WAWASAN ASIS

Buku Piket Guru: Cara Mengisi dan Contoh Isinya

Cara mengisi buku piket guru harian: kehadiran guru dan murid, kelas kosong, murid izin keluar, tamu, kejadian penting, dan serah terima, lengkap dengan contoh.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Panduan

Buku piket guru adalah catatan harian yang diisi guru piket tentang apa yang terjadi di sekolah selama jam pelajaran: guru yang tidak hadir, kelas kosong dan siapa yang mengisinya, murid terlambat atau izin keluar, tamu, serta kejadian penting. Buku ini menjadi rujukan Kepala Sekolah dan wakasek untuk memantau ketertiban harian. Dalam aturan beban kerja guru yang berlaku, Permendikdasmen 11/2025, tugas guru piket bahkan diakui setara 1 JP. Artikel ini membahas isi buku piket, cara mengisinya di ASIS, contoh catatan, dan cara manual.

Masalah nyata: buku piket yang kosong atau penuh coretan

Di banyak sekolah, buku piket tergeletak di meja depan. Pada hari sibuk, isinya hanya tanda tangan guru piket. Pada hari lain, ada catatan penuh coretan yang sulit dibaca. Ketika Kepala Sekolah ingin tahu berapa kali kelas 9B kosong bulan ini, atau siapa saja murid yang sering izin pulang, jawabannya harus dicari halaman demi halaman.

Ada pula masalah serah terima. Guru piket pagi tidak sempat menyampaikan kepada guru piket siang bahwa ada murid yang dijemput lebih awal atau tamu dinas yang dijadwalkan datang.

Mengapa buku piket penting

  • Kelas tidak dibiarkan kosong. Guru piket mencatat dan mengatur pengganti.
  • Keamanan murid. Murid yang izin keluar atau dijemput tercatat jam dan penjemputnya.
  • Data kedisiplinan. Keterlambatan dan izin murid terekam untuk pembinaan.
  • Bahan evaluasi. Pola ketidakhadiran guru atau kelas kosong terlihat.
  • Jejak kejadian. Bila ada insiden, catatan piket menjadi rujukan pertama.

Isi buku piket guru

Bagian Yang dicatat Contoh
Identitas Hari, tanggal, nama guru piket Selasa, 14 Oktober 2026, Ibu Wulan dan Bapak Rahmat
Guru tidak hadir Nama, alasan, tugas yang ditinggalkan Bapak Agus, sakit, tugas mandiri untuk 8A jam 3–4
Kelas kosong dan pengisian Kelas, jam, guru pengganti atau tugas 8A jam 3–4, diisi Ibu Wulan
Murid terlambat Nama, kelas, jam datang, alasan 3 murid, rincian terlampir
Murid izin keluar atau pulang Nama, kelas, jam, alasan, penjemput 7C, pulang jam 10.15, sakit, dijemput ibu
Tamu Nama, instansi, keperluan Pengawas, supervisi akademik
Kejadian penting Uraian singkat dan tindak lanjut Murid jatuh saat olahraga, ditangani UKS
Serah terima Catatan untuk piket berikutnya Proyektor 8C belum diperbaiki

Langkah mengisi buku piket di ASIS

Langkah ini mengikuti materi resmi Panduan ASIS. Catatan piket yang baik itu faktual, singkat, dan setiap masalah punya tindak lanjut.

Sebelum memulai. Siapkan jadwal piket, tanggal, nama petugas, laporan dari lapangan (kelas kosong, murid terlambat, tamu), dan siapa yang akan menerima serah terima.

  1. Buka buku piket harian dan pastikan sekolah serta tanggalnya benar.
  2. Catat petugas yang hadir, kejadian penting, waktunya, dan tindakan awal. Tulis apa yang terjadi, bukan dugaan atau penilaian.
  3. Tentukan penerima tindak lanjut dan kapan hal itu harus diperiksa kembali, misalnya wali kelas atau wakasek kesiswaan.
  4. Periksa ulang catatan sebelum serah terima ke petugas berikutnya atau sebelum hari ditutup.

Bila presensi guru dan murid sudah berjalan di ASIS, data kehadiran membantu guru piket melihat kelas yang berpotensi kosong tanpa harus berkeliling.

Periksa hasilnya. Catatan hari itu bisa dibaca petugas yang berwenang, dan kejadian yang belum selesai punya pemilik tindak lanjut.

Jika belum sesuai. Bila kejadian menyangkut keselamatan anak, gunakan alur perlindungan resmi sekolah. Buku piket bukan tempat menuliskan rincian kasus.

Langkah lengkap: Cara Mengisi Buku Piket Harian Sekolah.

Tips untuk guru piket

Datang lebih awal

Guru piket idealnya sudah di sekolah sebelum bel masuk untuk menyambut murid dan mencatat keterlambatan sejak awal.

