WAWASAN ASIS

Cara Menyusun Prota Kurikulum Merdeka Langkah demi Langkah

Cara menyusun prota kurikulum merdeka dari kalender pendidikan, minggu efektif, dan ATP, lengkap dengan contoh tabel dan kesalahan umum guru.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Administrasi Sekolah

Cara menyusun prota kurikulum merdeka pada dasarnya ada enam langkah: membaca kalender pendidikan, menghitung minggu efektif, melihat alokasi jam pelajaran (JP) setahun, mengurutkan tujuan pembelajaran dari alur tujuan pembelajaran (ATP), membagi JP ke setiap lingkup materi, lalu menyisakan waktu cadangan untuk asesmen dan kegiatan sekolah. Hasilnya adalah peta satu tahun yang menunjukkan kapan setiap materi diajarkan.

Program tahunan (prota) bukan dokumen yang formatnya dibakukan secara nasional. Yang penting, prota menjadi jembatan antara ATP dan rencana mingguan, serta disepakati bersama di sekolah. Panduan ini membahas setiap langkah dengan contoh angka fiktif yang bisa Bapak/Ibu sesuaikan.

Apa itu prota dan kedudukannya

Dalam praktik Kurikulum Merdeka, alur perencanaan biasanya seperti ini:

  1. Capaian Pembelajaran (CP) ditetapkan pemerintah per fase.
  2. Tujuan Pembelajaran (TP) dirumuskan dari CP.
  3. ATP mengurutkan TP secara logis dalam satu fase.
  4. Prota membagi ATP ke dalam satu tahun ajaran sesuai kalender.
  5. Promes merinci prota per semester dan per minggu.
  6. Modul ajar atau RPP merancang kegiatan di kelas.

Kurikulum yang berlaku saat ini diatur dalam Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 sebagaimana diubah dengan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, yang juga memperkenalkan pendekatan pembelajaran mendalam. Prota membantu memastikan seluruh TP dalam satu tahun benar-benar mendapat waktu.

Bahan yang perlu disiapkan

Bahan Sumber Gunanya
Kalender pendidikan Dinas pendidikan atau Kanwil/Kemenag setempat, lalu kalender sekolah Menentukan hari libur dan kegiatan
Struktur kurikulum Dokumen kurikulum sekolah Mengetahui JP per tahun mata pelajaran
ATP Disusun guru atau diadaptasi dari contoh resmi Urutan TP yang akan dibagi
Agenda sekolah Wakasek Kurikulum Asesmen, kegiatan kokurikuler, acara sekolah

Langkah 1: Baca kalender pendidikan

Tandai di kalender: awal dan akhir semester, libur semester, libur nasional, libur keagamaan, dan kegiatan sekolah yang meniadakan pembelajaran reguler, misalnya masa pengenalan lingkungan sekolah atau pekan asesmen.

Langkah 2: Hitung minggu efektif

Minggu efektif adalah minggu yang benar-benar dipakai untuk pembelajaran. Rumus sederhananya: jumlah minggu dalam semester dikurangi minggu tidak efektif.

Contoh fiktif untuk satu tahun ajaran:

Semester Jumlah minggu Minggu tidak efektif Minggu efektif
Ganjil (Juli–Desember) 24 6 (MPLS, asesmen akhir, libur) 18
Genap (Januari–Juni) 24 7 (libur keagamaan, asesmen, libur akhir tahun) 17
Total 48 13 35

Angka ini hanya contoh. Hitung ulang dengan kalender sekolah Bapak/Ibu, karena libur keagamaan dan kegiatan daerah berbeda setiap tahun.

Langkah 3: Tentukan JP per tahun

Lihat struktur kurikulum sekolah untuk mengetahui alokasi JP mata pelajaran per tahun. Bila struktur menyebut JP per tahun, bagi dengan minggu efektif untuk mengetahui JP per minggu. Bila menyebut JP per minggu, kalikan dengan minggu efektif.

Contoh fiktif: mata pelajaran dengan 4 JP per minggu dan 35 minggu efektif memiliki 140 JP dalam setahun.

Langkah 4: Urutkan TP dari ATP

Ambil TP yang menjadi target kelas tersebut dari ATP fase. Kelompokkan ke dalam lingkup materi agar mudah dikelola. Pastikan urutannya logis: materi prasyarat lebih dulu.

Langkah 5: Bagi JP ke setiap lingkup materi

Pertimbangkan tingkat kesulitan, keluasan materi, dan kebutuhan praktik. Materi yang menjadi fondasi biasanya mendapat waktu lebih banyak.

Contoh fiktif prota Matematika kelas 4 (Fase B):

No Lingkup materi Semester Alokasi JP
1 Bilangan cacah sampai 10.000 Ganjil 20
2 Penjumlahan dan pengurangan bersusun Ganjil 18
3 Perkalian dan pembagian Ganjil 22
4 Pecahan sederhana Ganjil 12
5 Pengukuran panjang dan berat Genap 16
6 Bangun datar Genap 18
7 Data dan diagram gambar Genap 14
Cadangan asesmen dan remedial Ganjil–Genap 20
Total 140

Langkah 6: Sisakan waktu cadangan

Jangan membagi habis semua JP. Sisakan sekitar 10–15% untuk asesmen sumatif, pembelajaran ulang, dan kejadian tidak terduga seperti cuaca ekstrem atau kegiatan mendadak. Prota yang terlalu padat hampir pasti meleset di tengah semester.

