WAWASAN ASIS

ASIS untuk Madrasah: MI, MTs, dan MA dalam Satu Akun

ASIS untuk madrasah MI, MTs, dan MA: impor data EMIS, hosting RDM di ASIS Pro, presensi, tahfidz, keuangan, dan rapor dalam satu akun gratis.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Madrasah

ASIS untuk madrasah dirancang agar MI, MTs, dan MA bisa mengelola administrasi harian dalam satu akun tanpa meninggalkan aplikasi wajib dari Kementerian Agama. Data awal diambil dari file ekspor EMIS yang sudah dimiliki madrasah, rapor dan presensi berjalan di ASIS, dan bagi madrasah yang memakai RDM, paket ASIS Pro menyediakan hosting RDM. Halaman ini menjelaskan apa yang bisa dilakukan madrasah dengan ASIS, apa yang tidak, dan bagaimana memulainya.

Kenyataan administrasi di madrasah

Operator madrasah biasanya memegang lebih banyak aplikasi dibanding operator sekolah umum. Ada EMIS untuk data lembaga, murid, dan GTK, ada RDM untuk rapor, ada aplikasi lain untuk tunjangan dan kepegawaian, lalu masih ada Excel untuk SPP, presensi, dan hafalan.

Akibatnya, satu data murid bisa ditulis berkali-kali. Ketika ada murid pindah dari kelas VII-A ke VII-B, operator harus mengubahnya di banyak tempat. Kepala madrasah pun sulit melihat gambaran utuh: berapa murid yang sering absen, berapa yang hafalannya tertinggal, dan berapa tagihan yang belum lunas.

Apa yang dilakukan ASIS untuk madrasah

Data awal dari file ekspor EMIS

Madrasah mengimpor file ekspor EMIS yang sudah dimiliki sebagai data awal murid, rombel, dan pegawai. Penting dipahami: ASIS tidak terhubung langsung ke EMIS dan tidak mengirim data balik. Operator tetap memutakhirkan EMIS sesuai jadwal Kemenag, lalu memakai file ekspornya di ASIS. Tidak ada akun EMIS yang perlu diserahkan.

Hosting RDM di paket ASIS Pro

Banyak madrasah memakai Rapor Digital Madrasah (RDM) dan membutuhkan tempat untuk menjalankannya secara daring agar guru bisa mengisi nilai dari mana saja. Paket ASIS Pro (Rp500 ribu per tahun per lembaga) menyediakan hosting RDM madrasah, pembuat situs, dan dukungan prioritas. Penjelasan teknisnya ada di artikel "Hosting RDM Madrasah: Kapan Perlu dan Apa yang Diperhatikan" dan "Kendala RDM yang Sering Terjadi dan Solusinya".

Administrasi harian dalam satu akun

Setelah data masuk, madrasah bisa mengaktifkan modul sesuai kebutuhan dari 57 modul yang tersedia.

Kebutuhan madrasah Modul ASIS yang relevan
Presensi murid dan guru Pindai QR atau pengenalan wajah
Jadwal pelajaran dengan banyak mapel agama Generator jadwal tanpa bentrok
Hafalan Al-Qur'an Tahfidz
Rapor e-Rapor Kurikulum Merdeka
Perangkat ajar Perangkat ajar Kurikulum Merdeka
Jadwal salat dan bel Layar TV informasi, bel sekolah, jadwal salat
SPP dan tabungan Tagihan, bukti bayar, tabungan, kas
Kegiatan keagamaan Kegiatan spiritual, layanan qurban
Penerimaan murid baru SPMB online

Contoh penerapan per jenjang

MI

Sebuah MI di Kabupaten Kudus dengan 12 rombel bisa mulai dari presensi pindai QR dan pengumuman ke wali murid lewat notifikasi aplikasi. Orang tua yang selama ini menerima kabar lewat surat di tas anak kini menerima pemberitahuan pada hari yang sama. Tahap berikutnya, wali kelas mencatat hafalan juz 30 di modul tahfidz.

MTs

MTs biasanya memiliki struktur mapel yang padat: mapel umum, Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, SKI, dan Bahasa Arab. Generator jadwal pelajaran membantu menyusun jadwal tanpa bentrok meski banyak guru mengajar di dua madrasah. Struktur kurikulum madrasah kini mengacu pada KMA 450/2024 yang diubah KMA 1503/2025, jadi pastikan pengaturan mapel mengikuti ketentuan tersebut.

MA

Di MA, kebutuhan bergeser ke ujian dan kelulusan. Modul CBT bisa dipakai untuk asesmen madrasah dan tryout, lengkap dengan paket soal, token, dan proktor. Data alumni dan tracer study membantu madrasah mengetahui ke mana lulusannya melanjutkan.

Yang perlu dipahami sejak awal

Agar harapan sesuai kenyataan, berikut hal yang tidak dilakukan ASIS:

  • tidak menggantikan EMIS atau aplikasi resmi Kemenag lainnya,
  • tidak mengirim data otomatis ke EMIS, SIMPATIKA, atau sistem pemerintah,
  • tidak menyediakan pembayaran otomatis; orang tua transfer langsung ke rekening madrasah lalu mengunggah bukti bayar, dan Bendahara memverifikasi.

