Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Mengenal ASIS aplikasi sekolah: empat aplikasi dalam satu akun, 57 modul, 45 peran, prinsip data dicatat sekali, dan visi teknologi gratis untuk sekolah.
ASIS aplikasi sekolah adalah platform manajemen sekolah Indonesia yang menyatukan administrasi, pembelajaran, dan komunikasi dengan orang tua dalam satu akun. Di dalamnya ada empat aplikasi yang saling tersambung: asis.id (web), ASIS Mobile (Android), Pustaka untuk buku pelajaran digital, dan Studio untuk aktivitas belajar interaktif. Halaman ini menjelaskan apa itu ASIS, bagaimana keempat aplikasinya bekerja bersama, prinsip yang mendasarinya, dan ke mana visi ASIS diarahkan. Bila Bapak/Ibu baru mendengar nama ASIS dan ingin gambaran utuh sebelum mencoba, mulailah dari sini.
ASIS dibangun untuk satu persoalan yang dialami hampir setiap sekolah: data yang sama diketik berkali-kali. Nama murid ditulis di buku induk, diketik lagi di daftar hadir, disalin ke lembar nilai, lalu diketik ulang di rapor dan tagihan. ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Data murid yang sudah masuk dipakai bersama oleh presensi, nilai, keuangan, layanan BK, hingga situs sekolah. Taglinenya: "Teknologinya gratis, kemajuannya kita bangun bersama."
Satu akun ASIS membuka akses ke empat aplikasi. Guru tidak perlu mengingat empat kata sandi, dan data tidak perlu dipindahkan dari satu sistem ke sistem lain.
| Aplikasi | Bentuk | Fungsi utama | Pengguna utama |
|---|---|---|---|
| asis.id | Web | Pusat administrasi: data murid, presensi, nilai, keuangan, situs sekolah | Operator, TU, Kepala Sekolah, guru |
| ASIS Mobile | Android | Presensi, kabar, tugas, dan informasi harian di ponsel | Guru, orang tua, murid |
| Pustaka | pustaka.asis.id | Perpustakaan digital berisi buku pelajaran pemerintah (BSE/SIBI) | Murid, guru |
| Studio | studio.asis.id | 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif | Guru, murid |
Di web, operator mengimpor data dari file ekspor Dapodik atau EMIS yang sudah dimiliki sekolah, lalu mengatur rombel, jadwal, dan peran pengguna. ASIS tidak terhubung langsung ke Dapodik atau EMIS dan tidak mengirim data balik; sekolah cukup mengimpor file yang sudah ada.
Guru mencatat presensi, orang tua menerima notifikasi, dan murid melihat tugas dari ponsel Android. Notifikasi aplikasi gratis tanpa batas dan punya jam tenang.
Pustaka menyediakan buku pelajaran pemerintah yang bisa dibaca di ponsel, sedangkan Studio memberi guru bahan aktivitas dan lab interaktif untuk kelas.
ASIS punya 57 modul: 7 modul inti dan 50 modul opsional. Sekolah mengaktifkan modul sesuai kebutuhan, sehingga SD kecil tidak harus melihat menu asrama, dan SMK bisa menyalakan modul PKL atau bengkel.
Ada 45 peran pengguna. Tiap peran hanya melihat menu dan data yang ia perlukan. Satu orang bisa memegang beberapa peran dalam satu akun, misalnya guru matematika yang juga wali kelas VII-B dan pembina pramuka.
Bayangkan SMP swasta fiktif dengan 12 rombel di Sleman.
Tidak ada yang menyalin data dari buku ke lembar kerja. Kepala Sekolah melihat ringkasannya di Dashboard Goal keesokan paginya.
ASIS percaya sekolah kecil di desa berhak memakai teknologi yang sama baiknya dengan sekolah besar di kota. Karena itu paket dasar ASIS Rp0, berisi semua aplikasi dan subdomain situs sekolah. Biaya paket dihitung per tahun per lembaga, bukan per murid, sehingga sekolah yang tumbuh tidak dihukum dengan tagihan yang membengkak.
ASIS juga tidak menampilkan iklan dan tidak menjual data sekolah. Untuk penjelasan model biaya secara umum, Bapak/Ibu bisa membaca artikel "Harga Aplikasi Sekolah: Per Murid atau Per Lembaga?".
| Paket | Biaya per tahun per lembaga | Tambahan utama |
|---|---|---|
| ASIS | Rp0 | Semua aplikasi, subdomain |
| ASIS Plus | Rp300 ribu | Domain sendiri + SEO |
| ASIS Pro | Rp500 ribu | Pembuat situs, hosting RDM madrasah, dukungan prioritas |
| ASIS Max | Rp1 juta | Jasa desain; untuk kampus koneksi Neo Feeder PDDikti |
| ASIS Ultra | Hubungi tim | ASIS Kampus lengkap |
ASIS aplikasi sekolah ini dirancang untuk banyak bentuk lembaga:
Ya. Paket ASIS Rp0 berisi semua aplikasi dan subdomain situs sekolah. Paket berbayar hanya untuk kebutuhan tambahan seperti domain sendiri atau jasa desain.
Tidak. Sekolah mengimpor file ekspor Dapodik atau EMIS yang sudah dimiliki. ASIS tidak mengirim data balik ke sistem tersebut.
ASIS Mobile resmi tersedia di Google Play untuk Android, dan versi iOS segera menyusul. Sementara itu, pengguna iPhone bisa membuka asis.id lewat peramban.
Satu akun bisa memegang beberapa peran. Menu yang tampil menyesuaikan peran yang dimiliki.
Tidak. ASIS tanpa iklan dan data sekolah tidak dijual.
Akar masalah administrasi sekolah bukan kurangnya aplikasi, melainkan terlalu banyak tempat mencatat yang tidak saling bicara. Guru akhirnya menghabiskan sore untuk merekap, bukan menyiapkan pembelajaran.
ASIS menjawabnya dengan empat aplikasi dalam satu akun, 57 modul yang bisa dipilih, dan 45 peran yang menjaga setiap orang hanya melihat yang ia perlukan. Data dicatat sekali di asis.id, lalu dipakai presensi, rapor, keuangan, dan kabar ke orang tua lewat ASIS Mobile, sementara Pustaka dan Studio menemani kegiatan belajar.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id, atau jelajahi Pustaka dan Studio.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.