Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan merancang program kokurikuler satu tahun: mulai dari dimensi profil lulusan, memilih tema, membagi jadwal per semester, hingga menilai dan melaporkan.
Menjelang tahun ajaran baru, Kepala Sekolah dan tim kurikulum perlu merancang program kokurikuler untuk satu tahun. Kokurikuler adalah kegiatan belajar yang memperkuat pembelajaran intrakurikuler dan mengembangkan dimensi profil lulusan, misalnya lewat proyek lintas mata pelajaran atau pembiasaan karakter.
Tanpa rencana yang jelas, kegiatan kokurikuler sering menumpuk di akhir semester dan berakhir sebagai acara seremonial. Panduan ini membantu merancang program kokurikuler satu tahun yang terarah dan realistis.
Sebelum memilih tema, tanyakan: kemampuan atau karakter apa yang paling perlu dikuatkan pada murid kita tahun ini?
Bahan untuk menjawabnya:
Pilih dua sampai tiga dimensi profil lulusan yang menjadi fokus tahun ini. Fokus yang sedikit lebih mudah dicapai daripada mencoba menyentuh semuanya.
Kokurikuler dapat berupa:
Sesuaikan bentuk kegiatan dengan jenjang. Murid SD membutuhkan proyek yang lebih konkret dan pendek, sedangkan murid SMA atau SMK bisa mengerjakan proyek yang lebih panjang dan mandiri.
Bagi program dalam dua semester. Contoh pembagian untuk satu jenjang:
| Periode | Kegiatan | Fokus |
|---|---|---|
| Juli–Agustus | Pembiasaan awal tahun | Kemandirian, kesehatan |
| September–November | Proyek lintas disiplin 1 | Kolaborasi, penalaran kritis |
| Desember | Refleksi dan pameran | Komunikasi |
| Januari–Maret | Proyek lintas disiplin 2 | Kreativitas, kewargaan |
| April–Mei | Pembiasaan lanjutan dan aksi nyata | Kewargaan |
| Juni | Refleksi akhir tahun | Semua fokus |
Hindari menumpuk proyek di minggu ujian dan pembagian rapor.
Tuliskan semuanya agar tidak bergantung pada ingatan satu orang.
Penilaian kokurikuler berfokus pada perkembangan, bukan angka semata. Siapkan rubrik sederhana untuk setiap dimensi yang menjadi fokus, lembar observasi untuk fasilitator, jurnal refleksi murid, dan dokumentasi hasil karya.
Hasil kokurikuler perlu sampai kepada orang tua dalam bentuk deskripsi yang mudah dipahami, misalnya "Ananda mulai berani menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompok."
Gunakan hasil penilaian dan refleksi untuk menjawab: apakah fokus tahun ini tercapai? Apa yang perlu diubah tahun depan? Hasil evaluasi ini menjadi bahan Langkah 1 tahun berikutnya.
Program kokurikuler sering gagal bukan karena idenya buruk, tetapi karena catatannya tercecer: rencana di satu berkas, nilai di berkas lain, dokumentasi di ponsel guru. Saat evaluasi, tidak ada yang bisa menjawab apakah tujuan tercapai.
ASIS dibangun untuk menyelesaikan masalah itu. Kepala Sekolah dapat menetapkan target sekolah di dashboard goal dan memantau kemajuannya. Guru menulis catatan perkembangan murid, dan hasilnya tersusun dalam e-Rapor Kurikulum Merdeka termasuk P5. Orang tua bisa membaca perkembangan anaknya lewat ASIS Mobile. Semua data dicatat sekali dan dipakai berkali-kali.
ASIS gratis untuk semua sekolah. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia Basmalah yang juga gratis. Teknologinya gratis, kemajuannya kita bangun bersama. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.