Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Pembaruan aplikasi sekolah ASIS 24–30 Agustus 2026: presensi GPS, sidik jari, dan wajah, buku tamu QR, impor data murid lebih andal, serta menu sesuai peran.
Pekan 24–30 Agustus 2026 menghadirkan lima catatan rilis. Benang merahnya: sekolah punya lebih banyak pilihan cara mencatat kehadiran, data murid lebih mudah dimasukkan, dan setiap pengguna melihat menu yang sesuai dengan tugasnya. Berikut rangkuman pembaruan aplikasi sekolah ASIS pekan ini.
Apa yang berubah. Selain QR, presensi sekolah kini mendukung metode berbasis GPS, sidik jari (fingerprint), dan pengenalan wajah. Sekolah bisa memilih metode yang sesuai dengan kebutuhan operasionalnya. Rilis 28 Agustus ini juga menjadi fondasi besar ASIS Mobile.
Mesin pengenal wajah dan fingerprint didaftarkan sekali di menu Perangkat Presensi.
Langkah lengkapnya ada di Panduan Akademik dan Kurikulum.
Siapa yang terbantu. Guru, tenaga kependidikan, operator, dan Kepala Sekolah.
Dampaknya sehari-hari. Sekolah yang sudah punya mesin sidik jari bisa tetap memakainya. Sekolah lain bisa memakai HP dengan GPS atau wajah. Intinya, presensi menyesuaikan kondisi sekolah, bukan sebaliknya.
Apa yang berubah. Buku tamu kini punya poster QR yang bisa dipasang di lobi, fitur check-out mandiri, dan kartu tamu.
Siapa yang terbantu. Satpam, petugas piket, dan TU.
Dampaknya sehari-hari. Tamu mencatat kedatangannya sendiri dan keluar dengan check-out. Sekolah tahu siapa yang sedang berada di lingkungan sekolah, tanpa buku tulis yang menumpuk di pos jaga.
Apa yang berubah. Template impor murid dan data master kini dilengkapi validasi. Proses impor dipindahkan ke antrean latar belakang sehingga data dalam jumlah besar tidak memperlambat aplikasi. Pengelolaan anggota rombel juga dipermudah untuk menambah atau mengeluarkan murid.
Halaman Impor Murid menerima templat ASIS, berkas Dapodik, dan berkas EMIS.
Langkah lengkapnya ada di Panduan Operator dan Tata Usaha.
Siapa yang terbantu. Operator sekolah dan wali kelas.
Dampaknya sehari-hari. Di awal tahun ajaran, operator bisa menyiapkan berkas dengan format yang benar sejak awal, mengunggahnya, lalu melanjutkan pekerjaan lain sementara data diproses.
Apa yang berubah. Mega menu kini disusun menurut peran pengguna. Ada tombol peluncur aplikasi (app launcher) berlabel untuk berpindah antarlayanan, dan Pustaka dijadikan menu utama di navigasi website. Murid mendapat navigasi khusus ke layanan akademiknya.
Siapa yang terbantu. Semua pengguna, terutama yang baru mengenal ASIS.
Dampaknya sehari-hari. Guru tidak perlu menelusuri menu yang bukan tugasnya, dan murid lebih cepat menemukan perpustakaan digital.
Apa yang berubah. Website yayasan kini bisa tayang lewat subdomain maupun domain sendiri (custom domain). Halaman jelajah Pustaka memakai data dan filter dinamis.
Siapa yang terbantu. Pengurus yayasan dan tim humas.
Dampaknya sehari-hari. Identitas lembaga lebih mudah dikenali dan ditemukan calon wali murid di internet.
Jika sekolah Bapak/Ibu baru memulai tahun ajaran, urutan yang masuk akal adalah: rapikan data murid lewat impor, tetapkan rombel, lalu pilih satu metode presensi untuk dicoba selama sepekan. Setelah berjalan, tambahkan buku tamu digital di lobi.
ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk fitur presensi dan buku tamu di atas. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia Basmalah yang juga gratis. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.