Periksa kelas pada pergantian jam

Berkeliling singkat di setiap pergantian jam membantu menemukan kelas kosong lebih cepat daripada menunggu laporan murid.

Catat fakta, bukan penilaian

Tulis "murid datang pukul 07.25, alasan ban bocor", bukan "murid malas". Catatan faktual lebih adil dan berguna untuk pembinaan.

Koordinasi dengan UKS dan satpam

Kejadian kesehatan dicatat juga di UKS, dan tamu dicatat di buku tamu. Buku piket cukup merangkum dan merujuk.

Contoh catatan satu hari

"Selasa, 14 Oktober 2026. Guru piket: Ibu Wulan dan Bapak Rahmat. Guru tidak hadir: Bapak Agus (sakit, surat menyusul), kelas 8A jam 3–4 diisi Ibu Wulan dengan tugas dari guru mapel. Murid terlambat: 3 orang (rincian di daftar). Izin pulang: 1 murid 7C pukul 10.15 karena demam, dijemput ibu kandung, sudah dicek UKS. Tamu: pengawas sekolah pukul 09.00 untuk supervisi. Kejadian: murid 9A terkilir saat olahraga, ditangani UKS, orang tua sudah dikabari. Serah terima: proyektor 8C rusak, sudah dilaporkan ke sarpras."

Catatan seperti ini singkat, tetapi menjawab semua pertanyaan penting pimpinan.

Jadwal dan pembagian piket

Buku piket guru hanya berjalan baik bila jadwal piketnya jelas. Beberapa praktik yang lazim:

  • Setiap hari ada dua guru piket, misalnya satu untuk sesi pagi dan satu untuk sesi siang, atau dua orang sepanjang hari di sekolah besar.
  • Jadwal piket ditetapkan di awal semester dan diumumkan kepada semua guru.
  • Guru piket yang berhalangan wajib bertukar jadwal dan memberi tahu wakasek kesiswaan.
  • Guru piket mendapat ringkasan singkat tugasnya, termasuk prosedur izin keluar murid dan penanganan kejadian.

Kesalahan umum

  1. Hanya tanda tangan tanpa isi.
  2. Tidak mencatat penjemput murid yang pulang lebih awal.
  3. Kelas kosong tidak dicatat karena "sudah diatasi".
  4. Tidak ada serah terima antara piket pagi dan siang.
  5. Buku piket tidak pernah ditinjau pimpinan, sehingga guru piket merasa catatannya tidak berguna.

Cara manual bagi sekolah tanpa ASIS

  1. Siapkan buku piket guru dengan kolom sesuai tabel di atas, satu halaman per hari.
  2. Lampirkan jadwal pelajaran dan daftar guru di sampul dalam.
  3. Sediakan formulir izin keluar murid terpisah yang ditandatangani guru piket.
  4. Wakasek kesiswaan memeriksa buku piket setiap hari dan memaraf.
  5. Rekap mingguan kelas kosong dan keterlambatan di lembar kerja.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja isi buku piket guru?

Identitas guru piket, guru tidak hadir, kelas kosong dan pengisiannya, murid terlambat dan izin, tamu, kejadian penting, serta catatan serah terima.

Apakah tugas guru piket dihitung dalam beban kerja?

Ya. Menurut Permendikdasmen 11/2025, tugas guru piket setara dengan 1 JP.

Siapa yang meninjau buku piket?

Umumnya wakasek kesiswaan atau Kepala Sekolah. Peninjauan rutin membuat catatan piket ditindaklanjuti.

Bagaimana bila tidak ada guru yang bisa mengisi kelas kosong?

Berikan tugas mandiri dari guru mapel, pastikan ada pengawasan, dan catat di buku piket. Laporkan pola kelas kosong yang berulang kepada pimpinan.

Apakah buku piket bisa digantikan presensi digital?

Presensi digital membantu mencatat kehadiran, tetapi buku piket tetap diperlukan untuk kelas kosong, izin murid, tamu, kejadian, dan serah terima.

ASIS: piket yang terhubung dengan data sekolah

Buku piket sering kosong karena mengisinya terasa sebagai pekerjaan terpisah dari keseharian guru piket. Data kehadiran, izin, dan tamu tersebar di buku yang berbeda.

Di ASIS, buku piket harian berada dalam satu akun dengan presensi guru dan murid lewat pindai QR atau pengenalan wajah, buku tamu, dan catatan kedisiplinan. Guru piket melihat siapa yang belum hadir, mencatat kejadian, dan pimpinan meninjau rekapnya kapan saja. Kabar penting juga bisa diteruskan ke orang tua lewat notifikasi aplikasi.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah dari ekosistem ASIS gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.