Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh modul ajar informatika SMA analisis data Fase E: tujuan, kegiatan tiga pertemuan dengan data kantin sekolah, asesmen, rubrik, dan diferensiasi.
Contoh modul ajar informatika SMA analisis data ini dirancang untuk Fase E (kelas X) dalam tiga pertemuan. Murid mengumpulkan data nyata dari kantin sekolah, merapikannya di perkakas lembar kerja, mengolah dengan rumus dasar, membuat grafik, lalu menyajikan rekomendasi kepada pengelola kantin. Modul ini bisa langsung diadaptasi: ganti konteks kantin dengan data perpustakaan, presensi, atau sampah sekolah sesuai kondisi Bapak/Ibu.
Sebelum dipakai, cocokkan tujuan pembelajaran dengan Capaian Pembelajaran Informatika yang berlaku di sekolah Bapak/Ibu. Rumusan CP dapat diperbarui, jadi rujuk dokumen resmi terbaru.
| Komponen | Isi |
|---|---|
| Mata pelajaran | Informatika |
| Fase/kelas | E / X |
| Elemen | Analisis Data |
| Alokasi waktu | 3 pertemuan × 2 JP |
| Moda | Tatap muka di lab komputer, bisa bergantian bila perangkat terbatas |
| Sarana | Komputer atau laptop dengan perkakas lembar kerja, proyektor, lembar kerja cetak |
| Model | Pembelajaran berbasis masalah |
Setelah mengikuti rangkaian pembelajaran, murid mampu:
Pemahaman bermakna: data yang rapi dan diolah dengan benar membantu kita mengambil keputusan yang lebih baik daripada sekadar menebak.
Pertanyaan pemantik:
Pembuka (15 menit) Guru menampilkan foto papan menu kantin dan bertanya, "Kalau kalian pemilik kantin, data apa yang ingin kalian ketahui?" Murid menulis pertanyaan di kertas tempel.
Inti (60 menit)
Penutup (15 menit) Refleksi singkat: kesalahan data apa yang paling sering ditemukan dan mengapa berbahaya?
Pembuka (10 menit) Guru menampilkan pertanyaan kelompok dari pertemuan 1 dan memilih tiga yang akan dijawab dengan data.
Inti (70 menit)
Penutup (10 menit) Setiap kelompok menulis satu temuan sementara di papan, misalnya "Penjualan minuman tertinggi pada hari Jumat."
Pembuka (10 menit) Guru menampilkan dua grafik untuk data yang sama: satu tepat, satu menyesatkan karena sumbu tidak dimulai dari nol. Murid mendiskusikan bedanya.
Inti (60 menit)
Penutup (20 menit) Diskusi tentang privasi: mengapa kita tidak mencatat nama pembeli? Data apa saja yang tidak boleh dikumpulkan tanpa izin?
| Kriteria | Mulai berkembang | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Kerapian data | Banyak data tidak konsisten | Sebagian rapi | Rapi dengan sedikit kesalahan | Rapi dan terdokumentasi |
| Pengolahan | Rumus salah | Rumus benar sebagian | Rumus tepat | Rumus tepat dan efisien |
| Visualisasi | Grafik tidak sesuai | Grafik sesuai tanpa label | Grafik sesuai dan berlabel | Grafik tepat dan mudah dibaca |
| Kesimpulan | Tidak berdasar data | Berdasar data sebagian | Berdasar data | Berdasar data dan disertai alasan |
| Konteks | Pertanyaan yang bisa dijawab |
|---|---|
| Peminjaman buku perpustakaan | Genre apa yang paling diminati per jenjang? |
| Sampah kelas | Kelas mana yang paling banyak menghasilkan sampah plastik? |
| Waktu tempuh ke sekolah | Berapa rata-rata waktu tempuh murid dengan tiap moda transportasi? |
Modul ajar informatika SMA analisis data ini sengaja dibuat lentur. Sekolah di daerah dengan akses internet terbatas tetap bisa menjalankannya, karena perkakas lembar kerja dapat dipakai tanpa koneksi. Sekolah dengan jam informatika lebih sedikit dapat memadatkan pertemuan 2 dan 3 menjadi satu pertemuan, dengan rekomendasi kelompok dikerjakan sebagai tugas rumah.
Bisa dengan penyesuaian. Untuk kelas XI, tambahkan data yang lebih besar dan tantangan analisis yang lebih kompleks sesuai CP fase berikutnya.
Gunakan laptop secara bergiliran per kelompok, atau perkakas lembar kerja di ponsel. Pertemuan pertama bisa dimulai dengan tabel di kertas.
Apa saja yang tersedia di sekolah. Konsep data rapi, rumus, dan grafik berlaku di semua perkakas lembar kerja.
Jangan catat nama atau identitas orang. Kumpulkan data yang bersifat agregat, misalnya jumlah terjual per menu, dan minta izin pengelola data.
Sekitar satu sampai dua jam untuk menyiapkan data, lembar kerja, dan rubrik. Setelah itu, modul dapat dipakai ulang dengan data baru.
Guru informatika sering menyusun modul yang bagus, lalu berkasnya tercecer di laptop pribadi, rubriknya di kertas, dan nilainya di lembar kerja terpisah. Saat semester berganti atau guru pindah, modul itu ikut hilang.
ASIS menyediakan perangkat ajar Kurikulum Merdeka sehingga modul ajar informatika SMA analisis data seperti ini tersimpan rapi dan dapat dipakai ulang oleh rekan sejawat. Nilai asesmen terhubung ke e-Rapor Kurikulum Merdeka, dan bank soal dengan bantuan AI membantu menyusun tiket keluar yang tetap wajib ditinjau guru. Untuk eksplorasi tambahan, Studio di studio.asis.id menyediakan 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif, sedangkan Pustaka di pustaka.asis.id berisi buku pelajaran pemerintah BSE/SIBI.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.