WAWASAN ASIS

Presensi QR dan Bel Sekolah Terjadwal | Kabar ASIS

Pembaruan aplikasi sekolah ASIS 15–16 Agustus 2026: pemindai presensi QR, bel sekolah terjadwal dengan 18 suara, dan dashboard berisi data sekolah yang nyata.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Kabar ASIS
Ilustrasi murid memindai kartu QR di gerbang sekolah dengan pengeras suara bel di dinding.

Selamat datang di edisi pertama Kabar ASIS, rangkuman mingguan pembaruan aplikasi sekolah ASIS. Setiap pekan kami memilih perubahan yang paling terasa di sekolah, lalu menjelaskannya dengan bahasa sehari-hari: apa yang berubah, siapa yang terbantu, dan bagaimana dampaknya di kelas, kantor TU, atau rumah wali murid.

Pekan ini (15–16 Agustus 2026) fokusnya pada urusan paling rutin di sekolah: kedatangan murid di pagi hari, bunyi bel, dan angka di layar Kepala Sekolah.

Sorotan pekan ini

1. Pemindai presensi QR yang lebih luwes

Apa yang berubah. Pemindai presensi QR kini membaca beberapa format identitas: NIS, NISN, dan token ID terenkripsi. Kartu yang agak buram, miring, atau memantulkan cahaya tetap bisa terbaca. Pemindaian bisa memakai kamera laptop, webcam USB di gerbang, atau pemindai barcode genggam. Kartu pelajar lama berbasis NIS/NISN pun bisa langsung dipakai, selain QR dinamis buatan ASIS.

Daftar Mesin Presensi di ASIS berisi perangkat pengenal wajah, fingerprint, dan pemindai QR di gerbang sekolah Pemindai QR di gerbang tercatat sebagai perangkat presensi, berdampingan dengan mesin wajah dan fingerprint.

Langkah lengkapnya ada di Panduan Petugas Presensi.

Siapa yang terbantu. Petugas piket dan kesiswaan, wali kelas, serta orang tua.

Dampaknya sehari-hari. Sekolah tidak harus mencetak ulang semua kartu sebelum mulai presensi digital. Setelah kartu dipindai, data divalidasi, masuk ke dashboard, dikirim sebagai notifikasi ke orang tua, dan direkap otomatis. Antrean di gerbang pagi hari bisa diurai lebih tertib, dan wali murid mendapat kabar kehadiran anak di hari yang sama.

2. Bel sekolah digital terjadwal

Apa yang berubah. Modul kontrol bel kini punya 18 pilihan suara bawaan untuk masuk kelas, pergantian pelajaran, istirahat, dan pulang. Sekolah atau madrasah juga bisa mengunggah nada sendiri, misalnya lantunan ayat suci, lagu kebangsaan, atau mars sekolah, lewat web admin. Validasi berkas audio diperbaiki supaya suara tidak rusak saat diputar otomatis.

Siapa yang terbantu. Wakasek kurikulum, operator, dan petugas yang selama ini memencet bel.

Dampaknya sehari-hari. Jadwal bel cukup diatur sekali. Pergantian jam pelajaran berjalan sesuai jadwal, dan sekolah bisa memilih nada yang sesuai dengan identitasnya.

3. Dashboard operasional berisi data sekolah yang nyata

Apa yang berubah. Grafik tren absensi, status layanan, log aktivitas guru, dan rekap murid kini terhubung langsung ke basis data sekolah. Sebelumnya bagian ini masih berupa data contoh.

Siapa yang terbantu. Kepala Sekolah dan manajemen.

Dampaknya sehari-hari. Kepala Sekolah bisa melihat persentase kehadiran murid dan ketepatan jam mengajar guru dalam grafik lingkaran dan batang. Rapat pagi tidak perlu menunggu rekap manual dari tiap kelas.

4. Menu terbuka lebih cepat

Apa yang berubah. Pada 16 Agustus, tim menata indeks tabel riwayat presensi, data induk murid, dan nilai, serta merapikan rute komunikasi internal server.

Siapa yang terbantu. Operator dan guru yang membuka halaman rapor, laporan, dan presensi.

Dampaknya sehari-hari. Halaman rapor dan laporan statistik dirancang lebih cepat dimuat, termasuk saat internet sekolah sedang terbatas.

Perbaikan lain

  • Dokumentasi API aplikasi HP disegarkan agar lebih mudah dirawat.
  • Berkas spesifikasi tiruan yang sudah usang dihapus.
  • Pengecekan sesi yang berlebihan pada rute internal dihapus agar server lebih hemat memori.
  • Skema data usang dibersihkan dan disiapkan untuk modul berikutnya.

Baca catatan lengkapnya

Coba sendiri di sekolah Bapak/Ibu

Pembaruan pekan ini paling cocok untuk sekolah yang ingin memulai presensi digital tanpa membeli alat mahal: cukup kamera laptop atau webcam dan kartu pelajar yang sudah ada. Untuk mencoba, buka menu Kesiswaan lalu Presensi QR Code di aplikasi ASIS.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan semua pembaruan di atas sudah termasuk tanpa biaya tambahan. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, ada Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Daftar dan mulai di asis.id. Sampai jumpa di Kabar ASIS pekan depan.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.