Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
AKMI asesmen kompetensi madrasah dijelaskan: empat kompetensi yang diukur, bedanya dengan ujian, cara bersiap, dan memakai hasilnya untuk perbaikan.
AKMI asesmen kompetensi madrasah adalah asesmen yang diselenggarakan Kementerian Agama untuk memetakan kemampuan murid madrasah dalam empat kompetensi: literasi membaca, numerasi, sains, dan sosial budaya. AKMI bukan ujian kelulusan. Hasilnya dipakai sebagai data diagnostik, yaitu bahan bagi madrasah dan pemangku kebijakan untuk memperbaiki pembelajaran. Pada pelaksanaan awal tahun 2021 untuk jenjang MI, Kemenag melaporkan AKMI diikuti 12.809 madrasah ibtidaiyah di 34 provinsi.
Artikel ini menjelaskan tujuan AKMI, apa yang diukur, cara madrasah bersiap tanpa "drilling" soal, dan yang paling penting: cara memakai hasilnya.
Madrasah memiliki kekhasan yang tidak sepenuhnya tergambar dalam asesmen umum, misalnya penguatan nilai keagamaan dan moderasi beragama. AKMI dirancang untuk memberi potret kompetensi murid madrasah sekaligus memperhatikan kekhasan tersebut.
Tujuan utamanya dapat diringkas menjadi tiga:
| Kompetensi | Gambaran umum | Contoh kemampuan yang dilatih di kelas |
|---|---|---|
| Literasi membaca | Memahami, menggunakan, dan merefleksikan teks | Menemukan gagasan utama, menyimpulkan isi bacaan |
| Numerasi | Menggunakan matematika dalam konteks nyata | Membaca tabel dan grafik, memecahkan soal cerita |
| Sains | Memahami gejala alam dan cara kerja ilmiah | Mengamati, menduga, menjelaskan dengan bukti |
| Sosial budaya | Memahami kehidupan sosial dan keberagaman, termasuk moderasi beragama | Menghargai perbedaan, menganalisis masalah sosial sekitar |
Kompetensi ini tidak terikat pada satu mata pelajaran. Literasi membaca, misalnya, dibangun lewat Bahasa Indonesia, Akidah Akhlak, Fikih, IPA, dan semua mata pelajaran yang memakai teks.
Banyak kebingungan muncul karena AKMI disamakan dengan ujian. Perbedaannya jelas.
| Aspek | AKMI | Ujian akhir madrasah |
|---|---|---|
| Tujuan | Diagnostik dan pemetaan mutu | Menentukan kelulusan atau capaian akhir |
| Yang diukur | Kompetensi lintas mata pelajaran | Capaian pembelajaran mata pelajaran |
| Dampak pada murid | Tidak menentukan kelulusan | Menjadi salah satu dasar kelulusan |
| Penggunaan hasil | Perbaikan pembelajaran dan kebijakan | Laporan hasil belajar murid |
Karena tidak menentukan kelulusan, AKMI asesmen kompetensi madrasah sebaiknya dijalani apa adanya. Hasil yang jujur jauh lebih berguna daripada hasil yang "dipoles". Madrasah yang membantu murid secara berlebihan justru kehilangan peta kelemahan yang sebenarnya.
Jenjang, kelas, dan cara pemilihan peserta mengikuti petunjuk teknis Kemenag pada tahun pelaksanaan. Pada pelaksanaan awal, misalnya, sebagian madrasah menjadi peserta dan sebagian lain menjadi kelompok pembanding untuk mengevaluasi dampak program. Untuk tahun berjalan, rujuk juknis dan pengumuman terbaru dari Kemenag pusat, kantor wilayah, atau kantor Kemenag kabupaten/kota.
Persiapan terbaik bukan latihan soal massal menjelang hari pelaksanaan, melainkan membangun kebiasaan berpikir sepanjang tahun.
