Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Modul ajar Kurikulum Merdeka dalam satu halaman: komponen inti, contoh ringkas IPAS kelas 4, tips menyusun yang hemat waktu, dan daftar cek sebelum dipakai.
Modul ajar adalah dokumen perencanaan pembelajaran yang berisi tujuan, langkah kegiatan, media, dan asesmen untuk mencapai satu atau beberapa tujuan pembelajaran. Dalam Kurikulum Merdeka, ia menggantikan peran RPP dengan isi yang lebih lengkap, tetapi tidak harus tebal. Yang penting dokumennya benar-benar membantu guru mengajar. Artikel ini merangkum komponen inti, menyajikan contoh ringkas untuk IPAS kelas 4, membagikan tips menyusun yang hemat waktu, dan menutup dengan daftar cek sebelum dokumen dipakai di kelas.
Ini adalah artikel ringkasan. Untuk pendalaman, blog ini sudah membahas: "Modul Ajar Adalah? Pengertian dan Komponen Wajibnya", "Cara Menyusun Modul Ajar: Langkah Praktis di ASIS", "Perbedaan Modul Ajar dan RPP: Mana yang Dipakai Guru?", "Memodifikasi Modul Ajar Siap Pakai Sesuai Kelas", dan "Modul Ajar Pembelajaran Mendalam: Cara Menyusun dan Contoh".
Catatan: format dan istilah dapat diperbarui pemerintah. Sesuaikan dengan CP resmi terbaru dan kebijakan satuan pendidikan.
Komponen bisa dikelompokkan menjadi tiga bagian besar.
Tidak semua kolom wajib diisi panjang. Sekolah boleh menyederhanakan selama tujuan, kegiatan, dan asesmen tetap jelas.
| Bagian | Isi |
|---|---|
| Topik | Wujud zat dan perubahannya |
| Alokasi | 2 x 35 menit |
| Tujuan | Murid dapat mengidentifikasi perubahan wujud zat di sekitar rumah dan menjelaskan penyebabnya |
| Pemahaman bermakna | Perubahan wujud terjadi setiap hari, dari es yang mencair sampai jemuran yang kering |
| Pertanyaan pemantik | Mengapa es batu di gelas lama-lama hilang? Ke mana perginya? |
| Pembuka (10 menit) | Guru menunjukkan es batu di gelas; murid menebak apa yang akan terjadi |
| Inti (45 menit) | Kelompok mengamati tiga peristiwa (es mencair, air menguap dari piring di bawah sinar matahari, embun di gelas dingin), mencatat di LKPD, lalu presentasi singkat |
| Penutup (15 menit) | Murid menulis satu contoh perubahan wujud di rumah dan penyebabnya |
| Asesmen formatif | Pengamatan diskusi dan tiket keluar |
| Diferensiasi | Kartu bergambar untuk murid yang kesulitan menulis; tantangan menjelaskan pembentukan awan untuk murid yang cepat |
| Refleksi murid | "Apa yang paling mengejutkan hari ini?" |
Contoh ini sengaja dibuat padat. Satu halaman seperti ini sudah cukup sebagai pegangan mengajar, dengan LKPD dan rubrik sebagai lampiran.
Mulai dari tujuan dan asesmen. Tentukan dulu apa yang ingin dicapai dan bagaimana mengetahuinya. Kegiatan disusun belakangan untuk menjembatani keduanya.
Pakai ulang, jangan mulai dari nol. Ambil contoh yang sudah ada, dari sesama guru atau sumber resmi, lalu sesuaikan dengan kelas. Ini sah dan dianjurkan.
Satu dokumen untuk beberapa pertemuan. Rencana yang mencakup satu topik utuh lebih efisien daripada membuat dokumen baru setiap pertemuan.
Tulis untuk diri sendiri. Dokumen ini dibaca guru saat mengajar, bukan hanya untuk supervisi. Bahasa singkat dan poin-poin lebih berguna daripada paragraf panjang.
Simpan di tempat yang bisa disalin. Tahun depan cukup menyalin dan merevisi, bukan mengetik ulang.
Catat revisi setelah mengajar. Dua kalimat setelah pelajaran, misalnya "waktu inti kurang 10 menit" atau "pertanyaan pemantik kurang memancing", membuat versi berikutnya jauh lebih baik.
Topik wujud zat di atas bisa diperluas menjadi tiga pertemuan tanpa menulis dokumen baru. Pertemuan pertama untuk pengamatan, pertemuan kedua untuk percobaan sederhana mencairkan dan membekukan dengan wadah berbeda, dan pertemuan ketiga untuk proyek kecil, misalnya membuat poster perubahan wujud di dapur rumah. Cukup tambahkan baris kegiatan per pertemuan pada tabel dan satu rubrik untuk poster. Pola ini menghemat waktu karena informasi umum dan tujuan tidak perlu ditulis berulang.
Tidak wajib. Guru boleh memakai, memodifikasi, atau menyusun sendiri. Yang penting dokumen sesuai dengan kebutuhan murid dan konteks sekolah.
Tidak ada ketentuan jumlah halaman. Satu sampai tiga halaman ditambah lampiran sudah cukup bila tujuan, kegiatan, dan asesmen jelas.
Isinya lebih lengkap karena mencakup asesmen, LKPD, dan bahan ajar. Namun prinsip penyederhanaan tetap berlaku.
Bisa, dengan penyesuaian diferensiasi untuk setiap kelas. Catat perbedaan perlakuan di bagian target murid atau diferensiasi.
Sumber resmi pemerintah, komunitas belajar guru, dan sesama guru di sekolah. Pastikan sumbernya jelas dan sesuaikan dengan CP terbaru.
Akar masalah perangkat ajar di sekolah adalah pekerjaan yang diulang setiap tahun. Dokumen tersimpan di laptop pribadi, hilang saat guru pindah, dan tahun berikutnya disusun lagi dari awal.
ASIS menyediakan perangkat ajar Kurikulum Merdeka untuk membuat dan menyalin modul, sehingga dokumen tahun lalu bisa direvisi alih-alih diketik ulang, serta bank soal komunitas untuk berbagi butir soal antarguru. Studio menyediakan 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif untuk kegiatan inti, dan Pustaka berisi buku pelajaran pemerintah sebagai bahan bacaan. Jurnal mengajar mencatat apa yang benar-benar terjadi di kelas sebagai bahan revisi.
ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id, lalu jelajahi studio.asis.id dan pustaka.asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.