madrasah aliyah. Kenali modul pentingnya, cara menentukan prioritas, dan urutan penerapan per semester.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.