Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara daftar ASIS untuk sekolah: siapkan dokumen, buat akun lembaga, impor data Dapodik/EMIS, atur peran, nyalakan presensi, dan ajak orang tua masuk.
Cara daftar ASIS untuk sekolah pada dasarnya terdiri dari dua bagian: membuat akun lembaga di asis.id, lalu menyiapkan data agar sistem benar-benar dipakai guru, murid, dan orang tua. Bagian pertama bisa selesai dalam satu sesi duduk. Bagian kedua menentukan apakah ASIS akan hidup di sekolah atau berhenti sebagai akun kosong. Panduan ini membahas keduanya dalam tujuh tahap, lengkap dengan dokumen yang perlu disiapkan, pembagian tugas, dan kesalahan yang sering terjadi.
Catatan: nama tombol dan urutan layar bisa diperbarui sewaktu-waktu. Untuk langkah klik demi klik, ikuti Panduan ASIS di asis.id. Artikel ini fokus pada alur dan persiapannya.
| Yang disiapkan | Kegunaan | Penanggung jawab |
|---|---|---|
| Data identitas lembaga (nama, NPSN, alamat, jenjang) | Profil sekolah | Operator |
| File ekspor Dapodik atau EMIS terbaru | Impor data murid, rombel, pegawai | Operator |
| Daftar guru dan tugas tambahannya | Pembagian peran | Wakasek/Kepala Sekolah |
| Nomor HP atau surel aktif wali murid | Akun orang tua dan notifikasi | Wali kelas |
| Satu orang operator utama | Pengelola akun dan data | Kepala Sekolah |
ASIS tidak terhubung langsung ke Dapodik atau EMIS. Sekolah mengimpor file ekspor yang sudah dimiliki, dan ASIS tidak mengirim data balik.
Buka asis.id dan pilih pendaftaran sekolah. Isi data lembaga dan data penanggung jawab. Sebaiknya akun utama didaftarkan oleh operator atau Kepala Sekolah dengan nomor HP dan surel resmi yang tidak mudah berganti, bukan nomor pribadi guru honorer yang mungkin pindah tugas.
Paket dasar ASIS Rp0, berisi semua aplikasi dan subdomain situs sekolah. Sekolah tidak perlu memilih paket berbayar untuk mulai.
Periksa nama resmi, jenjang, alamat, logo, tahun ajaran, dan semester aktif. Profil ini dipakai di banyak tempat: kop dokumen, rapor, situs sekolah, dan pengumuman. Kesalahan kecil di sini akan ikut tercetak di mana-mana.
Impor file ekspor Dapodik atau EMIS untuk mengisi data murid, rombel, dan pegawai sekaligus. Setelah impor, lakukan pemeriksaan cepat:
Lebih baik meluangkan satu jam memeriksa di awal daripada membetulkan rapor di akhir semester.
ASIS punya 57 modul: 7 inti dan 50 opsional. Untuk bulan pertama, kami menyarankan sekolah cukup memakai modul inti ditambah dua atau tiga modul yang paling dibutuhkan, misalnya:
Modul lain bisa dinyalakan kapan saja.
Buat akun guru dan tenaga kependidikan, lalu tetapkan perannya. ASIS punya 45 peran, dan satu orang bisa memegang beberapa peran. Contoh di MI fiktif di Kudus:
| Nama (fiktif) | Peran di ASIS |
|---|---|
| Ibu Siti | Kepala Madrasah |
| Bapak Arif | Operator, guru kelas VI |
| Ibu Laila | Bendahara, guru kelas II |
| Bapak Fajar | Guru PJOK, pembina ekstrakurikuler |
Tiap peran hanya melihat menu dan data yang ia perlukan.
Jangan langsung meluncurkan ke seluruh sekolah. Pilih dua rombel dan satu guru penggerak. Jalankan presensi selama satu pekan, catat kendala, lalu perbaiki. Uji coba kecil membuat guru lain melihat contoh nyata, bukan sekadar mendengar penjelasan.
Bagikan cara masuk ASIS Mobile di pertemuan wali murid. Orang tua bisa masuk dengan nomor HP atau surel yang didaftarkan sekolah; tersedia juga login OTP lewat WhatsApp atau SMS. Setelah masuk, orang tua menerima notifikasi gratis tanpa batas dengan jam tenang.
Operator memang mengerjakan sebagian besar langkah teknis, tetapi keberhasilan cara daftar ASIS sangat ditentukan oleh Kepala Sekolah. Ada tiga hal yang hanya bisa dilakukan pimpinan:
Tanpa dukungan ini, pendaftaran sering berhenti di tahap impor data.
| Pekan | Kegiatan | Hasil |
|---|---|---|
| 1 | Tahap 1–3: akun, profil, impor data | Data murid rapi |
| 2 | Tahap 4–5: modul dan peran | Guru bisa masuk |
| 3 | Tahap 6: uji coba dua rombel | Kendala tercatat |
| 4 | Tahap 7: peluncuran ke orang tua | Kabar mulai mengalir |
Akun utama memakai nomor pribadi. Saat operator pindah, akses ikut hilang. Gunakan kontak lembaga.
Impor tanpa diperiksa. Data ganda atau rombel keliru akan terbawa ke presensi dan rapor.
Semua modul dinyalakan. Guru kewalahan melihat menu yang belum dipakai.
Tidak ada guru penggerak. Operator sendirian akan kelelahan menjawab pertanyaan.
Guru yang ingin belajar mandiri bisa mengikuti kursus di Akademi ASIS. Untuk gambaran manfaat ASIS secara keseluruhan sebelum mendaftar, baca "Aplikasi ASIS: Pengenalan Singkat untuk Kepala Sekolah".
Gratis. Paket dasar ASIS Rp0 per tahun dan sudah berisi semua aplikasi serta subdomain situs sekolah.
Operator atau Kepala Sekolah, memakai kontak resmi lembaga agar akses tidak hilang saat terjadi mutasi.
Tidak. Data murid, rombel, dan pegawai bisa diimpor dari file ekspor Dapodik atau EMIS yang sudah dimiliki sekolah.
Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS yang tersedia di Google Play.
Kampus memakai ASIS Kampus yang terhubung ke Neo Feeder PDDikti mulai paket Max. Silakan minta demo melalui asis.id.
Banyak sekolah pernah mendaftar aplikasi lalu berhenti di tengah jalan karena data harus diketik ulang dan guru tidak tahu harus mulai dari mana. Akar masalahnya ada pada persiapan dan urutan, bukan pada niat.
Itulah sebabnya cara daftar ASIS dirancang agar langkah awal ringan: data diimpor dari file ekspor Dapodik atau EMIS, modul dipilih sesuai kebutuhan, dan peran diatur agar setiap orang hanya melihat yang ia perlukan. Prinsipnya tetap "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali," sehingga data yang diimpor di hari pertama langsung dipakai presensi, rapor, dan kabar ke orang tua.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Daftarkan sekolah Bapak/Ibu di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.