Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan orang tua menyiapkan jalur prestasi SPMB: jenis prestasi, peran TKA dan rapor, legalisasi sertifikat, jadwal persiapan, dan kesalahan umum.
Jalur prestasi SPMB memberi kesempatan kepada calon murid untuk diterima berdasarkan capaian akademik atau nonakademik, bukan hanya jarak rumah. Persiapannya tidak bisa mendadak: orang tua perlu tahu jenis prestasi yang diakui di daerahnya, apakah nilai yang dipakai rapor atau Tes Kemampuan Akademik (TKA), bagaimana sertifikat lomba dinilai, serta dokumen apa yang harus dilegalisasi. Kuncinya ada di petunjuk teknis (juknis) SPMB daerah masing-masing, karena ketentuannya berbeda antara satu provinsi atau kabupaten/kota dengan yang lain. Panduan ini membantu Bapak/Ibu menyiapkan semuanya secara bertahap.
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) diatur dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, menggantikan PPDB. Jalurnya meliputi domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Pada SPMB 2025, kuota jalur prestasi untuk jenjang SMP dan SMA dinaikkan dibanding aturan sebelumnya. Besaran pasti dan rinciannya ditetapkan pemerintah daerah dalam juknis.
Perkembangan penting pada SPMB 2026: sejumlah daerah mulai memakai hasil TKA sebagai dasar prestasi akademik. Di beberapa daerah, misalnya menurut pemberitaan tentang SPMB Solo 2026, nilai rapor tidak lagi dipakai untuk jalur prestasi akademik dan digantikan TKA. Daerah lain masih memakai kombinasi nilai rapor dan prestasi lomba dengan sistem pembobotan skor. Inilah alasan utama orang tua wajib membaca juknis daerahnya sendiri, bukan mengandalkan informasi dari daerah lain.
| Jenis | Contoh | Bukti yang biasa diminta |
|---|---|---|
| Akademik | Nilai rapor, hasil TKA, juara kelas atau peringkat | Rapor, surat keterangan peringkat, hasil TKA |
| Lomba akademik | Olimpiade sains, lomba matematika, debat | Sertifikat atau piagam dengan tingkat dan penyelenggara |
| Nonakademik | Olahraga, seni, keagamaan seperti tahfidz | Sertifikat atau piagam, kadang tes keterampilan |
| Kepemimpinan | Ketua OSIS, pemimpin organisasi murid | Surat keputusan atau keterangan dari sekolah (bila diakui juknis) |
Tingkat lomba biasanya memengaruhi skor: tingkat internasional dan nasional lebih tinggi daripada provinsi, kabupaten/kota, atau kecamatan. Juara perorangan dan beregu juga bisa dibedakan. Beberapa daerah, seperti DKI Jakarta pada SPMB 2026, menerapkan pembobotan skor untuk jenis dan tingkat prestasi tertentu.
Tidak semua sertifikat bernilai sama di mata panitia. Sertifikat yang biasanya diakui memiliki ciri:
Sertifikat partisipasi atau lomba daring tanpa seleksi jelas sering kali tidak dinilai, atau dinilai rendah. Cek juknis sebelum mengikutkan anak ke banyak lomba hanya demi sertifikat.
| Waktu | Yang dilakukan |
|---|---|
| Dua tahun sebelum mendaftar | Kenali minat anak, ikutkan lomba yang berjenjang dan relevan |
| Satu tahun sebelum | Kumpulkan semua sertifikat dalam satu map; cek nama dan tanggal |
| Semester terakhir | Pantau informasi TKA bila dipakai di daerah; jaga nilai rapor |
| Saat juknis terbit | Baca juknis daerah, catat jenis prestasi yang diakui dan bobotnya |
| Dua sampai empat minggu sebelum pendaftaran | Legalisasi dokumen, pindai dokumen dalam format yang diminta |
| Masa pendaftaran | Unggah berkas, simpan bukti pendaftaran, pantau pengumuman |
| Setelah pengumuman | Lakukan daftar ulang tepat waktu bila diterima |
Susun semua sertifikat dari yang paling tinggi tingkatnya. Pilih yang memenuhi syarat juknis. Panitia biasanya hanya menilai satu atau beberapa prestasi terbaik, bukan menjumlahkan semua.
Nama di sertifikat harus sama dengan akta kelahiran dan kartu keluarga. Bila ada perbedaan ejaan, mintalah surat keterangan dari penyelenggara atau sekolah sesuai ketentuan juknis.
Banyak daerah meminta sertifikat dilegalisasi oleh penyelenggara, dinas terkait, atau sekolah asal. Prosesnya bisa memakan beberapa hari, jadi jangan menunggu minggu terakhir.
