WAWASAN ASIS

Cara Membuat Tugas Online dan Menilai Jawaban Murid

Cara membuat tugas online yang jelas dan mudah dinilai: instruksi, tenggat, rubrik, alur di ASIS dari pembuatan sampai penilaian, dan versi manualnya.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Kurikulum & Pembelajaran

Membuat tugas online yang baik tidak berhenti pada menulis soal lalu mengirimnya. Tugas yang jelas punya tujuan, instruksi langkah demi langkah, tenggat yang masuk akal, bentuk jawaban yang ditentukan, dan kriteria penilaian yang diketahui murid sejak awal. Dengan begitu, jawaban yang masuk lebih seragam dan lebih cepat dinilai. Artikel ini membahas cara menyusun tugas, alur umum membuat dan menilai tugas di ASIS, contoh rubrik sederhana, kesalahan umum, serta cara manual untuk sekolah yang belum memakai aplikasi.

Masalah tugas online di lapangan

Banyak guru mengalami hal yang sama. Tugas dikirim lewat grup kelas, jawaban masuk sebagai foto ke nomor pribadi guru dengan nama file acak. Sebagian murid mengirim di grup, sebagian lewat pesan pribadi, sebagian lupa. Saat menilai, guru harus menggulir ratusan pesan dan mencocokkan foto dengan nama murid.

Akibatnya, penilaian tertunda berhari-hari, nilai dicatat ulang di buku, lalu diketik lagi ke lembar rekap. Murid pun jarang mendapat umpan balik karena guru kehabisan waktu.

Mengapa struktur tugas penting

Tugas yang terstruktur menghemat waktu di dua sisi. Murid tidak bingung harus mengerjakan apa, dan guru tidak perlu menjawab pertanyaan yang sama berulang kali. Kriteria yang jelas juga membuat penilaian lebih adil dan mudah dijelaskan kepada murid maupun orang tua.

Komponen tugas yang baik

Komponen Contoh Fungsi
Judul "IPS – Peta Persebaran Sumber Daya Alam" Mudah dicari
Tujuan Murid dapat menjelaskan persebaran SDA di provinsinya Arah tugas
Instruksi 1) Baca materi halaman 40–45; 2) Buat peta sederhana; 3) Tulis 3 kalimat penjelasan Langkah jelas
Bentuk jawaban Foto peta + teks singkat Seragam saat dinilai
Tenggat Jumat, pukul 20.00 Disiplin waktu
Kriteria Ketepatan isi, kelengkapan, kerapian Penilaian adil

Alur umum membuat tugas online di ASIS

Secara ringkas, membuat tugas online di ASIS dikerjakan dari menu Tugas untuk kelas dan mapel tertentu, lalu jawaban murid masuk ke daftar guru untuk dinilai di tempat yang sama. Tampilan dapat sedikit berbeda sesuai versi.

Sebelum memulai

Siapkan lima hal: kelas tujuan, instruksi, rubrik, batas waktu, dan kebijakan tugas terlambat. Kebijakan terlambat sering terlupa, padahal murid perlu tahu sejak awal apakah kiriman lewat tenggat masih diterima. Bila tenggat berubah, sampaikan kepada murid lebih awal.

Langkah membuat dan menilai tugas di ASIS

  1. Buka menu Tugas, lalu buat tugas untuk kelas dan mata pelajaran yang benar.
  2. Tulis instruksi, tenggat, lampiran, dan kriteria penilaian dengan bahasa yang dipahami murid. Bila perlu, tautkan bab buku dari Pustaka sebagai bahan.
  3. Uji tampilan tugas dari sisi portal murid, dan pastikan kiriman murid benar-benar masuk ke daftar guru.
  4. Buka jawaban yang masuk, beri nilai dan umpan balik yang spesifik, lalu periksa hasilnya dari sisi murid.

Periksa hasilnya

Jumlah kiriman sesuai dengan jumlah peserta kelas, setiap nilai bisa ditelusuri ke jawaban murid, dan murid tahu apa tindak lanjutnya.

Jika hasil belum sesuai

Jawaban seorang murid tidak muncul? Periksa kelas, tenggat, status kirim, dan kemungkinan kendala koneksi murid. Jangan langsung memberi nilai kosong; bisa jadi jawabannya masih tersimpan sebagai draf dan belum dikirim.

Langkah lengkap: Cara Membuat Tugas dan Menilai Jawaban Murid

Contoh rubrik sederhana

Kriteria 4 (Sangat baik) 3 (Baik) 2 (Cukup) 1 (Perlu bimbingan)
Ketepatan isi Semua SDA dan lokasinya tepat Sebagian besar tepat Separuh tepat Banyak yang keliru
Kelengkapan Peta dan penjelasan lengkap Ada satu bagian kurang Dua bagian kurang Hanya sebagian kecil
Kerapian Rapi dan mudah dibaca Cukup rapi Agak sulit dibaca Sulit dibaca

Bagikan rubrik bersama instruksi tugas. Murid yang tahu kriteria sejak awal biasanya menghasilkan jawaban yang lebih baik.

