Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Ide lomba literasi sekolah untuk SD hingga SMA: mendongeng, resensi buku, menulis cerpen, dan lainnya, lengkap dengan aturan, kriteria penilaian, dan jadwal.
Lomba literasi sekolah yang baik bukan sekadar mencari juara, tetapi membuat lebih banyak murid membaca, menulis, dan berbicara tentang buku. Tiga lomba yang paling mudah digelar dan paling kaya manfaat adalah mendongeng, resensi buku, dan menulis cerpen. Di bawah ini ada sepuluh ide lomba literasi lengkap dengan jenjang yang cocok, aturan singkat, kriteria penilaian, dan contoh jadwal, sehingga Bapak/Ibu bisa langsung memakainya untuk Bulan Bahasa, Hari Buku, atau pekan literasi sekolah.
| No. | Lomba | Jenjang | Keterampilan utama |
|---|---|---|---|
| 1 | Mendongeng | SD, SMP | Berbicara, ekspresi |
| 2 | Resensi buku | SMP, SMA, SD kelas atas | Membaca kritis, menulis |
| 3 | Menulis cerpen | SMP, SMA | Menulis kreatif |
| 4 | Membaca puisi | SD hingga SMA | Pelafalan, penghayatan |
| 5 | Pohon literasi kelas | SD | Kebiasaan membaca |
| 6 | Cerdas cermat buku | SD kelas atas, SMP | Pemahaman bacaan |
| 7 | Komik strip | SMP | Menulis naratif visual |
| 8 | Video ulasan buku | SMA | Literasi digital, berbicara |
| 9 | Pidato atau debat tema bacaan | SMA | Argumentasi |
| 10 | Pojok baca kelas terbaik | Semua jenjang | Kolaborasi kelas |
Aturan singkat: durasi 5–7 menit, cerita rakyat Nusantara atau cerita dari buku perpustakaan, boleh memakai alat peraga sederhana.
Kriteria penilaian:
| Kriteria | Bobot |
|---|---|
| Kesesuaian isi dan pesan cerita | 25% |
| Ekspresi dan penghayatan | 25% |
| Vokal, intonasi, dan pelafalan | 20% |
| Interaksi dengan penonton | 15% |
| Penggunaan alat peraga dan waktu | 15% |
Untuk kelas rendah SD, izinkan murid mendongeng berpasangan agar tidak terlalu gugup.
Aturan singkat: murid memilih satu buku fiksi atau nonfiksi dari perpustakaan, menulis resensi 400–700 kata untuk SMP dan 600–1.000 kata untuk SMA, ditulis tangan atau diketik.
Struktur resensi yang dinilai: identitas buku, ringkasan isi, keunggulan, kelemahan, dan rekomendasi pembaca.
Kriteria penilaian: pemahaman isi buku, ketajaman penilaian, struktur, bahasa, dan orisinalitas. Tekankan bahwa menyalin sinopsis dari sampul belakang atau dari internet akan didiskualifikasi.
Aturan singkat: tema ditentukan panitia, misalnya "persahabatan", "kampung halaman", atau "air". Panjang 1.000–2.000 kata, karya asli dan belum pernah dipublikasikan.
Kriteria penilaian:
| Kriteria | Indikator |
|---|---|
| Kesesuaian tema | Cerita jelas berkaitan dengan tema |
| Alur dan konflik | Ada awal, konflik, dan penyelesaian yang logis |
| Tokoh | Tokoh hidup dan berkembang |
| Bahasa | Ejaan baku, pilihan kata segar |
| Orisinalitas | Ide dan sudut pandang tidak klise |
Bila memakai bantuan teknologi, tetapkan aturan yang jelas. Misalnya, alat bantu ejaan boleh, tetapi cerita harus ditulis sendiri. Tahap wawancara singkat dengan finalis membantu memastikan keaslian karya.
Siapkan dua kategori: puisi wajib dan puisi pilihan. Nilai pelafalan, intonasi, penghayatan, dan penampilan. Lomba ini cocok untuk semua jenjang dan mudah digelar di aula atau lapangan.
Setiap kelas memiliki pohon dari kertas karton. Setiap murid yang selesai membaca satu buku menempelkan daun berisi judul buku dan satu kalimat kesan. Kelas dengan daun terbanyak dan paling beragam judulnya menjadi juara. Lomba ini mendorong kebiasaan, bukan bakat.
Panitia mengumumkan tiga sampai lima buku bacaan sebulan sebelum lomba. Tim kelas menjawab pertanyaan tentang isi buku. Pertanyaan sebaiknya menguji pemahaman, bukan hafalan nama tokoh semata.
Murid mengubah cerita rakyat atau bab dari buku menjadi komik empat sampai enam panel. Nilai kesetiaan pada cerita, kreativitas, dan kejelasan dialog.
Murid SMA membuat video 2–3 menit berisi ulasan buku. Nilai isi ulasan, kemampuan berbicara, dan etika digital, termasuk tidak memakai musik atau gambar tanpa izin.
Mosi diambil dari buku atau artikel yang dibaca bersama, misalnya tentang pengelolaan sampah. Lomba ini melatih membaca untuk mencari argumen.
Kelas menata pojok baca dengan buku, bantal duduk, dan dekorasi dari barang bekas. Penilaian mencakup kerapian, keragaman bacaan, dan apakah pojok itu benar-benar dipakai.
| Hari | Kegiatan |
|---|---|
| Minggu 1, Senin | Pengumuman lomba dan kriteria di upacara |
| Minggu 1, Selasa–Jumat | Babak kelas: mendongeng, puisi; pengumpulan resensi dan cerpen |
| Minggu 2, Senin–Rabu | Penjurian karya tulis, babak final lisan |
| Minggu 2, Kamis | Pameran karya di perpustakaan |
| Minggu 2, Jumat | Pengumuman juara dan penyerahan sertifikat |
Lomba literasi sekolah akan lebih hidup bila perpustakaan siap. Pastikan koleksi tercatat rapi. Bacaan pendukung: buku induk perpustakaan.
Pohon literasi kelas dan lomba membaca puisi. Keduanya tidak membutuhkan banyak juri dan bisa diikuti hampir semua murid.
Guru Bahasa Indonesia, pustakawan, dan bila memungkinkan juri tamu seperti penulis lokal atau guru dari sekolah lain agar penilaian lebih objektif.
Tetapkan aturan keaslian sejak awal, minta draf atau kerangka tulisan, dan lakukan wawancara singkat dengan finalis tentang proses menulisnya.
Tidak. Buku, sertifikat, dan kesempatan karya dipajang atau dimuat di situs sekolah sering lebih berkesan bagi murid.
Bulan Bahasa, Hari Buku, atau pekan literasi sekolah. Sesuaikan dengan kalender pendidikan agar tidak berbenturan dengan asesmen.
Lomba literasi sering terhambat hal sederhana: koleksi perpustakaan tidak tercatat, murid kesulitan menemukan buku, dan karya terbaik hanya berakhir di map panitia.
ASIS ingin membuat bacaan dan karya murid lebih dekat. Modul perpustakaan ASIS membantu pustakawan mencatat koleksi dan peminjaman, sementara Pustaka ASIS menyediakan buku pelajaran pemerintah BSE/SIBI yang bisa dibaca murid dari HP. Karya juara bisa dipublikasikan di situs sekolah dengan subdomain gratis, dan pengumuman lomba sampai ke orang tua lewat notifikasi aplikasi.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.