WAWASAN ASIS

Aplikasi Basmalah: Gratis untuk Pesantren, Madin, dan TPQ

Mengenal aplikasi Basmalah dari ekosistem ASIS: gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, berisi kabar santri untuk wali dari presensi hingga hafalan.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Pesantren

Aplikasi Basmalah adalah aplikasi gratis dari ekosistem ASIS untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia di Google Play. Basmalah menjembatani pondok dan rumah: wali santri bisa melihat presensi belajar, pengajian, dan salat; hafalan dan progres kitab; nilai dan rapor; kesehatan; izin dan kepulangan; besuk dan kiriman; tabungan dan uang jajan; tagihan dan bukti bayar; serta pengumuman. Halaman ini menjelaskan mengapa Basmalah dibuat, apa yang dilihat wali santri, bagaimana lembaga memulainya, dan contoh pemakaian di pondok, madin, dan TPQ.

Mengapa pesantren butuh aplikasi sendiri

Pesantren berbeda dari sekolah umum. Santri belajar hampir sepanjang hari, dari salat Subuh berjemaah, kajian kitab, sekolah formal, setoran hafalan, hingga belajar malam. Banyak santri tinggal di asrama, jauh dari orang tua. Kebutuhan informasinya pun khas:

  • wali ingin tahu apakah anaknya sehat dan mengikuti salat berjemaah,
  • wali ingin melihat perkembangan hafalan, bukan hanya nilai rapor,
  • urusan izin pulang, jadwal besuk, dan kiriman perlu tertib,
  • uang jajan dan tabungan santri perlu tercatat jelas,
  • syahriah dan tagihan lain perlu bukti yang rapi.

Aplikasi sekolah umum biasanya tidak dirancang untuk kebutuhan ini. Karena itu ASIS menghadirkan Basmalah secara khusus untuk lembaga pendidikan pesantren dan keagamaan.

Apa yang dilihat wali santri

Kategori Contoh kabar
Presensi Kehadiran belajar, pengajian, dan salat
Hafalan Setoran dan capaian hafalan
Progres kitab Kitab yang sedang dikaji dan sampai bab mana
Nilai dan rapor Hasil belajar per periode
Kesehatan Catatan saat santri sakit atau berobat
Izin dan kepulangan Izin keluar, jadwal pulang, kembali ke pondok
Besuk dan kiriman Jadwal besuk, kiriman yang diterima
Tabungan dan uang jajan Saldo dan pemakaian
Tagihan dan bukti bayar Tagihan, unggah bukti transfer
Pengumuman Kabar resmi dari lembaga

Pembayaran dilakukan langsung ke rekening lembaga. Wali mengunggah bukti bayar, lalu bendahara lembaga memverifikasi. Tidak ada potongan biaya transaksi dari ASIS.

Cara memulai: sederhana untuk wali

Alur bagi wali santri dibuat sesingkat mungkin:

  1. Pasang aplikasi Basmalah dari Google Play.
  2. Pindai kode QR yang dibagikan pesantren.
  3. Masuk dengan nomor HP atau surel yang didaftarkan ke pesantren.
  4. Data anak tersambung, dan kabar mulai bisa dilihat.

Kunci keberhasilannya ada di lembaga: nomor HP atau surel wali harus terdaftar dengan benar sebelum QR dibagikan. Panduan lengkap untuk wali dibahas di artikel "Basmalah Wali Santri: Cara Masuk dan Menyambungkan Data Anak".

Contoh pemakaian di tiga jenis lembaga

Pondok pesantren berasrama

Pondok fiktif di Jombang dengan 400 santri memakai Basmalah untuk mencatat salat berjemaah, setoran hafalan, dan izin pulang. Sebelumnya, wali sering menelepon pengurus untuk menanyakan kabar anak. Kini wali membuka aplikasi lebih dulu, dan pengurus hanya menerima pertanyaan yang benar-benar perlu.

Urusan uang jajan juga lebih tertib. Wali melihat saldo tabungan anak, sehingga tidak ada lagi kiriman ganda karena tidak tahu saldo masih cukup.

Madrasah diniyah sore

Madin fiktif di Pekalongan berjalan sore hari setelah murid pulang sekolah formal. Ustaz mencatat presensi dan progres kitab. Orang tua yang bekerja bisa melihat apakah anaknya hadir dan sampai bab mana pelajaran fikihnya, tanpa harus datang ke madrasah.

