WAWASAN ASIS

Format Daftar Hadir Siswa Bulanan dan Rumus Persentase

Format daftar hadir siswa bulanan siap pakai: kolom wajib, contoh terisi satu kelas, rumus persentase kehadiran, dan cara membaca angka untuk tindak lanjut.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Administrasi Sekolah

Format daftar hadir siswa bulanan adalah satu lembar yang memuat nama siswa di baris, tanggal hari efektif di kolom, kode kehadiran di setiap sel, lalu rekap jumlah sakit, izin, alpa, dan persentase kehadiran di ujung kanan. Lembar ini dipakai wali kelas untuk laporan ke Kepala Sekolah, bahan rapor, dan dasar memanggil orang tua bila ada siswa yang sering tidak masuk.

Artikel ini memberikan format yang bisa langsung disalin ke Excel atau buku, contoh terisi untuk satu kelas, rumus persentase per siswa dan per kelas, serta cara membaca angkanya. Untuk format harian, lihat "Daftar Hadir Murid: Contoh Format Harian dan Cara Mengisi". Untuk rekap semester dan rapor, lihat "Rekap Absensi Siswa: Format Bulanan, Semester, dan Rapor".

Bagian-bagian format

Format daftar hadir siswa bulanan yang baik memiliki empat bagian.

1. Kepala lembar

  • Nama sekolah dan tahun ajaran.
  • Kelas atau rombel, semester, dan bulan.
  • Nama wali kelas.
  • Jumlah hari efektif bulan itu, sesuai kalender pendidikan sekolah.

2. Tabel kehadiran

  • Kolom nomor, NIS atau NISN, nama siswa, jenis kelamin.
  • Satu kolom untuk setiap tanggal hari efektif. Tanggal libur tidak perlu kolom, atau diberi arsir.
  • Isi sel dengan kode. Yang lazim: titik atau kosong untuk hadir, S untuk sakit, I untuk izin, A untuk alpa. Sebagian sekolah menambah D untuk dispensasi karena tugas sekolah.

3. Rekap per siswa

  • Jumlah S, I, A, dan bila dipakai, D.
  • Jumlah hadir.
  • Persentase kehadiran.

4. Rekap kelas dan pengesahan

  • Total hadir dan persentase kehadiran kelas.
  • Catatan singkat wali kelas.
  • Tanda tangan wali kelas dan Kepala Sekolah.

Contoh terisi: kelas 5B, bulan Agustus

Misalkan kelas 5B memiliki 28 siswa dan bulan Agustus berisi 20 hari efektif. Untuk keringkasan, tabel di bawah hanya menampilkan rekap lima siswa. Nama fiktif.

No Nama S I A D Hadir Persentase
1 Aditya Pratama 0 0 0 1 20 100,0%
2 Bunga Lestari 2 0 0 0 18 90,0%
3 Candra Wijaya 0 1 3 0 16 80,0%
4 Dewi Anggraini 1 1 0 0 18 90,0%
5 Eko Saputra 0 0 0 0 20 100,0%

Perhatikan Aditya. Ia tidak hadir di kelas satu hari karena mewakili sekolah dalam lomba. Banyak sekolah menghitung dispensasi sebagai hadir, karena siswa sedang menjalankan tugas sekolah. Sepakati aturan ini di tingkat sekolah agar semua wali kelas menghitung dengan cara yang sama.

Rumus persentase kehadiran

Per siswa

Persentase kehadiran = (jumlah hadir : jumlah hari efektif) x 100%.

Contoh Candra: 16 : 20 x 100% = 80,0%.

Jika dispensasi dihitung hadir, maka jumlah hadir = hari efektif dikurangi S, I, dan A.

Per kelas

Persentase kehadiran kelas = (total hadir seluruh siswa : (jumlah siswa x hari efektif)) x 100%.

Contoh: 28 siswa x 20 hari = 560 hari-siswa. Jika total S + I + A seluruh kelas adalah 24, maka hadir = 536. Persentase = 536 : 560 x 100% = 95,7%.

Rumus Excel sederhana

Jika kode tanggal ada di kolom D sampai W (20 hari) pada baris 8:

  • Jumlah sakit: =COUNTIF(D8:W8;"S")
  • Jumlah izin: =COUNTIF(D8:W8;"I")
  • Jumlah alpa: =COUNTIF(D8:W8;"A")
  • Hadir: =20-(X8+Y8+Z8)
  • Persentase: =AA8/20, lalu format sel sebagai persen dengan satu desimal.

Ganti tanda titik koma dengan koma bila pengaturan Excel memakai format bahasa Inggris. Simpan angka 20 di satu sel kepala lembar, lalu rujuk sel itu, supaya cukup diubah sekali setiap bulan.

