Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh isi brosur penerimaan murid baru yang menarik dan jujur: susunan halaman, kalimat contoh, info biaya dan jalur, serta kesalahan yang sering terjadi.
Isi brosur penerimaan murid baru yang efektif menjawab lima pertanyaan calon orang tua dalam sekali baca: sekolah ini cocok untuk anak saya atau tidak, apa keunggulannya, berapa biayanya, bagaimana cara mendaftar, dan siapa yang bisa dihubungi. Brosur yang indah tetapi tidak menjawab pertanyaan itu biasanya hanya dilihat sebentar lalu disimpan.
Berikut susunan isi brosur, contoh kalimat yang bisa disesuaikan, dan kesalahan yang perlu dihindari.
| Halaman | Isi | Tujuan |
|---|---|---|
| Sampul depan | Nama dan logo sekolah, tahun ajaran, satu kalimat pesan utama, foto murid beraktivitas | Menarik perhatian |
| Lipatan dalam kiri | Profil singkat dan alasan memilih sekolah | Membangun kepercayaan |
| Tengah dalam | Program unggulan dengan bukti | Menunjukkan pembeda |
| Lipatan dalam kanan | Fasilitas dan kegiatan murid | Menggambarkan keseharian |
| Lipatan luar | Jadwal, syarat, alur pendaftaran, rincian biaya | Informasi praktis |
| Sampul belakang | Kontak resmi, alamat, peta singkat, kode QR ke situs sekolah | Memudahkan tindak lanjut |
"SD Cahaya Bangsa (nama fiktif) — Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2027/2028. Tumbuh berani membaca, santun dalam bersikap."
Gunakan foto murid yang sedang belajar atau bermain, dengan izin orang tua. Hindari foto gedung kosong.
"Sejak berdiri, SD Cahaya Bangsa mendampingi anak-anak di Kelurahan Sukamaju belajar dengan gembira. Kelas kami berisi paling banyak 28 murid agar guru mengenal setiap anak. Kami percaya setiap anak punya cara belajarnya sendiri."
Pastikan angka seperti jumlah murid per kelas sesuai kenyataan.
Tulis tiga sampai lima alasan, masing-masing dengan bukti singkat:
Pilih satu atau dua program yang benar-benar berjalan. Contoh:
"Program Kelas Bercerita: setiap bulan, murid menampilkan cerita karya sendiri di depan orang tua. Tahun lalu, seluruh murid kelas 4 tampil minimal sekali."
Daftar fasilitas sebaiknya singkat dan relevan: perpustakaan, lapangan, UKS, laboratorium sederhana, ekstrakurikuler pramuka, seni, dan olahraga. Tambahkan foto kegiatan, bukan hanya foto ruangan.
| Tahap | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Pendaftaran | (isi tanggal) | Daring lewat situs sekolah atau datang ke TU |
| Observasi atau wawancara | (isi tanggal) | Untuk mengenal anak, bukan tes calistung |
| Pengumuman | (isi tanggal) | Di situs sekolah dan pemberitahuan langsung |
| Daftar ulang | (isi tanggal) | Membawa berkas yang diminta |
Untuk sekolah negeri, ikuti ketentuan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang berlaku. SPMB menggantikan PPDB berdasarkan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, dengan jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Rincian kuota dan jadwal mengikuti petunjuk teknis dinas pendidikan setempat.
Tuliskan berkas yang diperlukan dengan jelas, misalnya akta kelahiran, kartu keluarga, dan pas foto. Hindari menuliskan data pribadi contoh yang asli di brosur.
Bagian ini paling sering dicari orang tua, dan paling sering dibuat samar.
| Komponen | Biaya | Keterangan |
|---|---|---|
| Uang pangkal | Rp(isi) | Dapat diangsur sesuai kesepakatan |
| SPP per bulan | Rp(isi) | |
| Seragam | Rp(isi) | Empat stel |
| Kegiatan tahunan | Rp(isi) | Termasuk kegiatan akhir tahun |
Cantumkan juga bila ada program keringanan. Brosur yang jujur soal biaya membangun kepercayaan sejak awal.
Cantumkan alamat lengkap, jam layanan TU, alamat surel resmi, dan kode QR yang mengarah ke situs sekolah. Hindari mencantumkan nomor pribadi guru.
Susunan yang rapi baru setengah jalan. Isi brosur penerimaan murid baru akan lebih mudah diingat bila memperhatikan hal berikut:
Pesan utama, profil singkat, keunggulan dengan bukti, jadwal dan syarat pendaftaran, rincian biaya, serta kontak resmi.
Sebaiknya ya. Rincian biaya yang jelas membantu orang tua memutuskan dan menunjukkan transparansi sekolah.
Keduanya saling melengkapi. Brosur cetak untuk kunjungan dan acara, versi digital di situs sekolah untuk dibagikan.
Tuliskan perkiraan dan arahkan orang tua ke situs sekolah yang akan diperbarui saat jadwal resmi terbit.
Empat sampai enam foto kegiatan sudah cukup untuk brosur tiga lipat.
Akar masalah promosi penerimaan murid baru sering kali bukan desain brosur, melainkan tidak adanya tempat resmi yang memuat informasi terbaru. Brosur dicetak sekali, jadwal berubah, dan orang tua bertanya lewat berbagai kanal yang tidak tercatat.
ASIS menyediakan situs sekolah dengan subdomain gratis, sehingga kode QR di brosur bisa mengarah ke halaman resmi yang selalu diperbarui: profil, program, jadwal, dan pengumuman. Sekolah yang ingin memakai domain sendiri bisa memilih paket ASIS Plus. Setelah murid diterima, data yang sama dipakai untuk presensi, tagihan, dan e-Rapor tanpa diketik ulang, sesuai prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Hal ini juga bisa menjadi salah satu isi brosur penerimaan murid baru: orang tua dapat memantau kehadiran dan perkembangan anak lewat ASIS Mobile.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.