TPQ di kampung

TPQ fiktif di Sidoarjo dengan 80 santri memakai Basmalah untuk presensi mengaji dan catatan hafalan surah pendek. Syahriah bulanan dicatat sebagai tagihan, dan orang tua mengunggah bukti transfer. Ustazah tidak lagi mencatat iuran di buku tulis yang mudah hilang.

Siapa mencatat apa di lembaga

Kabar yang dilihat wali hanya sebaik catatan pengurus. Sebelum memakai aplikasi Basmalah, bagi tugas dengan jelas:

Kabar Pencatat yang lazim
Presensi belajar dan pengajian Ustaz atau wali kelas/halaqah
Presensi salat berjemaah Pengurus keamanan atau ibadah
Hafalan Muhafiz atau pembimbing tahfidz
Progres kitab Ustaz pengampu kitab
Kesehatan Petugas kesehatan pondok
Izin, kepulangan, besuk Pengurus keamanan atau sekretariat
Tabungan dan uang jajan Bendahara atau pengurus koperasi
Tagihan dan bukti bayar Bendahara

Pembagian ini bisa disesuaikan dengan struktur pondok masing-masing. Yang penting, setiap kategori punya penanggung jawab, sehingga tidak ada kabar yang terlewat dan tidak ada yang dicatat dua kali.

Bagaimana Basmalah terhubung dengan ASIS

Basmalah adalah bagian dari ekosistem ASIS. Lembaga yang juga mengelola sekolah formal, misalnya pesantren dengan MTs dan MA, bisa memakai ASIS untuk unit sekolah formalnya. Prinsipnya sama: data dicatat sekali, dipakai berkali-kali. Untuk pembahasan aplikasi pesantren dan TPQ secara umum, baca "Aplikasi Pesantren Gratis untuk Pengurus dan Wali Santri" dan "Aplikasi TPQ Gratis untuk Presensi, Hafalan, dan Laporan".

Persiapan lembaga sebelum peluncuran

  • Data santri dan kelas atau halaqah sudah rapi.
  • Nomor HP atau surel wali sudah diperiksa.
  • Ditentukan pengurus yang mencatat presensi, hafalan, dan kesehatan.
  • Bendahara siap memverifikasi bukti bayar.
  • Kode QR siap dibagikan saat pertemuan wali atau penjemputan santri.
  • Ada kesepakatan kabar apa yang dibagikan dan seberapa sering.

Kesalahan yang sering terjadi

Semua kategori diisi sekaligus. Pengurus kewalahan. Mulailah dari presensi dan hafalan, lalu tambahkan kategori lain.

Catatan hafalan tidak konsisten. Sepakati format pencatatan, misalnya per juz, per surah, atau per halaman, agar wali tidak bingung.

Wali tidak didampingi. Banyak wali santri berusia lanjut atau jarang memakai aplikasi. Sediakan pengurus yang membantu saat hari pertama.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah aplikasi Basmalah benar-benar gratis?

Ya. Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ.

Di mana mengunduh Basmalah?

Basmalah tersedia di Google Play untuk ponsel Android.

Bagaimana wali santri bisa masuk?

Wali memindai QR dari pesantren, lalu masuk dengan nomor HP atau surel yang didaftarkan. Data anak langsung tersambung.

Apakah pembayaran syahriah melalui aplikasi dipotong biaya?

Tidak. Wali mentransfer langsung ke rekening lembaga dan mengunggah bukti bayar, tanpa potongan dari ASIS.

Apakah data santri aman?

Data santri tidak dijual dan aplikasi tanpa iklan.

ASIS: Basmalah, Agar Wali Tenang dan Pengurus Ringan

Jarak antara pondok dan rumah sering melahirkan kecemasan. Wali ingin tahu kabar anak, pengurus kewalahan menjawab telepon, dan catatan hafalan, kesehatan, serta uang jajan tersebar di banyak buku.

Basmalah hadir dari ekosistem ASIS untuk menyatukan kabar itu: presensi belajar, pengajian, dan salat; hafalan dan progres kitab; kesehatan; izin dan kepulangan; tabungan; serta tagihan dengan unggah bukti bayar. Wali cukup memindai QR dari pesantren, dan data anak langsung tersambung.

Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, dan ASIS gratis untuk semua sekolah. Pelajari selengkapnya di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.