Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Mindful learning di kelas: arti berkesadaran dalam pembelajaran mendalam, tujuh teknik sederhana membangun fokus murid, contoh per jenjang, dan cara menilainya.
Mindful learning adalah cara belajar ketika murid sadar sedang belajar apa, mengapa itu penting, dan bagaimana ia sedang belajar. Dalam kerangka pembelajaran mendalam yang didorong pemerintah, prinsip ini dikenal sebagai pembelajaran yang berkesadaran, berdampingan dengan prinsip bermakna dan menggembirakan. Artinya bukan meditasi panjang di kelas, melainkan kebiasaan kecil yang membuat murid hadir sepenuhnya, tidak sekadar duduk menunggu bel.
Artikel ini membahas apa yang dimaksud dengan mindful learning dalam konteks kelas Indonesia, tujuh teknik sederhana yang bisa langsung dicoba, contoh penerapan per jenjang, dan cara mengetahui apakah teknik itu berhasil.
Ada dua salah paham yang sering muncul. Pertama, menganggap mindful learning sama dengan latihan relaksasi. Latihan napas memang bisa menjadi salah satu alat, tetapi intinya adalah kesadaran murid terhadap proses belajarnya sendiri. Kedua, menganggap kelas yang hening pasti berkesadaran. Kelas bisa hening karena murid takut, bukan karena fokus.
Murid yang belajar dengan berkesadaran biasanya bisa menjawab tiga pertanyaan:
Jika sebagian besar murid bisa menjawabnya di akhir pelajaran, kelas sudah berada di jalur yang benar.
Sebelum pelajaran dimulai, ajak murid duduk tegak, meletakkan alat tulis, dan menarik napas perlahan tiga sampai lima kali. Guru cukup memberi aba-aba singkat. Teknik ini sangat membantu setelah jam istirahat atau pelajaran olahraga, ketika energi murid masih tinggi.
Tulis tujuan di papan dengan kalimat yang dimengerti murid, misalnya "Hari ini kita akan bisa menjelaskan mengapa es mencair" alih-alih kalimat kurikulum yang panjang. Minta satu murid membacakannya keras-keras.
Pertanyaan seperti "Pernah tidak kalian lupa menyiram tanaman di rumah? Apa yang terjadi?" membuat murid menghubungkan materi dengan pengalaman sendiri. Keterhubungan ini memicu perhatian alami.
Hindari memberi tiga instruksi sekaligus. Berikan satu langkah, tunggu sebagian besar murid selesai, lalu lanjut. Untuk kelas rendah, tunjukkan langkah dengan gambar atau gerakan.
Gunakan sinyal tetap, misalnya tepuk tiga kali atau angkat tangan, untuk menandai perpindahan dari diskusi ke kerja mandiri. Murid belajar menutup satu kegiatan sebelum membuka yang lain.
Minta murid menunjukkan satu sampai lima jari untuk menyatakan tingkat pemahaman. Cara ini cepat, tidak mempermalukan, dan memberi guru data langsung.
Sisakan lima menit untuk menulis: "Hari ini saya belajar...", "Yang masih membingungkan...", "Saya ingin tahu lebih banyak tentang...". Kumpulkan sebagai tiket keluar.
| Jenjang | Contoh kegiatan | Durasi | Catatan guru |
|---|---|---|---|
| PAUD/TK | Bernapas seperti meniup balon sebelum bercerita | 1–2 menit | Gunakan gerakan dan imajinasi |
| SD kelas rendah | Lonceng kecil: murid diam sampai bunyinya hilang | 1 menit | Ulangi setiap hari agar jadi rutinitas |
| SD kelas atas | Tujuan dibacakan murid, refleksi tiga kalimat | 5–7 menit | Pajang refleksi terbaik di mading |
| SMP | Cek pemahaman lima jari di tengah pelajaran | 1 menit | Kelompokkan murid yang menunjukkan 1–2 jari |
| SMA/SMK | Jurnal belajar mingguan: strategi apa yang berhasil | 10 menit/minggu | Kaitkan dengan persiapan ujian dan PKL |
| Madrasah/pesantren | Doa dan hening sejenak sebelum belajar, dimaknai bersama | 2 menit | Selaras dengan adab menuntut ilmu |
Di SD Negeri di Sleman, misalnya, guru kelas 3 bisa memulai pelajaran matematika dengan jeda napas setelah istirahat, lalu meminta murid menebak jawaban soal cerita sebelum menghitung. Murid yang sudah terbiasa biasanya lebih cepat siap dibanding minggu-minggu awal.
Di madrasah tsanawiyah di Pasuruan, contoh lain, guru IPA bisa menutup pelajaran dengan meminta murid menuliskan satu pertanyaan yang belum terjawab. Pertanyaan-pertanyaan itu dibacakan di awal pertemuan berikutnya sebagai pemantik. Murid merasa pertanyaannya dihargai, dan guru mendapat gambaran nyata bagian mana yang masih kabur.
Jangan menilai dari keheningan kelas. Perhatikan tanda-tanda berikut selama empat sampai enam minggu:
Catat temuan singkat di jurnal mengajar setiap minggu. Pola akan terlihat setelah beberapa minggu.
Untuk konteks lebih luas tentang kerangka ini, lihat artikel lain di blog ini tentang pembelajaran mendalam dan modul ajar, termasuk "Modul Ajar: Komponen, Contoh Ringkas, dan Tips Guru".
Tidak. Latihan napas bisa menjadi alat, tetapi intinya adalah kesadaran murid tentang apa, mengapa, dan bagaimana ia belajar.
Cukup satu sampai lima menit di awal dan akhir pelajaran. Yang penting dilakukan rutin.
Cocok, dengan penyesuaian. Gunakan kegiatan bergerak seperti meregangkan tubuh perlahan sebelum duduk tenang.
Pakai sinyal tetap dan teknik cepat seperti cek lima jari. Refleksi bisa dilakukan berpasangan agar lebih cepat.
Sebaiknya ya, di bagian kegiatan pembuka dan penutup, agar menjadi bagian rencana, bukan improvisasi.
Teknik mindful learning sering berhenti di tengah jalan karena hasilnya tidak tercatat. Guru merasa kelas lebih tenang, tetapi tidak punya catatan untuk membandingkan minggu demi minggu, apalagi membagikannya ke rekan sejawat.
ASIS membantu dengan jurnal mengajar untuk mencatat apa yang terjadi di kelas setiap pertemuan, perangkat ajar Kurikulum Merdeka untuk menuliskan kegiatan pembuka dan refleksi di modul, serta profil murid yang utuh untuk mencatat perkembangan murid yang butuh perhatian khusus. Studio menyediakan 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif untuk kegiatan inti yang membuat murid terlibat.
ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id dan jelajahi studio.asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.