WAWASAN ASIS

Contoh Berita Acara Serah Terima Barang dan Jabatan

Contoh berita acara serah terima barang, jabatan, dan dokumen di sekolah, lengkap dengan susunan isi, lampiran yang perlu disertakan, dan kesalahan umum.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Administrasi Sekolah

Berita acara serah terima adalah dokumen resmi yang mencatat perpindahan barang, jabatan, tugas, atau dokumen dari satu pihak ke pihak lain, lengkap dengan waktu, rincian, kondisi, dan tanda tangan kedua belah pihak serta saksi. Di sekolah, dokumen ini dipakai ketika bendahara berganti, Kepala Sekolah dimutasi, laptop dipinjamkan kepada guru, atau barang hibah diterima. Tanpa berita acara, tanggung jawab menjadi kabur dan sengketa mudah muncul di kemudian hari. Berikut susunan isi, tiga contoh siap pakai, dan hal yang sering terlewat.

Kapan sekolah membutuhkan berita acara serah terima

Situasi Contoh
Pergantian jabatan Kepala Sekolah mutasi, bendahara atau operator berganti
Penyerahan barang Laptop untuk guru, proyektor ke kelas, kunci ruang laboratorium
Penerimaan barang Barang dari pengadaan dana BOSP, hibah alumni, bantuan pemerintah
Penyerahan dokumen Arsip keuangan, dokumen akreditasi, berkas ijazah
Penyerahan pekerjaan Hasil renovasi ruang kelas dari penyedia jasa
Pengembalian Barang pinjaman dikembalikan, seragam atau buku paket dikembalikan

Susunan isi berita acara

Berita acara yang baik umumnya memuat bagian berikut:

  1. Kop surat sekolah.
  2. Judul dan nomor surat, misalnya "Berita Acara Serah Terima Jabatan Bendahara" dengan nomor sesuai sistem penomoran sekolah.
  3. Pembukaan: hari, tanggal, bulan, tahun, dan tempat, biasanya ditulis dengan huruf.
  4. Identitas pihak pertama yang menyerahkan: nama, NIP atau nomor pegawai, jabatan.
  5. Identitas pihak kedua yang menerima.
  6. Pernyataan serah terima dan rincian yang diserahkan, sering dalam bentuk tabel atau lampiran.
  7. Kondisi barang atau status pekerjaan saat diserahkan.
  8. Penutup: pernyataan bahwa berita acara dibuat dengan sebenarnya.
  9. Tanda tangan kedua pihak, saksi, dan pejabat yang mengetahui.

Untuk sistem nomor surat, lihat panduan penomoran surat sekolah. Kop surat yang rapi dibahas di artikel kop surat sekolah.

Contoh 1: berita acara serah terima barang

BERITA ACARA SERAH TERIMA BARANG Nomor: 027/SDN-SM/IV/2026

Pada hari ini, Senin, tanggal enam bulan April tahun dua ribu dua puluh enam, bertempat di SD Negeri Sukamaju, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

  1. Nama: Dewi Lestari, Jabatan: Pengelola Barang, selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.
  2. Nama: Andi Saputra, Jabatan: Guru Kelas 5, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

PIHAK PERTAMA menyerahkan kepada PIHAK KEDUA barang inventaris sekolah untuk keperluan pembelajaran dengan rincian sebagai berikut:

No Nama barang Merek/tipe Nomor inventaris Jumlah Kondisi
1 Laptop (sesuai merek) INV-TIK-014 1 unit Baik
2 Pengisi daya Bawaan laptop INV-TIK-014a 1 buah Baik
3 Tas laptop - - 1 buah Baik

PIHAK KEDUA bertanggung jawab menjaga dan menggunakan barang tersebut untuk kepentingan sekolah, serta mengembalikannya bila tidak lagi bertugas di sekolah atau bila diminta.

Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Tanda tangan: PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA, dan Mengetahui Kepala Sekolah.

Nama dan nomor di atas fiktif. Sesuaikan dengan data sekolah.

Contoh 2: berita acara serah terima jabatan bendahara

Serah terima jabatan bendahara adalah yang paling membutuhkan ketelitian karena menyangkut uang dan dokumen pertanggungjawaban.

