WAWASAN ASIS

ASIS untuk Bimbel, LKP, dan PKBM: Kelola Kelas dan Tagihan

ASIS untuk bimbel, LKP, dan PKBM: jadwal kelas, presensi peserta, tryout CBT, tagihan dengan bukti bayar, laporan ke orang tua, dan situs lembaga.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui PKBM & Kursus

ASIS untuk bimbel membantu lembaga bimbingan belajar, lembaga kursus dan pelatihan (LKP), dan PKBM mengelola pekerjaan yang paling menyita waktu: jadwal kelas dan tutor, presensi per sesi, tryout, tagihan, dan laporan perkembangan ke orang tua. Lembaga kecil dengan satu ruang kelas maupun lembaga dengan beberapa cabang bisa memakai akun yang sama. Halaman ini menjelaskan cara kerja ASIS di lembaga pendidikan nonformal, perbedaan kebutuhan bimbel, LKP, dan PKBM, serta cara memulainya.

Kebutuhan lembaga nonformal berbeda dari sekolah

Sekolah memiliki rombel tetap selama setahun. Lembaga nonformal tidak. Peserta bimbel bisa masuk di tengah semester, mengambil dua paket sekaligus, lalu berhenti setelah ujian. Kursus bahasa Inggris dibuka per gelombang. PKBM melayani warga belajar dewasa yang belajar sambil bekerja, dengan pola tatap muka, tutorial, dan mandiri.

Karena itu masalahnya juga khas:

  • jadwal tutor bentrok karena satu tutor mengajar di beberapa kelas,
  • presensi sesi pengganti tidak tercatat, sehingga honor tutor dihitung keliru,
  • tagihan per paket dan per bulan bercampur,
  • orang tua tidak tahu perkembangan anak selain dari nilai tryout,
  • data peserta lama hilang saat pengelola berganti.

Perbedaan kebutuhan bimbel, LKP, dan PKBM

Lembaga Fokus utama Fitur yang paling dipakai
Bimbel Persiapan ujian, tryout, laporan ke orang tua CBT tryout, presensi, tagihan, pengumuman
LKP Keterampilan bersertifikat, per gelombang Jadwal, presensi, penilaian, data alumni
PKBM Kesetaraan Paket A, B, C dan kecakapan hidup Data warga belajar, presensi, rapor, keuangan

Lembaga kursus kini diatur dalam Permendikdasmen 24/2025, dan ASIS mendukung pengelolaan lembaga kursus sesuai ketentuan tersebut. Untuk perbedaan jenis lembaga, lihat artikel "Perbedaan PKBM, SKB, dan LKP".

Yang dilakukan ASIS untuk bimbel dan lembaga kursus

Jadwal kelas dan tutor

Generator jadwal pelajaran tanpa bentrok membantu menyusun jadwal kelas meski tutor terbatas dan mengajar di banyak kelompok. Perubahan jadwal bisa diumumkan langsung ke peserta dan orang tua.

Presensi per sesi

Presensi bisa dilakukan lewat pindai QR atau pengenalan wajah, termasuk presensi per mapel atau per sesi. Ini penting untuk lembaga yang menghitung honor tutor dari jumlah sesi yang benar-benar terlaksana. Pembahasan sesi pengganti ada di artikel "Presensi Murid Les dan Sesi Pengganti".

Tryout dan ujian dengan CBT

Modul CBT mendukung paket soal, token, proktor, tryout, dan koreksi. Bank soal dengan bantuan AI bisa membantu tutor menyusun soal, tetapi setiap soal wajib ditinjau tutor sebelum dipakai. Untuk ujian kertas, tersedia cetak lembar jawaban ber-QR.

Tagihan dan bukti bayar

Orang tua atau peserta transfer langsung ke rekening lembaga lalu mengunggah bukti bayar, dan pengelola memverifikasi. Tidak ada potongan biaya transaksi dari ASIS. Kas dan laporan keuangan tercatat rapi untuk pemilik lembaga.

Laporan perkembangan ke orang tua

Catatan perkembangan dan hasil tryout tersimpan di profil peserta. Orang tua menerima kabar lewat notifikasi aplikasi gratis tanpa batas, dan pengumuman massal bisa dikirim lewat WhatsApp.

Situs lembaga

Setiap lembaga mendapat situs dengan subdomain gratis untuk memuat program, jadwal gelombang, dan testimoni. Lembaga yang ingin domain sendiri dan SEO bisa memilih ASIS Plus.

Contoh penerapan

Bimbel SMP di Depok

Bimbel dengan 120 peserta dan enam tutor memakai ASIS untuk presensi per sesi dan tryout bulanan. Setelah tryout, orang tua menerima kabar bahwa hasil sudah bisa dilihat. Tutor menulis catatan singkat untuk peserta yang nilainya turun, dan pengelola mengundang orang tua untuk konsultasi.

