Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara menautkan akun anak ke akun orang tua di aplikasi sekolah: data yang disiapkan, alur di ASIS, menautkan lebih dari satu anak, dan solusi kendala umum.
Cara menautkan akun anak ke akun orang tua pada dasarnya terdiri dari tiga langkah: masuk dengan akun orang tua, menghubungkan anak lewat data perwalian sekolah atau klaim anak yang diverifikasi, lalu memastikan profil anak muncul dengan benar. Setelah tertaut, orang tua bisa melihat informasi anak seperti presensi, nilai, tagihan, dan pengumuman dari satu aplikasi. Artikel ini membahas data yang perlu disiapkan, alur umum menautkan anak di ASIS, cara menautkan lebih dari satu anak, kendala yang sering muncul beserta solusinya, dan hal yang perlu diperhatikan sekolah agar proses ini lancar.
Pak Hendra (nama fiktif) punya dua anak, satu di SD dan satu di SMP yang sama-sama memakai aplikasi sekolah. Ia sudah mengunduh aplikasi dan membuat akun, tetapi halaman utamanya kosong. Tidak ada nama anak, tidak ada nilai, tidak ada tagihan. Ia mengira aplikasinya rusak.
Masalahnya sederhana: akun orang tua belum ditautkan ke data anak di sekolah. Tanpa penautan, aplikasi tidak tahu anak mana yang menjadi tanggung jawab akun tersebut.
Penautan adalah pengaman. Data anak termasuk data pribadi, dan UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi mengatur bahwa data anak termasuk data pribadi yang bersifat spesifik. Karena itu, sekolah perlu memastikan hanya orang tua atau wali yang sah yang bisa melihat informasi anak.
Setelah tertaut, orang tua mendapat manfaat seperti:
| Persiapan | Keterangan |
|---|---|
| Ponsel dan aplikasi | ASIS Mobile (Android) atau peramban untuk membuka asis.id |
| Nomor HP atau email | Sebaiknya sama dengan yang didaftarkan ke sekolah |
| Bukti hubungan keluarga | Dokumen yang diminta sekolah bila perlu verifikasi |
| Data anak | Nama lengkap dan kelas untuk mencocokkan |
| Koneksi internet | Untuk menerima kode verifikasi bila diperlukan |
Dokumen yang diminta untuk verifikasi bisa berbeda di tiap sekolah. Tanyakan kepada wali kelas atau operator bila belum menerimanya.
Di ASIS, anak bisa tertaut ke akun orang tua dengan dua cara: dari data perwalian yang sudah dicatat sekolah, atau lewat klaim yang diverifikasi. Nomor telepon yang sama saja tidak cukup; sekolah tetap memeriksa identitas agar akun wali hanya membuka data anak yang sah.
Siapkan identitas anak, bukti hubungan keluarga, nomor kontak aktif, dan dokumen bila diminta sekolah. ASIS mendukung login dengan OTP WhatsApp/SMS atau akun Google bila sekolah mengaktifkannya.
Untuk anak berikutnya, ulangi langkah yang sama.
Akun wali hanya menampilkan anak yang berhak diakses. Jika muncul anak yang bukan anak Bapak/Ibu, gunakan tindakan lepas pada anak tersebut dan laporkan ke sekolah.
Klaim tertahan lama? Biasanya data wali di sekolah belum sesuai, misalnya nomor telepon atau nama wali berbeda. Minta sekolah memeriksa datanya. Jangan mencoba masuk memakai akun orang lain.
Langkah lengkap: Cara Menautkan Anak ke Akun Orang Tua ASIS
Satu akun orang tua dapat memantau beberapa anak. Setelah semua anak tertaut, orang tua biasanya bisa berpindah dari profil satu anak ke anak lain. Ini memudahkan keluarga yang anaknya bersekolah di beberapa jenjang.
Bila kedua orang tua ingin memantau, masing-masing bisa memakai akunnya sendiri, sesuai kebijakan sekolah. Pastikan kedua nomor terdaftar di data sekolah.
| Kendala | Kemungkinan penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Profil anak tidak muncul | Belum ada data perwalian atau klaim masih diverifikasi | Ajukan Klaim Anak atau tanyakan status klaim ke sekolah |
| Klaim tertahan | Data yang diisi berbeda dengan catatan sekolah | Cocokkan data wali dengan sekolah, jangan mengajukan klaim ganda |
| Nomor HP tidak dikenali | Nomor berbeda dengan data sekolah | Minta operator memperbarui nomor |
| Muncul anak yang salah | Data tertukar | Gunakan tindakan lepas, lalu laporkan ke sekolah |
| Tidak menerima OTP | Sinyal atau nomor tidak aktif | Coba lagi beberapa saat atau gunakan metode lain |
Setelah memahami cara menautkan akun anak, luangkan waktu sebentar untuk mengatur akun agar informasinya benar-benar bermanfaat:
Membuat akun dengan nomor yang tidak terdaftar. Gunakan nomor yang sama dengan data di sekolah agar penautan lancar.
Mengajukan klaim berulang. Klaim ganda untuk anak yang sama justru memperlambat verifikasi. Pantau status klaim pertama.
Mengabaikan anak yang salah tertaut. Data anak lain adalah data pribadi orang lain. Gunakan tindakan lepas dan laporkan segera.
Meminjamkan akun. Akun orang tua berisi data anak dan tagihan. Jaga kata sandinya.
Sekolah tanpa aplikasi tetap perlu memastikan informasi anak hanya sampai ke orang tua yang sah. Caranya: perbarui data kontak orang tua setiap awal tahun, kirim informasi pribadi seperti nilai hanya lewat jalur pribadi, dan jangan menempel data pribadi murid di grup umum.
Prinsipnya sama, tetapi bentuk data penautan dan alur verifikasi bisa berbeda sesuai kebijakan sekolah.
Bisa bila sekolah mendaftarkannya sebagai wali. Hubungi sekolah untuk prosedurnya.
Satu akun orang tua bisa memantau lebih dari satu anak. Detailnya ikuti Panduan ASIS.
Beri tahu sekolah agar data kontak diperbarui, lalu masuk kembali dengan nomor baru.
ASIS Mobile tersedia untuk Android; versi iOS segera menyusul. Sementara itu, pengguna perangkat lain dapat membuka asis.id lewat peramban.
Kabar sekolah sering terlambat atau salah alamat: surat tertinggal di tas, pesan grup tenggelam, data kontak orang tua tidak diperbarui. Di sisi lain, data anak perlu dilindungi agar tidak dilihat orang yang tidak berhak.
ASIS menautkan akun orang tua dengan data anak yang dikelola sekolah. Setelah tertaut, presensi, nilai, tagihan dan bukti bayar, izin, serta pengumuman sampai lewat portal wali dan notifikasi aplikasi yang gratis tanpa batas dengan jam tenang. Data sekolah tidak dijual dan tanpa iklan.
ASIS gratis untuk semua sekolah. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, wali santri bisa memakai Basmalah yang juga gratis. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.