Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh bukti dukung kinerja guru yang relevan dan mudah diterima penilai: jenis bukti per kegiatan, penamaan berkas, dan kesalahan yang perlu dihindari.
Bukti dukung kinerja guru adalah dokumen, foto, rekaman, atau hasil karya yang menunjukkan bahwa rencana kerja guru benar-benar dilaksanakan dan memberi dampak bagi murid. Bukti yang mudah diterima penilai punya tiga ciri: relevan dengan target atau indikator yang dinilai, berasal dari praktik guru sendiri di kelasnya, dan jelas waktunya. Artikel ini memberi contoh bukti untuk setiap jenis kegiatan, cara menyusunnya, dan kesalahan yang sering membuat bukti dikembalikan.
Catatan: nama menu, format, dan tahapan pengelolaan kinerja guru dapat berubah mengikuti kebijakan terbaru. Gunakan panduan ini sebagai prinsip, lalu sesuaikan dengan platform dan juknis yang berlaku di sekolah Bapak/Ibu.
Banyak guru mengunggah berkas sebanyak-banyaknya dengan harapan semakin lengkap semakin aman. Kenyataannya, penilai mencari bukti yang menjawab target tertentu. Bukti yang sering ditolak atau diminta revisi:
| Kegiatan | Contoh bukti yang kuat |
|---|---|
| Menyusun modul ajar | Modul ajar dengan identitas kelas, tujuan pembelajaran, dan asesmen yang disesuaikan murid sendiri |
| Asesmen awal | Instrumen asesmen awal beserta rekap hasilnya dan pengelompokan murid |
| Diferensiasi | Lembar kerja dengan tingkat kesulitan berbeda dan catatan pembagian kelompok |
| Kegiatan | Contoh bukti yang kuat |
|---|---|
| Pembelajaran aktif | Foto atau video singkat diskusi kelompok dengan keterangan tanggal dan kelas |
| Pemanfaatan media | Tangkapan layar aktivitas interaktif yang dipakai beserta hasil kerja murid |
| Pengelolaan kelas | Kesepakatan kelas yang disusun murid dan foto penerapannya |
| Kegiatan | Contoh bukti yang kuat |
|---|---|
| Asesmen formatif | Contoh umpan balik tertulis pada pekerjaan murid |
| Asesmen sumatif | Kisi-kisi, soal, pedoman penskoran, dan analisis hasil |
| Remedial dan pengayaan | Daftar murid, kegiatan yang diberikan, dan hasil setelah tindak lanjut |
| Kegiatan | Contoh bukti yang kuat |
|---|---|
| Pelatihan | Sertifikat yang relevan disertai catatan penerapan di kelas |
| Komunitas belajar | Notulen pertemuan dan contoh praktik yang dibagikan |
| Refleksi | Jurnal refleksi berisi apa yang berhasil, apa yang belum, dan rencana perbaikan |
Misalkan target Ibu Rina, guru kelas IV, adalah meningkatkan kemampuan membaca pemahaman murid.
Rangkaian ini menceritakan proses dari masalah sampai dampak. Penilai tidak perlu menebak.
Gunakan pola nama yang konsisten agar mudah dicari:
TAHUN_SEMESTER_KELAS_JENIS_KETERANGAN
Contoh:
Simpan dalam folder per target atau per kegiatan, dan buat cadangan di dua tempat. Kompres foto agar ukuran berkas tidak melebihi batas unggah.
Bukti dukung kinerja guru menjadi lebih bermakna bila Kepala Sekolah tidak hanya memeriksa di akhir periode. Observasi kelas yang dijadwalkan, percakapan umpan balik setelah observasi, dan catatan tindak lanjut adalah bukti yang sekaligus membantu guru berkembang. Komunitas belajar di sekolah juga bisa menjadi tempat guru saling meninjau bukti, misalnya satu pertemuan per bulan untuk membahas hasil karya murid dan refleksi. Dengan cara ini, pengumpulan bukti tidak terasa sebagai beban terpisah, melainkan bagian dari siklus perbaikan pembelajaran yang wajar.
Dengan memilih bukti dukung kinerja guru secara cermat, proses penilaian menjadi cermin praktik nyata, bukan sekadar kegiatan administrasi.
Tidak ada angka baku. Fokus pada bukti yang cukup untuk menunjukkan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil. Dua sampai empat bukti yang relevan biasanya lebih kuat daripada banyak bukti yang tidak terkait.
Foto membantu, tetapi lebih kuat bila disertai dokumen lain seperti modul ajar, hasil karya murid, atau rekap asesmen yang menunjukkan dampak.
Boleh dijadikan rujukan, tetapi sesuaikan dengan kondisi kelas sendiri. Modul yang tidak disesuaikan cenderung kurang meyakinkan sebagai bukti kinerja.
Baca catatan penilai, pahami bagian yang kurang, lalu lengkapi dengan bukti yang lebih relevan atau keterangan tambahan sesuai tenggat yang diberikan.
Tergantung target yang ditetapkan. Sertifikat lebih bermakna bila disertai bukti penerapan hasil pelatihan di kelas.
Guru sering kesulitan mengumpulkan bukti kinerja karena dokumennya tersebar: modul ajar di laptop, nilai di lembar kerja, foto di ponsel, dan catatan refleksi di buku. Menjelang tenggat, guru menghabiskan malam untuk mencari dan merapikan berkas.
Di ASIS, banyak bukti terbentuk dari pekerjaan sehari-hari. Perangkat ajar Kurikulum Merdeka tersimpan di akun guru, soal dan hasil asesmen tercatat lewat bank soal dengan bantuan AI yang wajib ditinjau guru, dan nilai mengalir ke e-Rapor Kurikulum Merdeka. Presensi guru lewat pindai QR atau pengenalan wajah juga tercatat rapi. Untuk pengembangan diri, Akademi ASIS menyediakan kursus daring bagi guru, dan aktivitas di Studio bisa menjadi bukti pemanfaatan media interaktif di kelas.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.