Bila juknis memakai nilai rapor, minta sekolah asal menyiapkan surat keterangan nilai atau rekap rapor sesuai format. Bila memakai TKA, simpan hasil TKA anak dengan baik.
Pindai dokumen asli dalam format dan ukuran berkas yang diminta. Pastikan tulisan terbaca jelas, tidak terpotong, dan tidak miring. Beri nama berkas yang jelas, misalnya "sertifikat-olimpiade-matematika-provinsi".
Panitia bisa meminta dokumen asli untuk dicocokkan. Siapkan map khusus agar tidak tercecer.
Mengandalkan informasi dari daerah lain. Juknis tiap daerah berbeda. Informasi dari grup orang tua di kota lain bisa menyesatkan.
Sertifikat dengan nama salah. Kesalahan ejaan kecil bisa membuat sertifikat dipertanyakan.
Terlambat legalisasi. Antrean legalisasi menjelang SPMB sering panjang.
Mengejar banyak sertifikat, mengabaikan nilai. Bila daerah memakai TKA atau rapor sebagai komponen utama, nilai tetap penting.
Memalsukan atau membeli sertifikat. Selain melanggar hukum, hal ini merusak kesempatan anak dan bisa berujung pembatalan penerimaan.
Gunakan tabel sederhana ini untuk memantau kesiapan berkas anak. Centang setiap kolom sebelum masa pendaftaran dibuka.
| Dokumen | Nama sesuai akta | Masih berlaku | Sudah legalisasi | Sudah dipindai |
|---|---|---|---|---|
| Rapor atau surat keterangan nilai | ||||
| Hasil TKA (bila dipakai) | ||||
| Sertifikat lomba terbaik 1 | ||||
| Sertifikat lomba terbaik 2 | ||||
| Surat keterangan kepemimpinan (bila diakui) | ||||
| Akta kelahiran dan kartu keluarga |
Simpan tabel ini bersama map dokumen asli. Saat panitia meminta verifikasi, Bapak/Ibu tidak perlu lagi membongkar lemari mencari piagam.
Sekolah asal berperan menerbitkan surat keterangan nilai atau peringkat, melegalisasi dokumen bila diminta, dan memberi informasi juknis kepada orang tua. Komunikasikan kebutuhan Bapak/Ibu sejak awal semester terakhir agar wali kelas dan TU bisa menyiapkannya tanpa terburu-buru.
Bila Bapak/Ibu juga sedang menimbang sekolah tujuan, panduan di artikel memilih sekolah untuk anak dapat membantu.
Tergantung juknis daerah. Pada SPMB 2026, sejumlah daerah memakai hasil TKA untuk prestasi akademik, sementara daerah lain masih memakai rapor atau kombinasi keduanya. Baca juknis daerah Bapak/Ibu.
Umumnya sertifikat lomba berjenjang dari penyelenggara resmi, dengan bobot lebih tinggi untuk tingkat yang lebih tinggi. Batas tingkat minimal dan masa berlaku ditentukan juknis.
Bisa berlaku bila penyelenggara resmi dan memenuhi syarat juknis. Sertifikat partisipasi tanpa seleksi biasanya tidak dinilai.
Ketentuannya diatur dalam juknis daerah, termasuk apakah calon murid boleh memilih lebih dari satu jalur dan bagaimana urutan seleksinya.
Minta surat keterangan dari penyelenggara atau sekolah sesuai ketentuan juknis. Lebih baik perbaiki sebelum masa pendaftaran dimulai.
Banyak orang tua baru mencari sertifikat dan rekap nilai saat SPMB sudah di depan mata. Piagam terselip, nilai rapor semester lama sulit ditemukan, dan sekolah asal kewalahan melayani permintaan surat keterangan dalam waktu bersamaan. Persiapan jalur prestasi SPMB pun menjadi kejar tayang.
ASIS membantu sekolah menyimpan perkembangan murid di profil murid yang utuh: nilai e-Rapor Kurikulum Merdeka dari semester ke semester, catatan prestasi, dan kegiatan. Wali kelas dan TU dapat menyiapkan rekap dan surat dengan data yang sama, sehingga orang tua tidak perlu menunggu lama. Orang tua juga menerima kabar dari sekolah lewat notifikasi aplikasi, termasuk pengumuman jadwal penting.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Ajak sekolah anak Bapak/Ibu mengenal ASIS di asis.id.
Sumber: detikEdu, Kuota Jalur Prestasi SPMB 2025; RRI, SPMB Solo 2026; Gebrak, Pembobotan Skor SPMB DKI Jakarta 2026
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.