Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara mengelola majalah dinding sekolah agar terbit rutin dan dibaca: struktur redaksi, rubrik, jadwal, tata letak, penilaian, dan versi digitalnya.
Majalah dinding sekolah tetap hidup bila punya tiga hal: tim redaksi murid dengan tugas jelas, rubrik yang dekat dengan kehidupan warga sekolah, dan jadwal terbit yang dipegang teguh. Mading yang mati biasanya bukan karena murid tidak kreatif, melainkan karena dikerjakan menjelang lomba saja, isinya salinan dari internet, dan tidak ada yang bertanggung jawab mengganti edisi. Panduan ini membahas struktur redaksi, contoh rubrik, siklus terbit, tata letak, dan cara menyambungkan mading dengan versi digital.
Coba lihat papan mading di sekolah Bapak/Ibu. Bila isinya masih edisi Hari Kartini padahal sudah bulan Agustus, kemungkinan ada salah satu pola ini:
Mading adalah media milik murid. Guru berperan sebagai pembina dan penyunting akhir, bukan penulis utama.
| Peran | Tugas | Jumlah |
|---|---|---|
| Pemimpin redaksi | Memimpin rapat, menjaga jadwal | 1 |
| Redaktur rubrik | Mengumpulkan dan menyunting tulisan per rubrik | 3–4 |
| Reporter | Meliput kegiatan, mewawancarai warga sekolah | 4–6 |
| Fotografer dan ilustrator | Menyediakan foto dan gambar | 2 |
| Penata letak | Merancang tampilan dan memasang | 2 |
| Guru pembina | Mendampingi, menyunting akhir, memastikan etika | 1–2 |
Buka rekrutmen terbuka setiap awal tahun ajaran. Rotasi peran setiap semester agar banyak murid merasakan pengalaman yang berbeda.
Rubrik terbaik adalah yang membuat warga sekolah melihat dirinya sendiri di mading.
Rubrik resensi bisa dihubungkan dengan program perpustakaan. Ide kegiatan literasi lain ada di artikel mengelola perpustakaan sekolah.
Jadwal dua mingguan cukup realistis untuk sebagian besar sekolah.
| Hari | Kegiatan |
|---|---|
| Senin minggu 1 | Rapat redaksi 20 menit: tema, pembagian liputan |
| Selasa–Jumat minggu 1 | Liputan, wawancara, menulis draf |
| Senin–Selasa minggu 2 | Penyuntingan oleh redaktur dan guru pembina |
| Rabu–Kamis minggu 2 | Tata letak dan cetak foto |
| Jumat minggu 2 | Pemasangan edisi baru, edisi lama diarsipkan |
Tulis tanggal terbit di pojok mading. Pembaca jadi tahu mading benar-benar diperbarui.
Menentukan tema di awal semester membuat redaksi tidak kebingungan setiap rapat. Contoh untuk semester ganjil:
| Edisi | Perkiraan waktu | Tema |
|---|---|---|
| 1 | Pekan ketiga Juli | Selamat datang murid baru: kenali sudut-sudut sekolah |
| 2 | Awal Agustus | Semangat kemerdekaan: kisah pahlawan dari daerah kita |
| 3 | Akhir Agustus | Liputan lomba tujuh belasan |
| 4 | September | Bulan literasi: buku favorit warga sekolah |
| 5 | Oktober | Bahasa dan sumpah pemuda: bahasa daerah di sekitar kita |
| 6 | November | Guru inspiratif: wawancara dengan guru pilihan murid |
| 7 | Desember | Kilas balik semester dan karya terbaik |
Tema hanya kerangka. Rubrik tetap seperti biasa, tetapi tulisan utama dan hiasan mengikuti tema edisi.
Papan mading dibaca sambil berdiri, sering dalam waktu singkat saat istirahat. Prinsipnya:
Untuk sekolah dengan murid berkebutuhan khusus, pastikan tinggi pemasangan bisa dijangkau dan ukuran huruf cukup besar.
Mading adalah media publik di lingkungan sekolah. Guru pembina perlu memastikan:
Majalah dinding sekolah yang hidup bisa diukur dengan cara sederhana:
Bila angka turun, bahas di rapat redaksi dan coba rubrik baru.
Mading fisik hanya dibaca orang yang lewat di lorong. Versi digital memperluas pembaca ke orang tua, alumni, dan masyarakat. Caranya:
Situs sekolah tidak harus mahal. Artikel website sekolah gratis menjelaskan cara memulainya.
SD. Fokus pada karya murid dan kabar kelas. Guru lebih banyak mendampingi, terutama untuk menulis liputan.
SMP. Mulai bentuk redaksi lengkap. Rubrik wawancara dan jajak pendapat sangat diminati.
SMA, SMK, dan MA. Murid bisa mengelola mading dan versi digital hampir mandiri. Tambahkan rubrik opini dengan aturan etika yang jelas, serta liputan praktik kerja di SMK.
Dua minggu sekali cukup realistis. Sekolah dengan redaksi kecil bisa memulai sebulan sekali, asalkan jadwalnya konsisten.
Biasanya dari anggaran kegiatan murid atau program literasi sekolah. Biayanya kecil, tetapi perlu direncanakan agar mading tidak berhenti karena kehabisan bahan.
Beri peran lain: fotografer, ilustrator, penata letak, atau pembuat teka-teki. Tidak semua kontribusi harus berupa tulisan.
Masih. Mading fisik melatih kerja tim dan tanggung jawab menerbitkan, sedangkan versi digital memperluas jangkauan. Keduanya saling melengkapi.
Gunakan kriteria isi orisinal, kesesuaian tema, keterbacaan, kerja sama tim, dan kreativitas tata letak, dengan bobot terbesar pada isi.
Majalah dinding sekolah sering berhenti karena karya murid hanya bertahan dua minggu di papan, lalu hilang tanpa arsip. Liputan yang bagus tidak pernah sampai ke orang tua, dan sekolah kehilangan cerita tentang kegiatannya sendiri.
ASIS menyediakan situs sekolah dengan subdomain gratis, sehingga liputan terbaik tim redaksi bisa diterbitkan sebagai berita yang dibaca orang tua dan masyarakat. Karya pilihan juga bisa ditampilkan di layar TV informasi sekolah, berdampingan dengan pengumuman dan jadwal. Untuk rubrik resensi, murid dapat membaca buku pelajaran pemerintah di Pustaka.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.