Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan aplikasi BK sekolah: cara mencatat konseling yang aman, menjaga kerahasiaan, menyusun tindak lanjut, dan memilih fitur yang tepat.
Aplikasi BK sekolah adalah alat bantu guru Bimbingan dan Konseling untuk mencatat layanan, sesi konseling, kunjungan rumah, dan tindak lanjut secara rapi, dengan akses yang dibatasi hanya untuk pihak yang berhak. Nilai utamanya bukan sekadar menggantikan buku catatan, tetapi menjaga dua hal sekaligus: kerahasiaan murid dan kesinambungan layanan dari tahun ke tahun.
Panduan ini membahas apa yang perlu dicatat, bagaimana menjaga kerahasiaan, contoh format catatan, serta kriteria memilih aplikasi yang sesuai dengan praktik BK di sekolah Indonesia.
Layanan BK di sekolah mencakup bidang pribadi, sosial, belajar, dan karier, sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Satu guru BK bisa melayani ratusan murid. Tanpa pencatatan yang baik, beberapa masalah sering muncul:
| Jenis catatan | Isi minimal | Siapa yang boleh melihat |
|---|---|---|
| Asesmen kebutuhan | Hasil angket, minat, gaya belajar | Guru BK, wali kelas (ringkasan) |
| Konseling individual | Tanggal, topik umum, ringkasan, rencana | Guru BK yang menangani |
| Konseling kelompok | Topik, peserta, hasil | Guru BK |
| Konsultasi orang tua | Tanggal, pokok pembicaraan, kesepakatan | Guru BK, Kepala Sekolah bila perlu |
| Kunjungan rumah | Tujuan, temuan, tindak lanjut | Guru BK, Kepala Sekolah |
| Alih tangan kasus | Pihak rujukan, alasan, status | Guru BK, Kepala Sekolah |
| Layanan karier | Minat lanjutan studi, rencana | Guru BK, wali kelas |
Prinsipnya: catat secukupnya untuk menjamin layanan berkelanjutan, bukan semua detail percakapan.
Asas kerahasiaan adalah fondasi kepercayaan murid kepada guru BK. Aplikasi yang baik membantu, tetapi kebiasaan pengguna tetap menentukan.
Hindari label seperti "anak nakal" atau "keluarga bermasalah". Tuliskan perilaku yang teramati dan kata-kata murid bila relevan. Catatan faktual lebih adil dan lebih aman bila suatu saat dibaca pihak lain dalam proses resmi.
Berikut contoh catatan dengan nama fiktif yang bisa dijadikan pola.
| Kolom | Contoh isi |
|---|---|
| Murid | Dimas (kelas 8B) |
| Tanggal | Senin, pekan ke-3 semester ganjil |
| Sumber rujukan | Inisiatif murid |
| Bidang | Belajar |
| Ringkasan | Dimas merasa tertinggal di Matematika sejak pindah sekolah. Ia malu bertanya di kelas. |
| Kesepakatan | Dimas mencoba bertanya satu kali per pekan; guru BK berkoordinasi dengan guru Matematika tentang tutor sebaya. |
| Tindak lanjut | Pertemuan kedua dua pekan lagi |
| Status | Berjalan |
Catatan seperti ini cukup ditulis lima menit setelah sesi. Bagian "tindak lanjut" yang memiliki tanggal sangat penting agar tidak terlupa.
Dengan alur ini, guru BK bisa melihat dalam satu layar kasus mana yang masih terbuka dan mana yang sudah selesai.
Wali kelas sering menjadi pihak pertama yang melihat perubahan perilaku murid, misalnya sering melamun, nilai turun tajam, atau menarik diri dari teman. Sepakati cara merujuk yang resmi, misalnya formulir rujukan singkat di aplikasi, bukan cerita lisan di ruang guru. Rujukan tertulis memastikan informasi tidak hilang dan guru BK bisa merespons dengan tepat waktu.
Saat membandingkan aplikasi, perhatikan hal berikut:
Wali kelas cukup menerima ringkasan atau rekomendasi yang membantu pendampingan di kelas. Isi sesi konseling tetap menjadi wewenang guru BK.
Keselamatan murid diutamakan. Guru BK melaporkan kepada Kepala Sekolah dan pihak yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku, lalu mencatat langkah yang diambil.
Bisa. Di SD yang belum memiliki guru BK khusus, guru kelas dapat mencatat perkembangan sosial dan rujukan, dengan akses yang tetap dibatasi.
Simpan selama murid masih bersekolah agar layanan berkesinambungan. Ikuti kebijakan arsip sekolah dan ketentuan yang berlaku untuk penyimpanan setelah murid lulus.
Gunakan rekap jumlah layanan per bidang dan per bulan, lalu lengkapi dengan analisis singkat tentang kebutuhan yang paling sering muncul.
Masalah utama pencatatan BK adalah catatan yang tercecer di buku pribadi dan pesan singkat, sehingga riwayat murid terputus dan kerahasiaan sulit dijaga. Saat guru BK berganti, layanan pun harus dimulai lagi dari awal.
ASIS memiliki modul layanan BK yang tersambung dengan profil murid yang utuh. Dengan 45 peran pengguna, setiap orang hanya melihat menu dan data yang ia perlukan, sehingga catatan konseling tidak terbuka untuk pengguna yang tidak berkepentingan. Data murid diambil dari data induk yang sama, sehingga tidak perlu diketik ulang, dan riwayat layanan tetap utuh saat murid naik kelas. Data sekolah tidak dijual dan tanpa iklan.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai rapikan layanan BK sekolah Bapak/Ibu di asis.id.
Sumber: Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.