Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara mengumpulkan tugas online dengan benar: baca instruksi, siapkan file, kirim sebelum tenggat, dan cek status. Untuk murid, guru, dan orang tua.
Cara mengumpulkan tugas online yang benar dimulai dari membaca instruksi sampai habis, menyiapkan jawaban dalam format yang diminta, mengirim sebelum tenggat, lalu memastikan tugas benar-benar tercatat terkirim. Kedengarannya sepele, tetapi banyak nilai murid hilang bukan karena jawabannya salah, melainkan karena salah kirim, foto buram, atau terlambat beberapa menit. Artikel ini ditujukan untuk guru yang ingin membimbing muridnya, sekaligus murid dan orang tua yang mendampingi. Isinya: alur umum mengirim tugas lewat portal murid ASIS, persiapan file, kesalahan umum, dan cara mengumpulkan tugas jika sekolah belum memakai aplikasi.
Fikri (nama fiktif), murid kelas VII, sudah mengerjakan tugas Matematika sejak sore. Ia memotret jawabannya, lalu mengirim ke grup kelas. Ternyata guru meminta tugas dikirim lewat aplikasi sekolah. Saat ia sadar, tenggat sudah lewat.
Di sisi lain, guru menerima foto miring, gelap, atau terpotong. Ada murid yang mengirim tugas Bahasa Indonesia ke kolom tugas IPA. Semua masalah ini sebenarnya bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana.
Guru sering menganggap murid otomatis paham teknologi. Kenyataannya, banyak murid, terutama di SD dan SMP awal, baru pertama kali memakai portal sekolah. Mengajarkan cara mengirim tugas satu kali di awal semester akan menghemat banyak waktu sepanjang tahun.
Bagi murid, kebiasaan mengirim tugas dengan rapi juga melatih tanggung jawab dan ketelitian, keterampilan yang berguna sampai dunia kerja.
Di portal murid ASIS, tugas dikirim dari menu Tugas Siswa. Satu hal yang sering disalahpahami: tugas yang tersimpan sebagai draf belum tentu sudah terkirim. Karena itu, langkah terakhir selalu memeriksa status.
Masuk dengan akun sendiri, bukan akun teman atau kakak, di asis.id atau ASIS Mobile (Android). Lalu baca dulu kelas, instruksi, format berkas yang diminta, batas waktu, dan rubriknya.
Status tugas menunjukkan kiriman sudah diterima, dan berkas atau jawaban yang tercatat adalah yang benar, bukan versi lama atau foto yang salah.
Unggahan gagal? Periksa ukuran dan format berkas, koneksi internet, serta tenggatnya. Simpan bukti kendala, misalnya tangkapan layar pesan galat, lalu sampaikan kepada guru. Jangan pernah membagikan kata sandi akun kepada siapa pun, termasuk saat meminta bantuan.
Langkah lengkap: Cara Mengirim Tugas melalui Portal Siswa ASIS
| Jenis jawaban | Tips | Hindari |
|---|---|---|
| Foto tulisan tangan | Cahaya terang, kertas tegak lurus, seluruh halaman terlihat | Bayangan tangan, foto miring |
| Beberapa halaman | Gabungkan menjadi satu PDF bila diminta, urutkan halaman | Mengirim halaman acak |
| Dokumen ketik | Beri nama file "Nama_Kelas_Mapel_Tugas" | Nama file "IMG_2034" |
| Video | Durasi sesuai instruksi, kirim tautan bila diminta | File sangat besar |
| Jawaban teks | Ketik di kolom yang tersedia, periksa ejaan | Menyalin jawaban teman |
Misalkan guru IPA meminta murid kelas VIII mengamati pertumbuhan kecambah selama lima hari, lalu mengirim tabel pengamatan dan dua foto. Murid yang mengirim dengan benar akan:
Langkah-langkah ini hanya butuh beberapa menit tambahan, tetapi membuat guru bisa menilai tanpa harus menghubungi murid kembali.
Orang tua murid SD sering menjadi pihak yang memegang ponsel. Dampingi anak saat mengirim, tetapi biarkan anak yang mengerjakan tugasnya. Ajak anak mengecek bersama apakah tugas sudah terkirim.
Mengirim lewat saluran yang salah. Bila guru meminta lewat portal murid, jangan kirim ke grup atau pesan pribadi.
Salah memilih tugas. Periksa nama mapel dan judul tugas sebelum mengunggah.
Foto tidak terbaca. Guru tidak bisa menilai jawaban yang buram. Ambil ulang foto bila perlu.
Mengira sudah terkirim. Unggahan yang belum selesai karena sinyal putus tidak tercatat. Cek statusnya.
Terlambat tanpa kabar. Bila ada kendala, segera beri tahu guru sebelum tenggat.
Cara mengumpulkan tugas online tanpa portal sekolah tetap bisa dibuat tertib:
Kelemahannya, murid tidak bisa melihat daftar tugas dan nilai di satu tempat.
Ikuti kebijakan guru. Sebagian guru masih menerima dengan catatan terlambat, sebagian tidak. Beri tahu guru secepatnya bila ada kendala.
Tergantung pengaturan tugas dan kebijakan guru. Bila salah kirim, segera hubungi guru.
Hubungi wali kelas atau operator sekolah. ASIS juga mendukung login dengan OTP WhatsApp/SMS atau akun Google bila sekolah mengaktifkannya.
Bisa, lewat ASIS Mobile untuk Android atau peramban di asis.id.
Setelah tugas dinilai, nilai dan umpan balik dapat dibaca di portal murid pada tugas yang bersangkutan.
Tugas hilang biasanya karena terlalu banyak saluran: grup kelas, pesan pribadi, surel, dan kertas. Murid bingung harus mengirim ke mana, guru kewalahan mencocokkan jawaban.
ASIS menyediakan portal murid sebagai satu tempat untuk melihat tugas, mengirim jawaban, membaca umpan balik, serta melihat jadwal, nilai, dan presensi. Guru menilai di tempat yang sama, dan notifikasi aplikasi dengan jam tenang membantu murid tidak melewatkan tenggat.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.