Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Alternatif CARDS sekolah: perbandingan faktual CARDS (Cazh) dan ASIS per Oktober 2026, dari model harga, pembayaran, kartu, presensi, sampai rapor.
Kepala sekolah yang mencari alternatif CARDS sekolah umumnya sedang menimbang dua hal: apakah sekolah benar-benar butuh ekosistem kartu dan pembayaran digital, dan berapa biaya totalnya bila harga baru diketahui setelah demo. Halaman ini menyajikan fakta CARDS dari PT Cazh Teknologi Inovasi per Oktober 2026, membandingkannya dengan ASIS secara setara, dan menjelaskan kapan CARDS tetap menjadi pilihan yang masuk akal.
CARDS adalah sistem sekolah dari PT Cazh Teknologi Inovasi. Segmennya mencakup TK/RA sampai SMA/MA/SMK, madrasah, pesantren, dan yayasan.
Kekuatan CARDS ada pada pembayaran dan kartu. Situs resminya mencantumkan 30 modul, di antaranya:
Platform tidak dirinci di situs, tetapi disebutkan ada aplikasi orang tua dan aplikasi kasir kantin.
CARDS cocok untuk sekolah atau pesantren yang ingin seluruh transaksi berjalan nontunai: SPP, uang saku, dan belanja kantin. Lembaga dengan tim TI yang ingin menghubungkan sistem lain lewat API juga diuntungkan.
Per Oktober 2026, harga CARDS tidak dipublikasikan. Halaman harganya menjelaskan bahwa biaya mengikuti jumlah murid atau santri dan staf, modul yang aktif, serta kartu dan perangkat. Penawaran diberikan setelah demo. Artinya, biaya akan naik seiring bertambahnya murid, dan sekolah perlu menghitung ulang setiap tahun ajaran.
Kartu RFID, mesin presensi, dan kasir kantin membutuhkan pengadaan, perawatan, dan penggantian kartu hilang. Untuk sekolah dengan 150 murid di kecamatan, investasi ini sering terasa berlebihan.
Sebagian yayasan lebih suka uang masuk langsung ke rekening sekolah tanpa perantara, lalu diverifikasi Bendahara.
ASIS menyatukan empat aplikasi dalam satu akun: asis.id (web), ASIS Mobile (Android), Pustaka, dan Studio. Sekolah memilih modul yang dibutuhkan dari 57 modul, dengan 45 peran pengguna agar tiap orang hanya melihat menu dan data yang ia perlukan.
Fitur yang setara dengan kebutuhan pengguna CARDS:
Harga ASIS dipublikasikan, per tahun per lembaga: ASIS Rp0 (semua aplikasi), ASIS Plus Rp300 ribu, ASIS Pro Rp500 ribu, ASIS Max Rp1 juta, dan ASIS Ultra lewat tim. Jumlah murid tidak memengaruhi harga.
| Aspek | CARDS (Cazh) | ASIS |
|---|---|---|
| Model harga | Mengikuti jumlah murid/staf, modul, dan perangkat | Per tahun per lembaga, tidak dihitung per murid |
| Harga dipublikasikan | Tidak, penawaran setelah demo | Ya, mulai Rp0 |
| Jumlah modul | 30 modul | 57 modul (7 inti, 50 opsional) |
| Pembayaran SPP | VA, QRIS, e-wallet, kartu | Transfer ke rekening sekolah + unggah bukti |
| Cicilan SPP | Ada (FlexyCazh) | Tidak ada |
| Kartu RFID dan kantin nontunai | Ada | Kantin/koperasi ada; tanpa kartu RFID |
| Presensi | RFID, QR, wajah, per mapel | QR, wajah, GPS, fingerprint, per mapel |
| Rapor dan tahfidz | Ada | Ada (e-Rapor Kurikulum Merdeka, tahfidz) |
| Integrasi | REST API dan webhook | Konektor asisten AI (MCP) |
| Uji coba | Demo gratis, syarat uji coba tidak dirinci | Langsung daftar paket Rp0 |
Data dapat berubah; hubungi kami bila ada koreksi.
CARDS mungkin pilihan yang lebih baik bila:
Ekosistem kartu dan kantin CARDS tergolong matang. Bila kebutuhan itu inti, wajar memilih CARDS meski biayanya bergantung pada skala.
Saat menimbang alternatif CARDS sekolah, bandingkan biaya total, bukan hanya harga langganan. Untuk sistem berbasis kartu, masukkan juga pengadaan kartu awal, kartu pengganti yang hilang setiap semester, mesin presensi atau pembaca kartu, serta perangkat kasir kantin. Untuk sistem berbasis transfer, masukkan waktu Bendahara memverifikasi bukti bayar.
Tuliskan semuanya dalam satu lembar untuk tiga tahun ajaran, lalu bawa ke rapat bersama yayasan dan komite. Dengan angka di atas kertas, keputusan lebih mudah dipertanggungjawabkan.
Panduan impor tersedia di Panduan ASIS di asis.id.
Per Oktober 2026, CARDS tidak mempublikasikan harga. Biaya mengikuti jumlah murid dan staf, modul aktif, serta kartu dan perangkat, dan penawaran diberikan setelah demo.
Untuk tagihan sekolah, tidak; QRIS dan virtual account saat ini tersedia untuk tagihan kampus di ASIS Kampus. Di sekolah, orang tua transfer langsung ke rekening sekolah lalu mengunggah bukti bayar untuk diverifikasi Bendahara.
ASIS menyediakan paket Rp0 berisi semua aplikasi, termasuk presensi, keuangan, kantin dan koperasi, serta e-Rapor. Paket berbayar per lembaga hanya untuk kebutuhan tambahan seperti domain sendiri.
Tidak wajib. Presensi bisa memakai pindai QR atau pengenalan wajah dengan perangkat yang sudah ada.
Bisa. Pesantren juga dapat memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS untuk wali santri, dengan fitur presensi, hafalan, izin, tabungan, dan tagihan.
Banyak sekolah tertarik pada sistem nontunai, lalu kaget ketika biaya naik setiap kali jumlah murid bertambah atau kartu perlu diganti. Akar masalahnya adalah model biaya yang melekat pada skala dan perangkat.
ASIS mengambil jalan berbeda: teknologinya gratis, biaya paket dihitung per lembaga, dan data dicatat sekali lalu dipakai berkali-kali. Presensi, tagihan, kantin, tahfidz, dan e-Rapor berada dalam satu akun, sementara uang orang tua masuk langsung ke rekening sekolah tanpa potongan dari ASIS.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Sumber: CARDS untuk sekolah; Halaman harga CARDS, diakses 18 Oktober 2026.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.