Dengan pembagian yang jelas ini, operator tetap tahu aplikasi mana untuk pelaporan resmi dan aplikasi mana untuk pengelolaan harian.

Langkah memulai di madrasah

  1. Siapkan file ekspor EMIS terbaru. Pastikan data murid dan rombel semester berjalan sudah benar.
  2. Daftar di asis.id. Buat akun lembaga dan impor file ekspor.
  3. Bagikan peran. Kepala madrasah, wakamad, wali kelas, guru mapel, guru tahfidz, dan Bendahara masing-masing mendapat peran sesuai tugas dari 45 peran pengguna.
  4. Aktifkan dua atau tiga modul pertama. Misalnya presensi, pengumuman, dan tahfidz.
  5. Ajak wali murid masuk. Bagikan cara masuk saat rapat awal tahun.
  6. Pertimbangkan ASIS Pro bila memakai RDM. Hosting RDM dan dukungan prioritas tersedia di paket ini.

Daftar cek kesiapan madrasah

  • File ekspor EMIS semester berjalan sudah tersedia.
  • Nomor HP wali murid sudah diperbarui.
  • Penanggung jawab data (biasanya operator) sudah ditunjuk.
  • Modul awal sudah dipilih bersama wakamad.
  • Keputusan soal hosting RDM sudah dibahas.
  • Jadwal pelatihan guru sudah disusun.

Peran yang biasanya dibagi di madrasah

Pembagian peran yang jelas membuat setiap orang hanya membuka menu yang ia perlukan. Contoh pembagian di sebuah MTs swasta dengan 9 rombel:

Pengguna Peran di ASIS Pekerjaan utama
Kepala madrasah Pimpinan Memantau Dashboard Goal dan rekap
Wakamad kurikulum Kurikulum Jadwal, perangkat ajar, e-Rapor
Wakamad kesiswaan Kesiswaan Presensi, kedisiplinan, ekstrakurikuler
Wali kelas Wali kelas Presensi kelas, catatan perkembangan
Guru tahfidz Guru tahfidz Setoran hafalan
Bendahara Keuangan Tagihan, verifikasi bukti bayar, kas
Operator Admin Data induk, impor file EMIS, pengguna

Satu guru yang juga wali kelas dan guru tahfidz cukup memiliki tiga peran dalam satu akun. Ia tidak perlu mengingat tiga kata sandi berbeda.

Pembagian ini juga melindungi data. Catatan konseling di layanan BK, misalnya, tidak terbuka untuk semua guru, dan data tunggakan keluarga hanya dilihat Bendahara serta pimpinan. Pembahasan kebutuhan per jenjang ada di artikel "Aplikasi Madrasah Ibtidaiyah: Administrasi MI Rapi, Gratis", "Aplikasi MTs Gratis: Presensi, Nilai, dan Keuangan Madrasah", dan "Aplikasi Madrasah Aliyah: Administrasi MA dalam Satu Akun".

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah ASIS untuk madrasah gratis?

Ya. ASIS gratis untuk semua sekolah dan madrasah. Paket berbayar per lembaga seperti ASIS Pro dipilih bila madrasah membutuhkan hosting RDM, pembuat situs, atau dukungan prioritas.

Apakah ASIS terhubung langsung dengan EMIS?

Tidak. Madrasah mengimpor file ekspor EMIS yang sudah dimiliki. ASIS tidak mengirim data balik ke EMIS.

Apakah RDM bisa dipakai bersama ASIS?

Bisa. Madrasah tetap memakai RDM sesuai ketentuan Kemenag, dan paket ASIS Pro menyediakan hosting RDM agar bisa diakses daring.

Apakah cocok untuk madrasah kecil?

Cocok. Biaya dihitung per lembaga, bukan per murid, dan paket dasar Rp0 sudah mencakup semua aplikasi.

Bagaimana dengan madrasah diniyah?

Madrasah diniyah, pesantren, dan TPQ dapat memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS yang dirancang untuk pendidikan nonformal keagamaan.

ASIS: Satu Akun untuk Seluruh Urusan Madrasah

Akar masalah administrasi madrasah adalah terlalu banyak tempat untuk mencatat hal yang sama. Operator lelah mengetik ulang, dan kepala madrasah menunggu rekap yang datang terlambat.

ASIS untuk madrasah memakai prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Data awal diambil dari file ekspor EMIS, lalu dipakai oleh presensi, tahfidz, jadwal, tagihan, dan e-Rapor Kurikulum Merdeka. Madrasah yang memakai RDM bisa memilih ASIS Pro untuk hosting RDM dan dukungan prioritas. Kabar ke wali murid dikirim lewat notifikasi aplikasi gratis tanpa batas dengan jam tenang.

ASIS gratis untuk semua sekolah dan madrasah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.