WAWASAN ASIS

ASIS untuk PAUD: Catatan Tumbuh Kembang yang Terbaca

ASIS untuk PAUD, TK, KB, dan RA: catatan tumbuh kembang anak, presensi, kabar harian ke orang tua, tagihan, dan laporan perkembangan, gratis.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui PAUD & TK

ASIS untuk PAUD membantu TK, KB, TPA, SPS, dan RA mencatat hal yang paling penting di usia dini: tumbuh kembang anak. Guru mencatat perkembangan harian, kehadiran, dan kejadian penting, lalu orang tua menerima kabar lewat notifikasi aplikasi pada hari yang sama. Di akhir semester, catatan yang terkumpul menjadi bahan laporan perkembangan yang utuh, bukan disusun dari ingatan. Halaman ini menjelaskan cara kerja ASIS di lembaga PAUD dan cara memulainya dengan sederhana.

Mengapa PAUD membutuhkan cara mencatat yang berbeda

Di SD, ukuran utamanya nilai. Di PAUD, yang diamati adalah perkembangan: bagaimana anak berbagi mainan, memegang pensil, menyebut warna, atau berani bercerita di depan teman. Catatan seperti ini bersifat harian, naratif, dan sering disertai foto hasil karya.

Masalahnya, guru PAUD biasanya mengajar sambil mengawasi 15 sampai 20 anak. Catatan anekdot sering ditulis di kertas kecil, lalu hilang atau baru dipindah ke buku menjelang akhir semester. Orang tua pun hanya mendapat kabar saat menjemput, itu pun sekilas.

Yang dilakukan ASIS untuk PAUD

Catatan tumbuh kembang

ASIS memiliki modul PAUD dengan catatan tumbuh kembang. Guru mencatat pengamatan per anak, sehingga perkembangan dari bulan ke bulan terlihat dalam satu profil. Profil murid yang utuh ini juga memudahkan saat anak pindah kelompok, misalnya dari kelompok A ke kelompok B, karena guru baru bisa membaca riwayatnya.

Presensi yang cepat

Presensi bisa dilakukan lewat pindai QR atau pengenalan wajah. Untuk PAUD, banyak lembaga cukup memakai presensi yang dicatat guru saat penyambutan pagi. Data kehadiran langsung tersedia tanpa rekap manual di akhir bulan.

Kabar harian ke orang tua

Notifikasi aplikasi gratis tanpa batas, dengan jam tenang agar orang tua tidak terganggu di malam hari. Pengumuman massal, misalnya jadwal kegiatan parenting atau perubahan jam pulang, juga bisa dikirim lewat WhatsApp.

Tagihan dan bukti bayar

Orang tua transfer ke rekening lembaga lalu mengunggah bukti bayar. Bendahara atau kepala lembaga memverifikasi. Tidak ada potongan biaya transaksi dari ASIS.

Kesehatan dan pengukuran

Catatan UKS membantu lembaga mencatat anak yang sakit atau perlu perhatian khusus. Bila lembaga rutin mengukur berat dan tinggi badan, hasilnya bisa menjadi bagian dari catatan perkembangan.

Contoh pemakaian di TK

Contoh di sebuah TK swasta di Malang dengan tiga kelompok:

Waktu Kegiatan Yang tercatat di ASIS
07.30 Penyambutan Kehadiran anak
08.00–09.30 Kegiatan sentra Catatan pengamatan dua atau tiga anak per hari
09.30 Makan bersama Catatan bila ada anak tidak mau makan
10.30 Pulang Kabar singkat ke orang tua bila perlu
Akhir bulan Rapat guru Ringkasan perkembangan per kelompok

Kuncinya, guru tidak harus mencatat semua anak setiap hari. Dua sampai tiga anak per hari secara bergiliran sudah cukup untuk menghasilkan catatan yang kaya dalam satu semester. Teknik menulis catatan yang baik dibahas di artikel "Contoh Catatan Anekdot".

Catatan penting tentang PAUD dan SD

Masa PAUD adalah masa bermain sambil belajar. Lembaga tidak perlu memaksakan calistung demi persiapan masuk SD, apalagi tes calistung untuk masuk SD dilarang oleh Permendikdasmen 3/2025 Pasal 11 ayat (5). Catatan tumbuh kembang justru membantu guru menunjukkan kepada orang tua bahwa kesiapan sekolah mencakup kemandirian, sosial-emosional, dan bahasa, bukan hanya membaca dan berhitung. Pembahasan transisi ada di artikel "Transisi PAUD ke SD".

