WAWASAN ASIS

Cara Merancang Program Kokurikuler Satu Tahun di Sekolah

Panduan merancang program kokurikuler satu tahun: mulai dari dimensi profil lulusan, memilih tema, membagi jadwal per semester, hingga menilai dan melaporkan.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Wawasan

Menjelang tahun ajaran baru, Kepala Sekolah dan tim kurikulum perlu merancang program kokurikuler untuk satu tahun. Kokurikuler adalah kegiatan belajar yang memperkuat pembelajaran intrakurikuler dan mengembangkan dimensi profil lulusan, misalnya lewat proyek lintas mata pelajaran atau pembiasaan karakter.

Tanpa rencana yang jelas, kegiatan kokurikuler sering menumpuk di akhir semester dan berakhir sebagai acara seremonial. Panduan ini membantu merancang program kokurikuler satu tahun yang terarah dan realistis.

Langkah 1: Mulai dari kebutuhan murid

Sebelum memilih tema, tanyakan: kemampuan atau karakter apa yang paling perlu dikuatkan pada murid kita tahun ini?

Bahan untuk menjawabnya:

  • hasil refleksi kegiatan tahun lalu,
  • catatan wali kelas dan guru BK,
  • hasil asesmen dan rapor,
  • masukan orang tua dan murid.

Pilih dua sampai tiga dimensi profil lulusan yang menjadi fokus tahun ini. Fokus yang sedikit lebih mudah dicapai daripada mencoba menyentuh semuanya.

Langkah 2: Pilih bentuk kegiatan

Kokurikuler dapat berupa:

  • Pembelajaran kolaboratif lintas disiplin, misalnya proyek pengelolaan sampah sekolah yang memadukan IPA, matematika, dan bahasa Indonesia.
  • Gerakan pembiasaan, seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
  • Kegiatan lain yang relevan dengan konteks sekolah, misalnya kearifan lokal atau kewirausahaan.

Sesuaikan bentuk kegiatan dengan jenjang. Murid SD membutuhkan proyek yang lebih konkret dan pendek, sedangkan murid SMA atau SMK bisa mengerjakan proyek yang lebih panjang dan mandiri.

Langkah 3: Petakan dalam kalender

Bagi program dalam dua semester. Contoh pembagian untuk satu jenjang:

Periode Kegiatan Fokus
Juli–Agustus Pembiasaan awal tahun Kemandirian, kesehatan
September–November Proyek lintas disiplin 1 Kolaborasi, penalaran kritis
Desember Refleksi dan pameran Komunikasi
Januari–Maret Proyek lintas disiplin 2 Kreativitas, kewargaan
April–Mei Pembiasaan lanjutan dan aksi nyata Kewargaan
Juni Refleksi akhir tahun Semua fokus

Hindari menumpuk proyek di minggu ujian dan pembagian rapor.

Langkah 4: Tentukan peran dan sumber daya

  • Siapa koordinator program?
  • Guru mana yang menjadi fasilitator tiap kelas?
  • Apa saja bahan dan biaya yang dibutuhkan?
  • Pihak luar mana yang bisa dilibatkan, seperti orang tua, puskesmas, atau pelaku usaha setempat?

Tuliskan semuanya agar tidak bergantung pada ingatan satu orang.

Langkah 5: Rancang cara menilai

Penilaian kokurikuler berfokus pada perkembangan, bukan angka semata. Siapkan rubrik sederhana untuk setiap dimensi yang menjadi fokus, lembar observasi untuk fasilitator, jurnal refleksi murid, dan dokumentasi hasil karya.

Langkah 6: Laporkan kepada orang tua

Hasil kokurikuler perlu sampai kepada orang tua dalam bentuk deskripsi yang mudah dipahami, misalnya "Ananda mulai berani menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompok."

Langkah 7: Evaluasi di akhir tahun

Gunakan hasil penilaian dan refleksi untuk menjawab: apakah fokus tahun ini tercapai? Apa yang perlu diubah tahun depan? Hasil evaluasi ini menjadi bahan Langkah 1 tahun berikutnya.

ASIS: program sekolah yang terukur, bukan seremonial

Program kokurikuler sering gagal bukan karena idenya buruk, tetapi karena catatannya tercecer: rencana di satu berkas, nilai di berkas lain, dokumentasi di ponsel guru. Saat evaluasi, tidak ada yang bisa menjawab apakah tujuan tercapai.

ASIS dibangun untuk menyelesaikan masalah itu. Kepala Sekolah dapat menetapkan target sekolah di dashboard goal dan memantau kemajuannya. Guru menulis catatan perkembangan murid, dan hasilnya tersusun dalam e-Rapor Kurikulum Merdeka termasuk P5. Orang tua bisa membaca perkembangan anaknya lewat ASIS Mobile. Semua data dicatat sekali dan dipakai berkali-kali.

ASIS gratis untuk semua sekolah. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia Basmalah yang juga gratis. Teknologinya gratis, kemajuannya kita bangun bersama. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.