Cara membaca angka

Angka persentase baru berguna bila diikuti tindakan. Contoh ambang yang dipakai sebagian sekolah, sebagai kesepakatan internal, bukan aturan nasional:

Kondisi Tindakan wali kelas
Kehadiran 95% ke atas Cukup dicatat
90–94% Perhatikan pola: hari tertentu, mapel tertentu
Di bawah 90% Hubungi orang tua, catat di buku kasus
Alpa 3 kali atau lebih dalam sebulan Koordinasi dengan guru BK
Sakit berturut-turut lebih dari 3 hari Minta keterangan dan cek kebutuhan belajar susulan

Lihat juga pola kelas. Jika persentase kelas turun tajam di minggu tertentu, mungkin ada wabah penyakit atau acara di lingkungan sekitar. Informasi ini berguna bagi Kepala Sekolah.

Variasi per jenjang

  • SD dan MI: wali kelas mengisi sekali sehari di jam pertama. Format bulanan cukup satu lembar per kelas.
  • SMP dan SMA: selain presensi harian, ada presensi per mapel. Siswa bisa hadir pagi tetapi tidak ada di jam terakhir. Format bulanan harian tetap diisi wali kelas, sedangkan presensi mapel direkap guru mapel.
  • SMK: siswa yang sedang PKL dicatat terpisah, biasanya dengan kode khusus, supaya tidak terhitung alpa.
  • Pesantren dan madrasah berasrama: presensi kelas dipisah dari presensi kegiatan asrama dan salat berjamaah.

Kesalahan yang sering terjadi

  1. Hari efektif tidak sesuai kalender. Persentase menjadi tidak sebanding antarkelas.
  2. Kode berbeda antarwali kelas. Ada yang memakai X untuk alpa, ada yang memakai A.
  3. Mengisi di akhir bulan dari ingatan. Datanya tidak akurat dan sulit dipertanggungjawabkan.
  4. Tidak ada keterangan untuk S dan I. Surat orang tua atau pesan izin perlu disimpan.
  5. Rekap tidak pernah dibaca. Lembar hanya diarsipkan tanpa tindak lanjut.

Daftar cek akhir bulan

  • Jumlah hari efektif sesuai kalender pendidikan.
  • Semua sel tanggal terisi, tidak ada yang kosong tanpa arti.
  • Rekap S, I, A per siswa sudah dihitung.
  • Persentase siswa dan kelas sudah dihitung dengan satu desimal.
  • Siswa dengan kehadiran rendah sudah ditindaklanjuti.
  • Lembar ditandatangani dan diserahkan ke Kepala Sekolah.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah dispensasi dihitung hadir?

Banyak sekolah menghitungnya hadir karena siswa menjalankan tugas sekolah. Yang penting aturan ini disepakati dan diterapkan sama di semua kelas.

Berapa persentase kehadiran minimal untuk naik kelas?

Tidak ada angka tunggal secara nasional. Kriteria kehadiran biasanya diatur sekolah dalam kriteria kenaikan kelas. Rujuk kebijakan sekolah masing-masing.

Apakah format daftar hadir siswa bulanan harus dicetak?

Tidak harus. Sekolah boleh menyimpan dalam bentuk digital selama datanya bisa ditunjukkan dan disahkan saat dibutuhkan, misalnya untuk akreditasi atau pemeriksaan.

Bagaimana mencatat siswa pindahan di tengah bulan?

Tulis namanya di baris baru dengan keterangan tanggal masuk. Hari efektif untuk siswa itu dihitung sejak tanggal masuk, bukan dari awal bulan.

Apa beda format daftar hadir siswa bulanan dengan rekap semester?

Format bulanan memuat kode per tanggal. Rekap semester hanya menjumlahkan S, I, A dari enam bulan dan menjadi dasar angka ketidakhadiran di rapor.

ASIS: Daftar Hadir yang Terhitung Sendiri

Akar masalah daftar hadir bulanan adalah pekerjaan dua kali. Guru mencatat di buku setiap hari, lalu di akhir bulan menyalin ke Excel dan menghitung persentase. Saat ada salah hitung, semuanya dicek ulang.

Di ASIS, presensi siswa dicatat sekali lewat pindai QR, pengenalan wajah, atau isian guru per sesi. Rekap bulanan dan persentase kehadiran tersusun dari data itu, lalu dipakai lagi untuk rapor tanpa diketik ulang. Wali kelas bisa membaca rekap presensi kelas kapan saja, dan orang tua menerima kabar kehadiran anak lewat notifikasi aplikasi yang gratis tanpa batas.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Coba presensi dan rekap otomatis di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.