Isi pokoknya:

  • identitas bendahara lama dan bendahara baru,
  • dasar pergantian, misalnya SK Kepala Sekolah,
  • saldo kas tunai dan saldo bank per tanggal serah terima, dibuktikan dengan rekening koran,
  • daftar buku yang diserahkan: buku kas umum, buku pembantu bank, buku pembantu pajak,
  • daftar dokumen pertanggungjawaban yang sudah dan belum selesai,
  • kewajiban pajak yang belum disetor, bila ada,
  • barang yang dikuasai bendahara, seperti brankas, kunci, dan stempel,
  • tanda tangan bendahara lama, bendahara baru, saksi, dan Kepala Sekolah.

Contoh tabel lampiran:

No Uraian Jumlah atau keterangan
1 Saldo kas tunai Rp1.250.000
2 Saldo bank per tanggal serah terima Rp48.600.000
3 Buku kas umum 2026 1 buku, terisi sampai 31 Maret
4 Bukti belanja tahap 1 1 map, lengkap
5 Pajak belum disetor Tidak ada
6 Kunci brankas 2 buah

Angka di atas hanya contoh. Pastikan saldo dihitung bersama dan dicocokkan dengan bukti bank sebelum ditandatangani. Kesalahan bendahara yang sering terjadi dibahas di artikel kesalahan bendahara sekolah.

Contoh 3: serah terima jabatan Kepala Sekolah

Pada pergantian Kepala Sekolah, serah terima biasanya dilakukan dalam acara resmi yang disaksikan pengawas atau perwakilan dinas, atau yayasan untuk sekolah swasta. Lampiran yang lazim disertakan:

  • data murid, guru, dan tenaga kependidikan terakhir,
  • daftar inventaris dan kondisi sarana prasarana,
  • laporan keuangan dan posisi saldo,
  • dokumen kurikulum dan program kerja berjalan,
  • dokumen akreditasi dan rekomendasi perbaikan,
  • daftar masalah yang sedang ditangani,
  • kunci dan stempel sekolah.

Dokumen yang terlampir dengan baik membantu Kepala Sekolah baru memahami kondisi sekolah sejak hari pertama.

Lampiran yang sering terlewat

  • foto barang saat diserahkan, terutama untuk barang elektronik,
  • nomor seri perangkat,
  • daftar kata sandi akun resmi sekolah yang diserahkan secara aman dan terpisah,
  • akses aplikasi atau sistem sekolah yang perlu dialihkan,
  • salinan SK pergantian jabatan.

Kesalahan umum

  • Tidak mencantumkan kondisi barang, sehingga kerusakan sebelumnya dibebankan kepada penerima.
  • Saldo tidak dicocokkan dengan bukti bank.
  • Tidak ada saksi atau pejabat yang mengetahui.
  • Berita acara dibuat berminggu-minggu setelah serah terima terjadi.
  • Hanya dibuat satu rangkap. Idealnya rangkap untuk kedua pihak dan arsip sekolah.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa fungsi berita acara serah terima?

Mencatat secara resmi perpindahan barang, jabatan, atau dokumen beserta kondisinya, sehingga batas tanggung jawab kedua pihak jelas.

Siapa yang menandatangani berita acara?

Pihak yang menyerahkan, pihak yang menerima, saksi, dan pejabat yang mengetahui, biasanya Kepala Sekolah atau yayasan.

Apakah berita acara perlu bermeterai?

Bergantung pada kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Untuk dokumen yang berpotensi menjadi alat bukti, sebagian sekolah membubuhkan meterai. Tanyakan kebijakan dinas atau yayasan.

Berapa rangkap berita acara dibuat?

Umumnya minimal tiga rangkap: untuk pihak pertama, pihak kedua, dan arsip sekolah.

Apakah berita acara bisa dibuat digital?

Bisa disimpan digital sebagai arsip, tetapi versi bertanda tangan sebaiknya tetap disimpan, kecuali sekolah sudah menerapkan tanda tangan elektronik yang sah.

ASIS: Serah Terima Lebih Ringan Karena Data Sudah Rapi

Serah terima sering memakan waktu berhari-hari karena data yang harus diserahkan tidak rapi: inventaris di buku lama, saldo kas di catatan pribadi bendahara, dan surat-surat di lemari yang tidak berlabel. Pejabat baru pun harus menebak-nebak kondisi sebenarnya.

ASIS membantu sekolah menyimpan data secara tertib sepanjang waktu. Modul sarana prasarana dan peminjaman aset mencatat barang beserta pemegangnya, modul keuangan menyimpan kas dan SPJ, dan modul surat & SK membantu menerbitkan dokumen resmi dengan penomoran yang konsisten. Karena satu orang bisa punya beberapa peran dalam satu akun, peralihan akses saat pergantian jabatan cukup dilakukan dengan mengubah peran, tanpa membuat sistem baru.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.