LKP menjahit di Pekalongan

LKP membuka tiga gelombang per tahun. Data peserta tiap gelombang tersimpan, dan setelah lulus mereka masuk data alumni. Pengelola bisa melihat berapa alumni yang sudah bekerja atau membuka usaha, data yang berguna untuk promosi dan laporan.

PKBM di Lombok

PKBM dengan warga belajar Paket B dan C memakai ASIS untuk data warga belajar, presensi tatap muka, dan rapor. Tutor yang mengajar di beberapa kelompok belajar memakai satu akun dengan beberapa peran. Lihat juga artikel "Aplikasi PKBM untuk Warga Belajar, Tutor, dan Laporan".

Langkah memulai

  1. Daftar di asis.id dan buat struktur kelas atau kelompok belajar.
  2. Masukkan data peserta dan tutor. PKBM yang punya file ekspor Dapodik bisa mengimpornya.
  3. Aktifkan modul inti: jadwal, presensi, dan tagihan.
  4. Tambahkan CBT bila lembaga rutin mengadakan tryout.
  5. Ajak orang tua atau peserta masuk dengan nomor HP yang didaftarkan.
  6. Siapkan situs lembaga dengan subdomain gratis.

Daftar cek untuk pengelola lembaga

  • Daftar program dan paket sudah jelas beserta biayanya.
  • Jadwal tutor sudah disusun tanpa bentrok.
  • Aturan sesi pengganti sudah tertulis.
  • Rekening lembaga untuk pembayaran sudah diumumkan.
  • Format laporan ke orang tua sudah disepakati tutor.
  • Data alumni mulai dikumpulkan.

Kesalahan yang sering terjadi di lembaga nonformal

Tagihan tidak dibedakan per paket. Peserta yang mengambil paket intensif dan paket reguler tercampur di satu catatan. Buat daftar program dan biaya yang jelas sebelum tagihan dibuat.

Honor tutor dihitung dari ingatan. Tanpa presensi per sesi, honor sering diperdebatkan. Catat setiap sesi, termasuk sesi pengganti.

Laporan ke orang tua hanya berupa nilai. Orang tua membayar untuk perkembangan, bukan sekadar angka tryout. Tambahkan catatan singkat dari tutor tentang kebiasaan belajar dan bagian yang perlu diperkuat.

Data alumni tidak disimpan. Padahal alumni yang berhasil adalah bahan promosi terbaik dan dasar laporan lembaga.

Pengelola memegang semua akses. Saat pengelola berhalangan, tidak ada yang bisa membuka data. Bagikan peran kepada admin dan tutor sesuai tugas.

Untuk strategi menjaga peserta tetap belajar di lembaga, lihat artikel "Retensi Murid Bimbel", dan untuk pencatatan keuangan sederhana lihat "Pembukuan Bimbel Kecil".

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah ASIS untuk bimbel gratis?

Ya. Paket dasar ASIS Rp0 per tahun per lembaga dan mencakup semua aplikasi. Paket berbayar hanya untuk layanan tambahan seperti domain sendiri.

Apakah bisa dipakai bimbel dengan beberapa cabang?

Bisa. Setiap cabang dapat dikelola terpisah, dan pemilik memantau ringkasannya. Pembahasan lengkap ada di artikel "Mengelola Bimbel Banyak Cabang".

Apakah tryout bisa dikerjakan dari rumah?

Modul CBT mendukung tryout dengan paket soal dan token. Pengaturan pengawasan disesuaikan dengan kebijakan lembaga.

Apakah biaya dihitung per peserta?

Tidak. ASIS menghitung paket per lembaga, bukan per peserta, sehingga biaya tidak naik saat peserta bertambah.

Apakah cocok untuk TPQ atau les mengaji?

TPQ dan madrasah diniyah lebih cocok memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS untuk pendidikan keagamaan nonformal.

ASIS: Lembaga Fokus Mengajar, Administrasi Mengikuti

Akar masalah lembaga nonformal adalah administrasi yang berubah-ubah mengikuti peserta yang datang dan pergi. Pengelola menghabiskan malam untuk merekap presensi, menghitung honor tutor, dan menagih pembayaran, padahal waktunya seharusnya untuk mutu pengajaran.

ASIS untuk bimbel, LKP, dan PKBM menyediakan jadwal tanpa bentrok, presensi per sesi, tryout CBT, tagihan dengan bukti bayar, dan laporan ke orang tua dalam satu akun. Data peserta dicatat sekali dan dipakai berkali-kali, dari pendaftaran hingga menjadi alumni.

ASIS gratis untuk semua sekolah dan lembaga, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.