Tips membuat tugas online yang efektif

  • Batasi jumlah tugas. Koordinasikan dengan guru lain agar murid tidak menerima lima tugas pada hari yang sama.
  • Sesuaikan bentuk jawaban dengan perangkat murid. Foto tulisan tangan sering lebih realistis daripada mengetik dokumen panjang di ponsel.
  • Pilih tenggat yang manusiawi. Hindari tenggat larut malam.
  • Nilai bertahap. Menilai sepuluh jawaban per hari lebih ringan daripada menumpuk sampai akhir pekan.
  • Beri umpan balik, bukan hanya angka. Satu kalimat spesifik lebih membantu daripada nilai tanpa penjelasan.

Variasi tugas per jenjang

Tidak semua tugas cocok untuk semua jenjang. Di SD kelas rendah, tugas online sebaiknya melibatkan orang tua: misalnya foto hasil menggambar atau rekaman membaca singkat, dengan instruksi yang bisa dibacakan orang tua. Di SMP, murid mulai bisa mengerjakan tugas mandiri berupa ringkasan, peta konsep, atau soal uraian pendek. Di SMA dan SMK, tugas dapat berbentuk projek bertahap, laporan praktik, atau analisis kasus dengan tenggat per tahap.

Apa pun jenjangnya, prinsipnya sama: satu tugas, satu tujuan, instruksi yang bisa dipahami tanpa harus bertanya ulang.

Kesalahan umum

Instruksi terlalu singkat. "Kerjakan halaman 40" tidak cukup. Sebutkan nomor soal, bentuk jawaban, dan cara mengirim.

Tenggat tidak jelas. "Minggu depan" bisa ditafsirkan berbeda. Tulis hari dan jam.

Tidak memeriksa murid yang belum mengumpulkan. Murid yang tidak mengumpulkan sering justru yang paling butuh perhatian.

Nilai dicatat di dua tempat. Jika nilai sudah tersimpan di aplikasi, hindari mencatat ulang di buku agar tidak terjadi selisih.

Untuk sekolah yang belum memakai aplikasi

Membuat tugas online tetap bisa ditata dengan alat sederhana:

  1. Buat formulir daring per tugas dengan kolom nama, kelas, dan unggahan jawaban.
  2. Tuliskan instruksi dan rubrik di bagian atas formulir.
  3. Kirim tautan ke grup kelas dan sematkan pesannya.
  4. Rekap jawaban otomatis masuk ke lembar kerja; tambahkan kolom nilai dan umpan balik.
  5. Salin nilai ke daftar nilai kelas di akhir pekan.

Cara ini cukup rapi, tetapi nilai tetap harus disalin ke daftar nilai dan rapor secara manual.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana murid mengumpulkan tugas di ASIS?

Murid membuka tugas dari portal murid, mengerjakan, lalu mengirim jawabannya sebelum tenggat. Pembahasan dari sisi murid ada di artikel "Cara Mengumpulkan Tugas Online melalui Portal Murid".

Apakah guru bisa melihat siapa yang belum mengumpulkan?

Bisa. Daftar pengumpulan memperlihatkan murid yang sudah dan belum mengirim jawaban.

Apakah nilai tugas langsung masuk rapor?

Nilai tugas tersimpan di ASIS dan dapat menjadi bahan pengolahan nilai sesuai pengaturan sekolah. Guru tetap meninjau sebelum nilai akhir ditetapkan.

Berapa lama tenggat yang ideal?

Tergantung beban tugas. Untuk tugas singkat, dua sampai tiga hari biasanya cukup; untuk projek, beri waktu lebih panjang dengan tahapan.

Bisakah tugas yang sama diberikan ke beberapa kelas?

Bisa, selama guru mengajar kelas-kelas tersebut. Pastikan tenggat disesuaikan dengan jadwal masing-masing kelas.

ASIS: Tugas, Jawaban, dan Nilai di Satu Tempat

Penilaian tugas sering tertunda bukan karena guru malas, tetapi karena jawaban tercecer di banyak saluran dan nilai harus disalin berkali-kali. Waktu yang seharusnya dipakai memberi umpan balik habis untuk mencocokkan foto dan nama.

ASIS menyatukan prosesnya: guru membuat tugas online per kelas, murid mengirim jawaban dari portal murid, guru menilai dan memberi umpan balik di tempat yang sama, lalu nilai siap dipakai untuk e-Rapor Kurikulum Merdeka. Prinsipnya tetap "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali."

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.