Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara mengelola keuangan PKBM di luar dana BOP: sumber dana lain, pemisahan rekening, pencatatan sederhana, honor tutor, dan laporan yang dipercaya mitra.
Keuangan PKBM yang sehat tidak bisa hanya bergantung pada dana BOP. Dana pemerintah biasanya cair bertahap, penggunaannya diatur ketat, dan jumlahnya mengikuti data warga belajar yang tervalidasi. Sementara itu, lembaga tetap harus membayar sewa, listrik, honor tutor di luar komponen yang diizinkan, dan kebutuhan kursus keterampilan. Artikel ini membahas sumber dana di luar BOP, cara memisahkan dan mencatatnya, serta laporan sederhana yang membuat yayasan, mitra, dan warga belajar percaya.
Ada tiga alasan yang paling sering dialami pengelola:
| Sumber | Contoh | Catatan |
|---|---|---|
| Iuran warga belajar | Biaya pendaftaran, modul, ujian | Tetapkan wajar dan transparan, sediakan keringanan |
| Kursus dan pelatihan | Kelas keterampilan berbayar untuk umum | Pisahkan dari program kesetaraan |
| Unit usaha | Produk hasil pelatihan, jasa fotokopi | Catat modal dan laba terpisah |
| Hibah dan CSR | Bantuan perusahaan atau lembaga zakat | Ikuti syarat pelaporan pemberi hibah |
| Donasi masyarakat | Sumbangan alumni atau tokoh setempat | Terbitkan tanda terima |
| Dana yayasan | Subsidi dari yayasan induk | Sepakati besaran dan pelaporannya |
| Program pemerintah daerah | Bantuan dinas atau desa | Patuhi ketentuan masing-masing program |
Tidak semua sumber cocok untuk setiap PKBM. Lembaga di kota mungkin lebih mudah mendapat CSR, sedangkan PKBM di desa lebih kuat di dukungan dana desa dan unit usaha.
Paling minimal, pisahkan rekening dana pemerintah dari dana lain. Jika memungkinkan, buat juga rekening atau setidaknya buku pembantu untuk hibah tertentu. Pemisahan ini mencegah dana BOP terpakai untuk kegiatan yang tidak diizinkan, atau sebaliknya.
Setiap uang masuk diberi tanda terima, setiap uang keluar disertai nota atau kuitansi. Untuk pembelian di warung yang tidak memberi nota, buat bukti pengeluaran internal yang ditandatangani pembeli dan diketahui pengelola.
Simpan uang tunai secukupnya untuk kebutuhan harian, misalnya untuk air minum dan fotokopi. Sisanya disetor ke rekening. Kas kecil diisi ulang setelah bukti penggunaan sebelumnya dilaporkan.
Pengelola atau ketua PKBM menyetujui pengeluaran, bendahara mencatat dan membayar. Di lembaga kecil yang orangnya terbatas, setidaknya pastikan pengeluaran besar diketahui dua orang.
Tidak perlu sistem akuntansi rumit. Tiga catatan ini sudah cukup untuk sebagian besar PKBM:
| Tanggal | Uraian | Sumber | Masuk | Keluar | Saldo |
|---|---|---|---|---|---|
| 2 Sep | Saldo awal | Iuran | 2.400.000 | 2.400.000 | |
| 5 Sep | Iuran modul Paket C (8 orang) | Iuran | 800.000 | 3.200.000 | |
| 9 Sep | Bahan kursus tata boga | Kursus | 650.000 | 2.550.000 | |
| 12 Sep | Pendaftaran kursus tata boga (10 orang) | Kursus | 1.500.000 | 4.050.000 | |
| 20 Sep | Listrik dan internet | Iuran | 480.000 | 3.570.000 |
Contoh angka di atas ilustrasi. Yang penting, setiap baris punya bukti dan kolom sumber terisi.
Honor tutor sering menjadi pengeluaran terbesar. Agar adil dan tidak menimbulkan prasangka:
Laporan keuangan PKBM tidak harus tebal. Laporan bulanan satu halaman berisi saldo awal, penerimaan per sumber, pengeluaran per kelompok, dan saldo akhir sudah sangat membantu. Lampirkan rekap tunggakan iuran dan catatan kejadian penting.
Untuk pemberi hibah, tambahkan foto kegiatan dan jumlah penerima manfaat. Mitra yang menerima laporan rapi cenderung mau membantu lagi tahun berikutnya.
Pada umumnya boleh selama wajar, transparan, dan tidak bertentangan dengan ketentuan program yang diikuti. Banyak PKBM juga memberi keringanan bagi warga belajar yang kurang mampu. Rujuk ketentuan dinas setempat.
Tergantung yayasan dan pemberi dana. Dana pemerintah diperiksa sesuai mekanismenya, sedangkan hibah besar kadang mensyaratkan audit. Pencatatan rapi sejak awal membuat pemeriksaan jauh lebih ringan.
Siapkan dana cadangan dari iuran atau dana yayasan untuk dua sampai tiga bulan operasional. Catat sebagai talangan dan kembalikan setelah dana cair jika ketentuan mengizinkan penggunaan untuk komponen tersebut.
Tidak wajib, tetapi unit usaha yang terkait pelatihan, misalnya menjual hasil kursus tata boga, bisa menambah pemasukan sekaligus menjadi tempat praktik warga belajar.
Keuangan PKBM sering sulit dilaporkan bukan karena dananya tidak jelas, tetapi karena catatannya tersebar di buku tutor, nota di laci, dan rekap di ponsel pengelola. Saat yayasan atau mitra meminta laporan, semua harus disusun ulang.
ASIS memiliki modul keuangan yang mencakup tagihan, tabungan, kas, RKAS, dan SPJ, serta modul penggajian untuk honor tutor. Warga belajar membayar dengan transfer langsung ke rekening lembaga lalu mengunggah bukti bayar, dan bendahara memverifikasi tanpa potongan biaya transaksi dari ASIS. Presensi tutor dan warga belajar tercatat lewat pindai QR, sehingga dasar pembayaran honor tersedia tanpa rekap manual. Pengelola dan Ruang Yayasan bisa melihat ringkasan sesuai peran masing-masing.
ASIS gratis untuk semua sekolah dan lembaga pendidikan, dihitung per lembaga, bukan per orang. Basmalah juga gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.