Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan buku tamu digital sekolah: data yang perlu dicatat, alur penerimaan tamu, penjemputan murid, perlindungan data pengunjung, dan rekap kunjungan.
Buku tamu digital sekolah adalah pencatatan pengunjung secara elektronik: siapa yang datang, dari mana, untuk keperluan apa, bertemu siapa, serta jam masuk dan keluar. Manfaat utamanya bukan sekadar mengganti buku tulis, melainkan keamanan. Sekolah tahu persis siapa yang berada di lingkungan sekolah pada jam tertentu, petugas bisa memastikan murid hanya dijemput oleh orang yang berhak, dan rekap kunjungan tersedia kapan pun dibutuhkan. Panduan ini membahas data yang perlu dicatat, alur penerimaan tamu, aturan penjemputan, perlindungan data pengunjung, dan cara memulai.
Buku tamu kertas di pos satpam punya beberapa kelemahan:
Saat terjadi insiden, misalnya barang hilang, keributan, atau murid dijemput orang yang tidak dikenal orang tuanya, sekolah kesulitan menelusuri siapa saja yang datang hari itu.
Catat secukupnya. Data berlebihan justru menambah risiko kebocoran dan memperlambat antrean.
| Data | Wajib | Catatan |
|---|---|---|
| Nama tamu | Ya | Sesuai identitas |
| Instansi atau hubungan | Ya | Misalnya orang tua murid, dinas, vendor, alumni |
| Keperluan | Ya | Singkat dan jelas |
| Orang yang ditemui | Ya | Nama guru atau unit |
| Jam masuk dan keluar | Ya | Jam keluar penting untuk keamanan |
| Nomor telepon | Opsional | Hanya bila diperlukan untuk tindak lanjut |
| Foto | Opsional | Hanya bila kebijakan sekolah mengatur dan tamu diberi tahu |
| Nomor kendaraan | Opsional | Untuk sekolah dengan area parkir terbatas |
Hindari meminta nomor identitas kependudukan lengkap bila tidak benar-benar dibutuhkan. Bila sekolah menahan kartu identitas selama kunjungan, simpan di tempat terkunci dan kembalikan saat tamu keluar.
Penjemputan di jam pelajaran adalah titik rawan. Beberapa aturan yang disarankan:
Untuk murid PAUD dan SD kelas awal, aturan ini sebaiknya berlaku juga saat jam pulang.
| Jenis tamu | Perlakuan |
|---|---|
| Orang tua murid | Dicatat, diarahkan ke ruang tunggu atau guru yang dituju |
| Pengawas dan dinas | Dicatat, diantar ke ruang Kepala Sekolah |
| Vendor dan pekerja | Dicatat, didampingi petugas sarpras di area kerja |
| Alumni | Dicatat, diarahkan sesuai keperluan |
| Media | Dicatat, harus dengan izin Kepala Sekolah sebelum meliput |
| Tamu tanpa janji dengan keperluan tidak jelas | Diminta membuat janji, tidak diizinkan masuk area kelas |
Data tamu adalah data pribadi. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi menuntut pengendali data memprosesnya secara sah, terbatas, dan aman. Praktik yang dianjurkan:
Pembahasan lebih luas tentang pelindungan data di sekolah ada di artikel keamanan data murid.
Data buku tamu yang rapi bisa diolah menjadi informasi berguna:
Papan kecil di meja penerimaan membantu tamu memahami aturan tanpa perlu dijelaskan berulang. Contoh isinya:
Sesuaikan kalimatnya dengan tata tertib sekolah dan tanda tangan Kepala Sekolah agar berwibawa.
Hanya mencatat, tanpa konfirmasi. Tamu langsung masuk ke area kelas tanpa pemberitahuan ke guru yang dituju.
Data berlebihan. Meminta foto identitas lengkap semua tamu tanpa dasar kebijakan.
Perangkat dipakai bersama untuk keperluan lain. Ponsel petugas pribadi menyimpan data tamu bercampur dengan foto pribadi.
Jam keluar tidak diisi. Fungsi keamanan menjadi lemah.
Aturan penjemputan longgar. Murid diserahkan kepada orang yang mengaku kerabat tanpa konfirmasi.
Tidak ada kewajiban khusus dalam bentuk digital. Namun pencatatan tamu sangat dianjurkan sebagai bagian dari upaya menciptakan sekolah yang aman.
Cukup ponsel atau tablet dengan akses internet di meja penerimaan. Tidak perlu perangkat khusus yang mahal.
Boleh, asalkan petugas tetap memeriksa kelengkapan dan memberikan tanda pengenal tamu.
Tetapkan dalam kebijakan sekolah, misalnya satu tahun, lalu hapus atau arsipkan dengan akses terbatas.
Jelaskan tujuan pencatatan untuk keamanan murid. Bila tetap menolak, tamu dilayani di area luar dan tidak diizinkan masuk lingkungan kelas.
Keamanan sekolah sering bertumpu pada ingatan petugas: siapa yang datang tadi pagi, siapa yang menjemput murid sebelum jam pulang, dan apakah patroli sore sudah dilakukan. Buku tulis yang tercecer membuat semua itu sulit ditelusuri saat dibutuhkan.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Modul buku tamu dan patroli di ASIS membantu petugas mencatat kunjungan serta ronda dengan rapi, dan data murid yang sama dipakai untuk memastikan penjemput sesuai dengan wali yang terdaftar. Akses dibatasi per peran, sehingga hanya petugas, TU, dan Kepala Sekolah yang melihat data tamu. Data sekolah tidak dijual dan tanpa iklan. Bacaan terkait: penipuan mengatasnamakan sekolah.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.