Cocok untuk jenis lembaga apa saja

  • TK dan RA: catatan tumbuh kembang, presensi, laporan perkembangan, dan tagihan.
  • KB dan SPS: lembaga kecil dengan satu atau dua guru tetap bisa memakai fitur inti tanpa biaya.
  • TPA atau daycare: catatan harian seperti makan dan tidur bisa ditulis sebagai catatan perkembangan untuk dibaca orang tua.
  • Yayasan dengan PAUD dan SD: data anak yang lulus TK bisa berlanjut di unit SD dalam yayasan yang sama, dan yayasan memantau lewat Ruang Yayasan.

Langkah memulai di lembaga PAUD

  1. Daftar di asis.id dan masukkan data anak, kelompok, dan guru. Lembaga yang punya file ekspor Dapodik atau EMIS bisa mengimpornya.
  2. Aktifkan modul PAUD dan presensi lebih dulu.
  3. Sepakati format catatan bersama guru: apa yang diamati, berapa anak per hari.
  4. Ajak orang tua masuk saat pertemuan awal tahun dengan nomor HP yang didaftarkan.
  5. Atur jam tenang notifikasi.
  6. Evaluasi setelah satu bulan: apakah catatan sudah rutin, apakah orang tua membaca kabar.

Daftar cek kesiapan

  • Data anak dan nomor HP orang tua sudah benar.
  • Guru sepakat jadwal pengamatan bergilir.
  • Ada izin orang tua untuk foto karya atau kegiatan anak.
  • Rekening lembaga untuk pembayaran sudah diumumkan.
  • Jam tenang notifikasi sudah diatur.

Contoh kabar yang dikirim ke orang tua

Kabar yang baik untuk orang tua PAUD bersifat spesifik, singkat, dan positif. Bandingkan dua contoh berikut:

Kabar yang terlalu umum Kabar yang lebih bermakna
"Ananda hari ini baik." "Hari ini Ananda Nara menyusun menara balok setinggi delapan tingkat dan mau bergantian dengan temannya."
"Ananda belum bisa menulis." "Ananda mulai memegang krayon dengan tiga jari. Di rumah, Bapak/Ibu bisa mengajak mewarnai bersama."
"Ada kegiatan besok." "Besok Jumat kegiatan memasak sederhana. Mohon bawakan celemek atau kaus ganti."

Guru tidak harus menulis kabar setiap hari untuk setiap anak. Yang penting rutin dan adil: setiap anak mendapat kabar perkembangan beberapa kali dalam sebulan, bukan hanya saat ada masalah.

Untuk lembaga yang ingin memperkuat kemitraan dengan orang tua, kabar ini bisa disambung dengan kegiatan parenting. Ide-idenya ada di artikel "Kegiatan Parenting PAUD". Lembaga juga perlu menyepakati bersama orang tua soal foto anak: apakah boleh dikirim lewat aplikasi, dan apakah boleh dimuat di situs lembaga.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah ASIS untuk PAUD gratis?

Ya. ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk TK, KB, TPA, SPS, dan RA. Paket berbayar per lembaga hanya untuk kebutuhan tambahan seperti domain sendiri.

Apakah guru PAUD harus mahir teknologi?

Tidak. Mulailah dengan presensi dan catatan sederhana. Akademi ASIS menyediakan kursus daring yang bisa diulang kapan saja.

Apakah orang tua bisa melihat catatan anak lain?

Tidak. Orang tua hanya tersambung ke data anaknya sendiri, dan guru melihat data sesuai perannya.

Bisakah catatan dipakai untuk laporan semester?

Bisa. Catatan tumbuh kembang yang terkumpul menjadi bahan laporan perkembangan anak, sehingga guru tidak menyusunnya dari ingatan.

Apakah cocok untuk RA di bawah Kemenag?

Cocok. RA dapat mengimpor file ekspor EMIS yang sudah dimiliki sebagai data awal. Lihat juga artikel "Aplikasi RA: Catatan Tumbuh Kembang dan Laporan Orang Tua".

ASIS: Setiap Langkah Kecil Anak Terekam dan Terbaca

Akar masalah pencatatan di PAUD adalah catatan yang tercecer di kertas kecil dan kabar yang hanya disampaikan sekilas saat penjemputan. Padahal, perkembangan anak usia dini berlangsung cepat dan orang tua ingin ikut menyaksikannya.

ASIS untuk PAUD menyediakan catatan tumbuh kembang di profil anak yang utuh, presensi cepat, tagihan dengan bukti bayar, serta kabar ke orang tua lewat notifikasi aplikasi gratis tanpa batas dengan jam tenang. Catatan dicatat sekali, lalu dipakai berkali-kali: untuk kabar harian, rapat guru, hingga laporan semester.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.