Bila AKMI dilaksanakan dengan perangkat komputer, siapkan hal teknis berikut sesuai juknis:
| Persiapan | Penanggung jawab | Catatan |
|---|---|---|
| Data murid akurat | Operator | Pastikan data peserta sesuai data resmi |
| Perangkat dan jaringan | Proktor atau teknisi | Uji coba beberapa hari sebelumnya |
| Jadwal dan ruang | Wakil kurikulum | Hindari bentrok dengan kegiatan lain |
| Pengenalan format | Guru kelas atau wali kelas | Kenalkan cara mengerjakan, bukan menghafal soal |
AKMI asesmen kompetensi madrasah hanya bermanfaat bila setiap pihak tahu perannya, sebelum dan sesudah pelaksanaan.
| Pihak | Sebelum pelaksanaan | Sesudah hasil keluar |
|---|---|---|
| Kepala Madrasah | Memastikan kesiapan data, ruang, dan perangkat | Memimpin pembahasan hasil dan menetapkan prioritas |
| Wakil kurikulum | Menyusun jadwal dan mengoordinasikan guru | Memasukkan tindak lanjut ke rencana pembelajaran |
| Guru mata pelajaran | Membiasakan membaca, bernalar, dan memecahkan masalah | Menyesuaikan strategi mengajar sesuai kompetensi yang lemah |
| Operator | Memeriksa data peserta | Mengarsipkan hasil agar bisa dibandingkan antartahun |
| Orang tua | Menenangkan anak, menjelaskan bahwa ini bukan ujian | Mendukung kebiasaan membaca di rumah |
Yang perlu dijaga, murid tidak boleh merasa tertekan. Sampaikan bahwa asesmen ini membantu madrasah mengajar lebih baik, bukan menilai pribadi mereka.
Bagian ini paling sering terlewat. Hasil diterima, dibaca sekilas, lalu disimpan. Padahal, nilai sebenarnya dari AKMI asesmen kompetensi madrasah ada pada tindak lanjutnya.
Madrasah juga dapat mengikuti asesmen yang diselenggarakan pemerintah secara nasional. Mulai 2026, Asesmen Nasional digabung dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Informasi umum tentang asesmen nasional ada di artikel asesmen nasional AKM dan survei karakter. Pastikan madrasah memahami jadwal dan ketentuan masing-masing agar tidak tumpang tindih.
Tidak. AKMI bersifat diagnostik untuk perbaikan pembelajaran dan pemetaan mutu, bukan penentu kelulusan.
Kepesertaan mengikuti juknis Kemenag pada tahun pelaksanaan. Tanyakan ke kantor Kemenag kabupaten/kota untuk kepastian.
Tidak perlu. Yang lebih berguna adalah membiasakan membaca, bernalar, dan memecahkan masalah dalam pembelajaran sehari-hari.
AKMI diselenggarakan Kemenag untuk madrasah dan memasukkan kompetensi sosial budaya. Asesmen Nasional diselenggarakan secara nasional dan sejak 2026 digabung dengan TKA.
Jadikan titik awal. Pilih satu atau dua kompetensi prioritas, susun tindakan, lalu pantau perkembangannya secara rutin.
Hasil asesmen sering berhenti di laporan karena madrasah tidak punya data harian yang bisa dibandingkan. Nilai tersebar di buku guru, presensi di kertas, dan catatan perkembangan murid hilang ketika wali kelas berganti.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Madrasah dapat mengimpor file ekspor EMIS yang sudah dimiliki, lalu mengelola presensi, e-Rapor Kurikulum Merdeka, dan bank soal dengan bantuan AI yang wajib ditinjau guru dalam satu akun. Dashboard Goal membantu Kepala Madrasah menetapkan target perbaikan, misalnya penguatan literasi, dan memantaunya per peran. Untuk bacaan, Pustaka menyediakan buku pelajaran pemerintah BSE/SIBI.
ASIS gratis untuk semua sekolah dan madrasah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Sumber: Antara: Kemenag gelar asesmen kompetensi di 12.809 madrasah ibtidaiyah
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.