Ringkasan cara menyusun prota kurikulum merdeka dalam satu halaman

Bila waktu terbatas, gunakan daftar periksa berikut saat rapat kerja awal tahun:

  1. Kalender sekolah sudah final dan disahkan Kepala Sekolah.
  2. Minggu efektif per semester sudah dihitung dan dicatat.
  3. JP per tahun sesuai struktur kurikulum sekolah.
  4. Semua TP kelas tersebut dari ATP sudah masuk ke tabel.
  5. Setiap lingkup materi punya alokasi JP dan semester yang jelas.
  6. Ada baris waktu cadangan untuk asesmen dan pembelajaran ulang.
  7. Guru paralel sudah menyepakati urutan yang sama.

Bila ketujuh butir ini terpenuhi, prota sudah layak dipakai dan tinggal diturunkan ke promes. Cara menyusun prota kurikulum merdeka seperti ini juga memudahkan Wakasek Kurikulum menyusun jadwal asesmen bersama.

Kesalahan umum saat menyusun prota

  • Menyalin prota tahun lalu tanpa mengubah kalender. Libur keagamaan bergeser setiap tahun.
  • Membagi JP sama rata. Tidak semua materi sama berat.
  • Tidak menyisakan cadangan. Akibatnya materi akhir semester terburu-buru.
  • Lupa kegiatan kokurikuler. Bila sekolah memakai sebagian JP untuk kokurikuler, sesuaikan alokasinya.
  • Tidak berkoordinasi dengan guru paralel. Prota kelas paralel sebaiknya seragam agar asesmen bersama bisa dijadwalkan.

Variasi per jenjang

  • SD: guru kelas menyusun prota untuk banyak mata pelajaran. Susun dalam satu tabel besar agar keterkaitan antarmapel terlihat.
  • SMP/MTs: perhatikan jadwal asesmen bersama dan kegiatan kokurikuler yang memakai jam pelajaran.
  • SMA/SMK: untuk SMK, prota mata pelajaran kejuruan perlu memperhitungkan jadwal praktik dan PKL.
  • Madrasah: sesuaikan dengan kalender Kemenag dan mata pelajaran keagamaan.

Tips agar prota benar-benar dipakai

  • Tempel ringkasan prota di dokumen kerja guru atau aplikasi sekolah, bukan hanya di map supervisi.
  • Tinjau setiap akhir bulan: apakah materi berjalan sesuai rencana? Bila meleset, geser alokasi, jangan menghapus TP.
  • Gunakan prota sebagai dasar promes dan jurnal mengajar, sehingga ketiganya saling terhubung.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah prota wajib dalam Kurikulum Merdeka?

Format prota tidak dibakukan secara nasional, tetapi perencanaan alokasi waktu tetap dibutuhkan. Banyak sekolah dan pengawas masih memintanya sebagai bagian perangkat ajar. Ikuti kebijakan sekolah dan dinas setempat.

Apa beda prota dan promes?

Prota memetakan materi dalam satu tahun ajaran. Promes merinci prota menjadi rencana per minggu dalam satu semester.

Bagaimana cara menyusun prota kurikulum merdeka jika ATP belum ada?

Susun ATP lebih dulu, walau sederhana. Prota tanpa ATP hanya membagi daftar materi tanpa memastikan urutan tujuan pembelajaran.

Berapa persen waktu cadangan yang ideal?

Tidak ada angka baku. Sekitar 10–15% dari total JP biasanya cukup untuk asesmen, remedial, dan kegiatan tak terduga.

Apakah prota boleh diubah di tengah tahun?

Boleh, bahkan disarankan bila ada perubahan kalender atau kebutuhan murid. Catat perubahannya agar mudah dijelaskan saat supervisi.

ASIS: Prota, Jadwal, dan Jurnal dalam Satu Alur

Prota sering berhenti sebagai dokumen supervisi karena terpisah dari kegiatan mengajar sehari-hari. Kalender ada di satu berkas, jadwal di berkas lain, dan jurnal mengajar ditulis di buku. Akibatnya guru sulit melihat apakah rencana tahunan masih sejalan dengan kenyataan.

ASIS menyediakan perangkat ajar Kurikulum Merdeka dan generator jadwal pelajaran tanpa bentrok dalam satu akun, sehingga rencana dan pelaksanaan berada di tempat yang sama. Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali: pembagian mengajar yang dipakai untuk jadwal juga menjadi dasar penilaian dan e-Rapor. Untuk bahan ajar, guru bisa merujuk buku pelajaran resmi di Pustaka dan aktivitas interaktif di Studio.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

Sumber: Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang Kurikulum, detik.com

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.