Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
ASIS Ultra adalah paket ASIS Kampus lengkap untuk perguruan tinggi, dengan harga lewat tim. Untuk siapa, bedanya dengan paket Max, dan cara menyiapkan demo.
ASIS Ultra adalah paket tertinggi ASIS yang ditujukan bagi perguruan tinggi yang membutuhkan ASIS Kampus secara lengkap. Harganya tidak dipatok di daftar, melainkan dibahas langsung dengan tim karena kebutuhan setiap kampus berbeda: jumlah program studi, jumlah mahasiswa, alur akademik, dan sistem lama yang masih berjalan. Artikel ini membantu pimpinan kampus, ketua yayasan, dan kepala biro akademik memahami posisi paket Ultra, perbedaannya dengan paket Max, serta apa yang perlu disiapkan sebelum meminta demo.
| Paket | Harga per tahun per lembaga | Untuk kampus |
|---|---|---|
| ASIS | Rp0 | Tidak untuk kampus |
| ASIS Plus | Rp300 ribu | Tidak untuk kampus |
| ASIS Pro | Rp500 ribu | Tidak untuk kampus |
| ASIS Max | Rp1 juta | Koneksi ASIS Kampus ke Neo Feeder PDDikti |
| ASIS Ultra | Hubungi tim | ASIS Kampus lengkap |
Perguruan tinggi tidak memakai paket gratis. Untuk kampus, pilihannya adalah paket Max atau Ultra.
Sekolah relatif seragam: ada rombel, mata pelajaran, rapor, dan tahun ajaran. Kampus jauh lebih beragam. Sekolah tinggi dengan dua program studi punya kebutuhan yang sangat berbeda dari universitas dengan beberapa fakultas. Ada kampus yang masih memakai sistem lama untuk keuangan, ada yang mulai dari nol, ada yang ingin bertahap per fakultas.
Karena itu, paket Ultra disusun setelah tim memahami kondisi kampus. Pendekatan ini mencegah dua hal yang sering terjadi: kampus membayar fitur yang tidak dipakai, atau kampus kekurangan dukungan yang ternyata penting.
| Pertanyaan | Cenderung Max | Cenderung Ultra |
|---|---|---|
| Kebutuhan utama | Koneksi Neo Feeder agar tidak mengetik ulang | Sistem akademik kampus secara menyeluruh |
| Skala | Kampus kecil, sedikit prodi | Beberapa prodi atau fakultas |
| Sistem lama | Masih dipakai untuk sebagian urusan | Ingin beralih menyeluruh |
| Penjaminan mutu | Belum menjadi fokus | Ingin SPMI/AMI terdokumentasi di sistem |
Tabel ini hanya panduan awal. Keputusan terbaik diambil setelah demo.
ASIS Kampus adalah sistem akademik kampus yang terhubung ke Neo Feeder PDDikti. Di dalamnya juga tersedia dukungan untuk SPMI dan AMI (sistem penjaminan mutu internal dan audit mutu internal). Rincian modul dan cakupan untuk kampus Bapak/Ibu akan dijelaskan tim saat demo, karena disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Prinsipnya sama dengan ASIS untuk sekolah: data dicatat sekali, dipakai berkali-kali. Data mahasiswa yang masuk di satu bagian tidak perlu diketik ulang oleh bagian lain, dan pelaporan ke PDDikti tidak lagi dimulai dari lembar kerja.
Universitas fiktif di Sumatra Utara memiliki fakultas keguruan, ekonomi, dan teknik. Setiap fakultas punya cara sendiri mencatat nilai dan presensi. Biro akademik kewalahan menyatukan data menjelang pelaporan PDDikti dan persiapan akreditasi program studi. Mereka membutuhkan sistem yang menyatukan, bukan sekadar menyambungkan.
Yayasan fiktif di Jawa Tengah mengelola SD, SMP, SMA, dan sebuah sekolah tinggi. Unit sekolah memakai ASIS, dan yayasan memantau lewat Ruang Yayasan. Untuk sekolah tinggi, mereka memilih ASIS Kampus agar seluruh lembaga berada dalam satu ekosistem dan satu cara kerja.
Demo yang baik bukan sekadar melihat tampilan. Siapkan bahan berikut:
Agar keputusan tidak hanya didasarkan pada kesan tampilan, ajukan pertanyaan berikut kepada tim:
Catat jawaban setiap pertanyaan, lalu bahas bersama tim internal sebelum memutuskan.
Sistem baru di kampus jarang gagal karena teknologi. Lebih sering gagal karena tidak ada keputusan yang tegas tentang siapa pemilik data dan kapan sistem lama dihentikan. Pimpinan perlu menetapkan penanggung jawab data per bagian, jadwal peralihan, dan aturan bahwa data resmi hanya berasal dari satu sistem.
Penerapan bertahap jauh lebih aman dibanding mengganti semua sistem dalam satu malam. Pembahasan tata kelola data kampus bisa dibaca di "Sistem Akademik Universitas Swasta: Tata Kelola Data".
Harga paket Ultra dibahas langsung dengan tim, menyesuaikan kebutuhan dan skala kampus.
Paket Max membuka koneksi ASIS Kampus ke Neo Feeder PDDikti, sedangkan paket Ultra mencakup ASIS Kampus secara lengkap.
Umumnya tidak. Paket Ultra ditujukan untuk perguruan tinggi; sekolah bisa memakai paket Rp0 sampai Max sesuai kebutuhan.
Tidak. ASIS Kampus tersedia di paket Max dan Ultra.
Hubungi tim melalui asis.id dan siapkan profil kampus serta alur akademik yang berjalan.
Kampus yang tumbuh sering terjebak di antara banyak sistem: lembar kerja di fakultas, aplikasi terpisah di keuangan, dan input ulang ke Neo Feeder di biro akademik. Setiap semester, energi habis untuk menyatukan data, bukan meningkatkan mutu pembelajaran.
ASIS Kampus dibangun sebagai sistem akademik kampus yang terhubung ke Neo Feeder PDDikti, dengan dukungan SPMI dan AMI, di bawah prinsip yang sama dengan ASIS untuk sekolah: data dicatat sekali, dipakai berkali-kali. Paket Ultra menghadirkan ASIS Kampus secara lengkap dan disusun bersama tim sesuai kebutuhan kampus.
Untuk perguruan tinggi, silakan minta demo ASIS Kampus (paket Max atau Ultra) di asis.id. Bagi unit sekolah di bawah yayasan, ASIS tetap gratis, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.